Articles by "Psikologi"
Showing posts with label Psikologi. Show all posts
no image
Ada kalanya kita merasa rendah diri karena kehilangan rasa percaya diri pada diri sendiri.  Jika rasa tidak percaya diri sudah menguasai diri kita, tentu efeknya akan menjadi tidak baik.  Potensi-potensi yang ada pada diri kita akan tenggelam karena didominasi oleh perasaan pesimis.  Orang yang sudah pesimis biasanya sulit untuk maju karena takut jika apa yang diharapkan ternyata gagal menjadi kenyataan.

Pada dasarnya setiap orang itu seharusnya bangga.  Manusia adalah makhluk yang sempurna diciptakan oleh Allah SWT.  Oleh sebab itu janganlah berkecil hati hanya karena masalah-masalah yang sepele.  Apalagi sampai putus asa sehingga menjadi timbul keinginan untuk mengakhiri hidup di dunia.  Jika jadi manusia saja sudah tidak pede, apalagi jadi hewan, tanaman atau menjadi jin.

Berikut di bawah ini adalah tips-tips untuk meningkatkan rasa percaya diri kita dalam hidup ini :

1. Melihat Ke Bawah

Lihatlah orang-orang yang tidak lebih beruntung dari diri kita.  Tentu saja kita akan merasa sangat bangga ketika melihat orang yang hidup sebatang kara tidak punya tempat tinggal dan pekerjaan.  Kita pun akan merasa sangat bangga diri ketika kita melihat orang-orang yang cacat, baik cacat fisi maupun cacat mental.  Harga diri kita pun juga sangat mahal, karena sebagian besar orang tidak akan mau menjual penglihatan matanya walaupun ditawar uang trilyunan rupiah.  Itu menandakan bahwa kita sebenarnya sangat kaya karena organ tubuh kita sangat tidak ternilai harganya.

2. Mengingat Prestasi Hidup Kita

Jika saat ini kita adalah orang baik yang tidak suka berbuat jahat kepada orang lain, itu merupakan suatu prestasi yang sangat baik.  Tidak jarang orang yang sulit untuk sekedar diam tidak mengganggu orang lain.  Banyak orang yang lebih memilih jalan hidup yang salah dengan menjadi sampah masyarakat.  Begitu pun jika kita selama ini telah berbuat baik kepada tetangga, orang tua, saudara, teman, dll itu adalah prestasi hidup yang tidak boleh diabaikan begitu saja.  Apalagi jika punya prestasi membanggakan di masa lalu seperti juara lomba, mendapat penghargaan, pernah diberi pujian yang jujur, dan lain sebagainya.

3. Evaluasi Tujuan Hidup

Pada dasarnya tujuan hidup kita itu tidak lain dan tidak bukan yakni untuk beribadah kepada Allah SWT.  Dalam agama orang yang kaya itu adalah bukan orang yang banyak harta, akan tetapi orang yang kaya hati.  Dalam agama orang yang cerdas itu bukan orang yang wawasannya luas pengalamannya banyak, namun yang paling banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal sebelum kematian menjemput.

Dari ketiga hal tersebut di atas saya rasa cukup untuk meningkatkan rasa percaya diri kita.  Jangan malu dengan orang lain yang mungkin lebih cerdas, lebih pintar, lebih kaya, lebih pengalaman, lebih cakep, lebih alim, dan berbagai kelebihan lainnya.  Sesegera mungkin tingkatkan rasa percaya diri dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk dan mulai membiasakan diri dengan hal-hal baik yang mungkin belum pernah kita lakukan sebelumnya.  Mudah-mudahan bisa membuat kita bangga akan diri kita sendiri.
no image
Pengertian Pendidikan Menurut para ahli
  •  Pendidikan menurut Langeneld => Setiap usaha, pengaruh, perlindungan, dan juga bantuan yang diberikan kepada anak, menuju kepada pendewasaan anak tersebut, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri
  • Pendidikan menurut Jhon Dewey => Proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke alam dan ke sesama manusia
  • Pendidikan menurut J.J. Rousseau => Pendidikan memberi kita perbekalan yang tida ada pada masa kanak-kanak , akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa
  • Pendidikan menurut  Driyakarna => Pemanusiaan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani
  •  Pendidikan menurut Ahmad D. Marimba => Bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama
  • Pendidikan menurut  Ki Hajar Dewantoro => Menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut para ahli
  • Pengertian Psikologi  menurut Witherington (1978), studi sistematis tentang proses-proses dan faktor yang berhubungan dg pendidikan manusia
  • Pengertian Psikologi  menurut Sumadi Suryabrata (1984), pengetahuan psikologi mengenai anak didik dalam situasi pendidikan
  • Pengertian Psikologi  menurut Elliot dkk (1999), penerapan teori-teori psikologi untuk mempelajari perkembangan, belajar, motivasi, pengajaran dan permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan 
no image
Orang yang tidak sanggup menghadapi masalah yang muncul di dalam hidupnya bisa membuat orang tersebut mendapatkan tekanan batin atau stres yang cukup besar.  Tidak heran bila terkadang kita menemukan orang yang sampai stres dan bahkan sampai gila, akibat dari ketidakmampuan menghadapi masalah hidup yang dialaminya.  Jika sudah demikian maka orang tersebut harus melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan masalah hidupnya tersebut dari pikirannya, sehingga bisa bekerja dengan baik.

Beberapa Tips / Cara Melupakan Masalah Hidup yang Bikin Pusing dan Stress :

1. Melakukan Sesuatu yang Lebih Penting

Jika bertemu dengan suatu masalah pelik, maka kita bisa mencoba melupakannya dari pikiran kita dengan cara mencari kesibukan yang sangat penting.  Dengan begitu maka tingkat kepentingan dari masalah yang sedang kita hadapi bisa kalah dengan tingkat kepentingan aktivitas baru yang kita lakukan.

2. Melakukan Sesuatu yang Menurut Kita Sangat Menyenangkan

Menjalani hobi yang sangat kita gemari bisa membuat diri kita lupa segala-galanya.  Bahkan bisa lupa akan hal yang sangat penting yang harus dilakukan secara rutin.  Contohnya yaitu seperti lupa sholat, lupa makan, lupa pulang ke rumah, lupa belajar, dan lain sebagainya.

3. Menyelesaikan / Mengatasi Masalah Tersebut Hingga ke Akar-Akarnya

Jika masalah sudah selesai secara total dan menyeluruh, mungkin kita bisa melupakan masalah hidup yang cukup pelik tersebut.  Jika kita telah berhasil mengatasi suatu masalah besar, hendaknya tidak lupa untuk mengambil hikmah atau pengalaman dari setiap masalah yang pernah telah dihadapi..

4. Melarikan Diri dari Masalah dan Memulai Hidup Baru

Jika sudah tidak ada cara lain untuk melupakan masalah yang sangat parah sekali, mungkin pindah  ke luar kota atau tempat-tempat tertentu yang lebih baik bisa menjadi awal dari kehidupan baru.  Namun jangan sampai melarikan diri dari hutang yang harus dibayar.
no image
Perasaan waswas adalah perasaan yang biasa muncul didalam kehidupan manusia sehari-hari.  Secara bahasa waswas bisa diartikan sebagai khawatir, resah, gelisah, gundah, galau, dan lain sebagainya tergantung situasi dan kondisinya.  Ketika suatu ketidakyakinan akan sesuatu hal muncul, maka rasa waswas pun dapat timbul.  Rasa waswas hendaknya segera diatasi dengan cara yang tepat agar tidak menyebabkan hal-hal negatatif pada diri seseorang.

Beberapa Tips Cara Menghilangkan Perasaan Waswas, Resah, Khawatir, Gundah, Dll :

1. Menyerahkan Segala Sesuatunya Kepada Sang Pencipta

Manusia tidak bisa menentukan apa yang akan terjadi di masa depan.  Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa saja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  Oleh sebab itu berhentilah menganggap diri kita sendiri sebagai sesuatu yang menentukan hal-hal yang akan terjadi di masa depan.  Apa pun yang anda lakukan tidak akan ada manfaatnya jika memang sudah ditakdirkan terjadi oleh Allah SWT.

2. Mempersiapkan Diri Kehilangan Sesuatu yang Berharga

Latihlah diri anda untuk bisa menghadapi berbagai macam cobaan yang selalu datang dalam kehidupan setiap orang di dunia ini.  Manusia pada umumnya memiliki sesuatu hal yang berharga yang dianggap penting, seperti anggota keluarga, harta benda, benda-benda koleksi, binatang peliharaan, anggota tubuh, dan lain sebagainya.  Banyak-banyaklah berlatih untuk bisa menerima kehilangan dari sesuatu hal yang sangat penting agar bisa tetap tegar ketika pada suatu saat nanti ada sesuatu hal yang berharga yang hilang dari diri kita.

3. Membiasakan Diri Berpikir Positif

Jangan biarkan diri kita dikuasai oleh pikiran negatif.  Jika sedikit-sedikit kita selalu berpikiran negatif, tentu hidup kita bisa tidak nyaman.  Pikiran negatif bisa menjadi beban pikiran dalam kehidupan seseorang.  Jikalau kita mampu membuang segala pikiran negatif yang ada pada diri kita sendiri, keluarga kita, teman-teman dekat kita, serta masyarakat umum di lingkungan tempat tinggal kita, tentu hidup ini akan menjadi lebih baik.

4. Menjadi Pribadi yang Baik

Apabila kita ingin bebas dari segala beban pikiran yang tidak menyenangkan, maka berusahalah menjadi orang yang baik.  Jika kita selalu berbuat baik kepada orang-orang tentu orang lain pun akan berbuat baik juga kepada diri kita.  Jika hidup kita selalu diisi dengan hal-hal positif lambat laun akan bisa menghilangkan berbagai hal negatif pada diri kita, termasuk berkurangnya atau teratasinya perasaan waswas, khawatir, gundah gulana. resah, galau, dan lain-lain.
no image
Mungkin saat ini kita tidak menyadari bahwa orang-orang di sekitar kita membenci sesuatu hal atau banyak hal yang ada pada diri kita.  Walaupun kejelekan tersebut ada pada diri kita sendiri, terkadang kita luput menyadarinya.  Keburukan tersebut malah sudah diketahui oleh banyak orang sehingga menimbulkan perasaan tidak suka atau benci pada hal buruk yang kita miliki.

Orang-orang yang tahu keburukan yang ada pada diri kita mungkin merasa sungkan atau merasa tidak enak untuk memberitahukannya kepada kita.  Apalagi jika kita punya pangkat atau kedudukan yang tinggi di dalam masyarakat tentu orang lain akan cenderung membiarkan daripada harus berurusan dengan diri kita jika kita tidak bisa menerimanya.  Selain itu juga jika kita suka emosi tinggi tentu orang akan malas memberitahukan kepada kita agar terhindar dari luapan kemarahan kita ketika merasa disindir atau dijelek-jelekkan.

Beberapa Hal / Sifat yang Orang Tidak Suka dari Diri Kita :

1. Emosi Jiwa

Mudah marah-marah adalah suatu sifat yang orang tidak suka.  Sedikit-sedikit marah tentu membuat orang malas untuk berhubungan sosial dengan diri kita.  Melakukan yang benar saja bisa kena marah apalagi jika sampai melakukan hal-hal yang tidak benar.  Tentu akan lebih runyam lagi urusannya.

2. Sifat-Sifat Buruk / Kebiasaan Jelek

Sifat-sifat yang jelek dari diri kita tentu banyak dibenci oleh orang lain di sekitar kita.  Misalnya seperti suka berbohong, suka iri hati, suka menjelek-jelekkan orang lain, suka iseng, suka mencuri, suka main kasar, suka sombong, suka pamer, suka gengsian, suka melihat orang lain celaka, gaya bicara, dan lain sebagainya.

3. Penampilan

Berpenampilanlah yang baik agar orang lain tidak antipati dengan kita.  Jika penampilan kita tidak baik tentu orang-orang akan merasa tidak asyik dengan diri kita.  Pada akhirnya hubungan baik pun bisa berjalan kurang harmonis.  Contohnya seperti berpakaian tidak pantas, penampilan wajah urakan, bau badan, lusuh, kotor, dekil, kumal, katro, dan lain sebagainya.

4. Sifat Jahat

Di dalam hati setiap manusia tentu ada bisikan jahat dari diri sendiri maupun dari setan jin yang merasuki ke dalam hati sanubari kita.  Jika hal-hal jahat tersebut dilaksanakan tentu akan menjadi masalah dengan orang lain.  Apabila kita menjadi orang yang jahat tentu orang-orang tidak akan senang pada diri kita dan cenderung ingin diri kita segera enyah dari hidup mereka.

5. Kecerobohan / Kelalaian

Suatu kecerobohan orang bisa menyebabkan orang lain terkena imbasnya.  Setiap orang tentu pernah melakukan suatu kesalahan yang tidak disengaja.  Akibat dari kesalahan tersebut tentu bisa menyebabkan orang lain jadi tidak suka pada diri kita, sehingga butuh waktu yang relatif lama untuk memulihkan hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan baik.

---

Itulah beberapa hal yang mungkin saat ini orang lain benci dari diri kita.  Yang perlu kita lakukan adalah melakukan introspeksi diri untuk melihat sejauh mana kita melakukan hal-hal yang tidak disenangi oleh orang lain yang ada di sekitar kita.  Orang yang ada di sekitar kita bisa keluarga, tetangga, teman, rekan kerja, dan lain sebagainya.  Jika perlu tanyakan langsung kepada orang lain apa-apa yang mereka tidak suka dari diri kita agar bisa menjadi bahan perbaikan kita di masa yang akan datang.  Semoga bermanfaat, terima kasih.
no image
Cara terbaik untuk mengakhiri penderitaan yang dialami oleh seseorang bukanlah bunuh diri.  Bunuh diri bukan solusi yang tepat karena bunuh diri hanya akan memulai masalah baru yang lebih besar dan lebih parah dari sebelumnya.  Bunuh diri akan menyebabkan penderitaan pada diri kita sendiri di dunia, penderitaan di akhirat dan juga penderitaan orang lain yang ditinggal mati.

Orang yang mati bunuh diri tentu akan mengalami rasa sakit yang sangat menyakitkan ketika sakaratul maut.  Walau pun secara fisik tidak terlihat menderita karena rasa sakit, namun ruh orang yang bunuh diri bisa mengalami rasa sakit yang tidak tertahankan.  Hal ini karena orang yang mati bunuh diri tidak termasuk ke dalam golongan orang sholeh yang diridhoi Allah SWT sehingga tidak masuk ke dalam golongan orang yang matinya dimudahkan secara batiniah.  Secara fisik bisa saja orang yang mati dalam keadaan khusnul khotimah mungkin terlihat menderita, namun secara batin atau ruh sangat merasa gembira dan bahagia.

Lalu bagaimana cara mengakhiri penderitaan diri kita sendiri yang paling manis, mudah dan cepat?

Tips Cara Mengakhiri Penderitaan yang Dialami Manusia Cepat dan Mudah :

1. Mengubah Mindset atau Pola Pikir

Ubah pola pikir anda tentang penderitaan.  Penderitaan anda mungkin masih termasuk penderitaan tingkat ringan dibandingkan dengan penderitaan yang dialami oleh orang lain sedunia.  Lihatlah ke bawah dan hindari melihat ke atas.  Lihatlah orang-orang yang jauh lebih menderita daripada diri anda sendiri.  Contohnya seperti orang yang harus hidup sebatang kara, budak belian, korban trafficking, orang yang sejak lahir cacat permanen, penderita hiv aids, korban wabah kelapran, orang yang lumpuh, orang yang kena penyakit menjijikkan sehingga dijauhi orang, dan lain sebagainya.  Setelah anda merasa lebih baik setelah anda tahu dan sadar bahwa penderitaan anda itu ringan sekali, maka selanjutnya adalah menyelesaikan masalah yang menyebabkan anda menderita.

2. Mengatasi Masalah Penyebab Diri Anda Menderita Secara Keroyokan

Suatu pekerjaan tentu akan lebih mudah dikerjakan jika dilakukan secara bersama-sama oleh banyak orang yang kompeten di bidangnya.  Begitu pula dengan masalah anda.  Minta bantuan banyak orang yang menurut anda bisa membantu lalu sesegera mungkin selesaikan masalah tersebut hingga ke akar-akarnya.  Ada yang membantu anda secara teori dan ada pula yang membantu anda secara praktek.  Dengan begitu masalah akan segera bisa ditangani secara tuntas dengan cepat dan mudah.

3. Selalu Berpikir Positif

Setiap segala masalah pasti ada jalan keluarnya, kecuali anda memang telah ditakdirkan untuk tetap menderita sebagai salah satu bentuk ujian Allah SWT atau anda memang telah ditakdirkan untuk mati ketika menghadapi masalah yang tengah dihadapi.  Allah SWT tidak akan memberikan ujian yang tidak sanggup dihadapi oleh diri seorang hamba.  Oleh karena itu janganlah bersedih hati apalagi stress dan depresi.  Jalani semua dengan santai namun bisa teratasi dengan baik.  Tentunya dibutuhkan kesabaran yang tinggi, strategi dan perhitungan yang matang. serta tindak lanjut yang mantap.  Sehingga pada akhirnya setiap masalah atau ujian hidup dari Allah SWT bisa diatasi dengan baik.

---

Hidup di dunia ini memang tidak mudah.  Namun habis terang terbitlah gelap, serta habis gelap terbitlah terang.  Penderitaan dan kebahagiaan pada diri manusia selalu datang dan pergi silih berganti.  Yang bisa kita lakukan hanyalah sabar, berdoa dan terus berupaya sekuat tenaga mengatasi berbagai ujian hidup yang menghampiri kita.  Serahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT dan mintalah pertolongan kepadaNya.  Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang tidak diberikan penderitaan yang sangat berat dan berkepanjangan.  Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.
no image
Rasa malu bisa muncul pada diri seorang manusia ketika dihadapkan pada situasi yang memalukan, aibnya diketahui orang lain, merasa minder, atau berbagai hal penyebab lainnya.  Bagi orang yang memiliki mental yang kuat, rasa malu biasanya hanya akan terjadi tidak lama dan kemudian akan kembali normal seperti sebelumnya.  Namun pada sebagian orang, rasa malu adalah sesuatu hal yang sangat serius yang bisa menyebabkan stress dan gangguan pada aktivitas kehidupan sehari-hari.

Sebaiknya rasa malu hendaknya tidak dianggap sebagai sesuatu hal yang menakutkan.  Rasa malu biasanya akan selalu terjadi dalam kehidupan manusia.  Malu adalah suatu perasaan yang normal terjadi pada diri seorang manusia.  Yang perlu diperbaiki adalah kemampuan seseorang dalam memanajemen rasa malu yang muncul agar tidak mengganggu ketenangan lahir dan batin.  Jangan sampai rasa malu menjadi beban pikiran yang menyebabkan gangguan kesehatan apalagi hingga membuat kerusakan.

Cara Mengatasi Rasa Malu / Menghilangkan Rasa Malu Pada Diri Seseorang (Manusia) :

1. Cuek / Tidak Mengambil Pusing

Ketika mengalami suatu kejadian yang memalukan atau pada saat muncul rasa malu pada diri kita, hendaknya jangan langsung merasa minder atau down.  Tenangkan diri dan alihkan konsentrasi kita pada hal-hal yang lebih penting.  Jika perlu praktekkan reaksi yang lugu / polos (berlagak bodoh) sehingga orang lain pun tidak terlalu menaruh perhatian atas rasa malu yang terjadi pada diri kita.  Segera lupakan kejadian tersebut secepat mungkin dengan menyibukkan pikiran kita dengan berbagai hal positif.

2. Mempersiapkan Diri Sejak Dini

Banyak orang yang tidak siap mendapatkan rasa malu, baik rasa malu yang muncul dengan sendirinya maupun rasa malu yang disebabkan akibat dipermalukan orang lain.  Lakukanlah berbagai latihan dan simulasi pada diri sendiri terhadap berbagai suatuasi dan kondisi rasa malu, sehingga tahu apa yang harus diperbuat nantinya ketika rasa malu datang melanda di saat-saat yang tidak tepat.

3. Mengalihkan Perhatian

Jika muncul perasaan-perasaan yang negatif pasca terjadinya hal yang membuat malu, maka sibukkanlah diri kita dengan berbagai aktivitas maupun pikiran-pikiran yang bersifat positif.  Buang jauh-jauh ingatan tentang hal yang memalukan tersebut.  Dengan begitu maka diri kita secara perlahan-lahan akan lupa dengan kejadian memalukan tersebut seiring berjalannya waktu.

4. Mengambil Hikmah dan Pelajaran dari Rasa Malu

Pengalaman adalah guru yang paling berharga.  Dari pengalaman pribadi kita bisa melakukan instrospesi diri dengan memadukan pengalaman dan wawasan ilmu pengetahuan kita untuk mendapatkan jalan keluar / solusi yang paling baik.  Tentu saja introspeksi yang dilakukan terutama dalam hal mengatasi perasaan malu pada diri kita sendiri.  Syukur-syukur bisa berkembang kepada masalah-masalah pribadi internal lainnya.

5. Berserah Diri Kepada Tuhan

Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan maka hal yang harus kita lakukan adalah menyerahkan segala-galanya kepada Allah SWT.  Yang bisa kita lakukan adalah berdo'a memohon yang terbaik kepadaNya.  Jika memang yang datang adalah hal yang buruk, maka itu berarti ujian yang datangnya dari Allah SWT untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi.  Bukan malah membuat kita tenggelam dan hancur sehancur-hancurnya.  Rasa malu hanyalah secuil masalah dari jutaan masalah yang ada pada kehidupan kita di dunia yang sementara ini.

----

Jika bisa, jadikanlah rasa malu sebagai cambuk atau pecut untuk membuat diri kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.  Apabila tidak ingin mengalami kejadian serupa, maka lakukanlah sesuatu untuk mencegah agar tidak kembali terulang lagi.  Dengan manajemen emosi yang baik, maka hidup kita pun akan menjadi lebih baik.  Mohon maaf bila ada kata-kata yang salah dan semoga bermanfaat bagi kita semua.  Terima kasih.
no image
Untuk bisa hidup dalam suasana yang nyaman, tentram, tenang dan bahagia seseorang harus memiliki pikiran yang positif (positive thinking).  Dengan berpikir positif seseorang bisa hidup dengan rukun dan harmonis dengan orang lain di sekitarnya.  Namun sayangnya tidak semua orang memiliki pikiran positif.  Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang sulit untuk stabil dalam berpikiran positif dalam kehidupannya sehari-hari.  Walau demikian orang yang tadinya selalu berpikiran negatif (negative thinking) bisa belajar menjadi orang yang berpikiran positif asalkan dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh.

Tips Cara Memiliki Pikiran yang Positif dan Mengatasi Pikiran Negatif :

1. Optimis Dengan Masa Depan

Untuk bisa selalu berpikiran positif maka seseorang haruslah optimis akan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.  Buang semua perasaan pesimis yang tidak berdasar.  Untuk hal-hal tertentu ambilah resiko yang mungkin terjadi walaupun menyebabkan kerugian, selama tidak berakibat fatal.  Setiap segala sesuatunya telah ditetapkan oleh Allah SWT, sehingga segala hak buruk yang nantinya dapat terjadi merupakan suatu bentuk ujian, pelajaran, dan bahkan kebaikan dari Allah SWT.

2. Melaksanakan Pola Hidup yang Baik dan Sehat

Pola hidup yang baik dilakukan dengan melaksanakan pola hidup sehat, menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, menjadi individu yang taat kepada peraturan yang berlaku, menghindari segala hal yang buruk, berusaha menjadi pribadi yang baik, dan lain-lain.  Jika hari-hari kita diisi oleh berbagai hal yang tidak baik maka berbagai hal-hal yang tidak baik termasuk pikiran negatif dapat datang menghampiri diri kita.

3. Hidup Untuk Saat Ini dan Masa Depan

Tinggalkanlah masa lalu sejauh mungkin dan mulailah menata kehidupan yang saat ini dijalani.  Siapkanlah rencana jangka pendek dan juga rencana jangka panjang yang hendak dilakukan dalam kehidupan ini agar tidak kehilangan arah saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  Target pencapaian masa yang akan datang harus bersifat mulia, baik, tinggi dan prestise.  Namun tetap menitikberatkan kepada Ibadah kepada Allah SWT, kerendahhatian, kekeluargaan, kedamaian, kesejahteraan, dan lain sebagainya.

Berbagai hal yang telah terjadi di masa lalu haruslah kita jadikan sebagai pengalaman hidup dan juga sebagai pelajaran yang berharga untuk bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang akan di lakukan pada saat ini maupun di saat yang akan datang.  Kejadian-kejadian yang ada di masa lalu bukanlah sesuatu yang harus disesali, ditangisi, dirindukan, dikejar, diimpikan, dan lain-lain.  Dengan menjadikan masa lalu sebagai guru yang paling baik maka diharapkan tidak ada hal-hal negatif yang ada di masa lalu mempengaruhi diri kita dalam mempositifkan pikiran kita.

4. Mengatasi Emosi Pada Diri Sendiri

Ketika diri kita emosinya memuncak maka biasanya pikiran kita akan ikut terpengaruh.  Banyak hal-hal baik kita abaikan dan kita lupakan.  Banyak hal-hal yang buruk yang kita ingat dan kita kerjakan.  Itulah sebabnya mengapa seseorang harus belajar mengendalikan emosinya agar pikiran bisa selalu tetap stabil dalam berpikir positif dan mengabaikan berbagai pikiran-pikiran negatif atau kotor yang datang silih berganti.  Salah satu cara termudah dalam mengatasi emosi jiwa atau amarah remuk redam pada diri sendiri adalah dengan berpuasa.

5. Menghilangkan Sifat Iri, Dengki, Sombong, Berburuk Sangka, Dsb (Penyakit Hati)

Penyakit hati adalah sumber dari pikiran negatif.  Biasanya seseorang tidak sadar bahwa dirinya mengidap penyakit hati (penyakit kalbu) hingga masalah demi masalah terjadi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.  Orang yang berpenyakit hati pun pada umumnya tidak menyadari bahwa dirinya hidup menderita akibat penyakit hatinya sendiri karena telah menzalimi diri sendiri maupun orang lain.  Orang yang menderita penyakit hati biasanya tidak senang melihat orang lain senang, serta merasa senang jika melihat orang lain menderita lahir maupun batin.

Untuk bisa mengobati penyakit hati (kalbu) yang selama ini diderita maka seseorang harus melakukan banyak hal.  Beberapa hal di antaranya adalah melakukan introspeksi diri, meminta penilaian orang lain yang dapat dipercaya terhadap diri kita, menerima kritik maupun masukan dari orang lain, berani mencoba berubah menjadi seseorang yang baik, mempertahankan sifat-sifat baik yang telah dimiliki, membuang sifat-sifat buruk yang telah terdeteksi, berkaca dari orang-orang yang berkelakuan / berperangai buruk, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan lain sebagainya.  Dengan melakukan berbagai upaya dalam menyembuhkan penyakit hati yang saat ini diderita mudah-mudahan dapat mengurangi berbagai pikiran-pikiran negatif yang selama ini mengendap di dalam hati sanubari.

---

Dengan adanya beberapa tips cara menjadi pribadi yang memiliki pikiran positif diharapkan dapat membawa kebaikan pada diri kita sendiri maupun orang lain.  Mulailah mempunyai pikiran positif saat ini juga dan tinggalkan pikiran-pikiran negatif saat ini juga agar bisa berubah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.  Menjadi orang yang baik tidak hanya membuat diri kita sendiri merasa nyaman, tentram dan bahagia, namun juga orang lain akan turut merasakan hal yang sama bersamaan dengan perubahan sikap dan perilaku diri kita yang lebih baik dari sebelum-sebelumya.  Selamat mencoba dan semoga sukses menjadi orang yang mampu berpikir positif.  Terima kasih.
no image
Ragu-ragu adalah suatu sifat yang ada pada setiap manusia normal.  Ragu-ragu merupakan suatu bentuk dari aktivitas berpikir yang membutuhkan waktu yang cukup lama dari yang seharusnya.  Biasanya keragu-raguan disebabkan oleh banyaknya pertimbangan yang harus dilakukan untuk mendapatkan suatu keputusan yang terbaik.  Orang yang tidak ragu berarti orang yang butuh waktu singkat untuk menimbang-nimbang suatu permasalahan, sedangkan orang yang ragu-ragu adalah orang yang butuh waktu relatif lama untuk mengambil suatu keputusan.  Ada banyak hal yang menyebabkan ragu-ragu pada diri seorang manusia.

Beberapa Faktor / Hal yang Menyebabkan Keraguan / Ragu-Ragu Pada Manusia / Seseorang :

1. Dihadapkan Pada Lebih Dari Satu Pilihan Sulit

2. Terpaksa Melakukan Sesuatu yang Tidak Ingin Dilakukan

3. Mendapatkan Petunjuk atau Saran yang Membingungkan

4. Belum Paham Benar Cara Mengerjakan Sesuatu Hal

5. Tidak Memiliki Kemampuan Dalam Melakukan Suatu Pekerjaan

6. Belum Berpengalaman Dalam Mengerjakan Suatu Hal

7. Ingin Melanggar Sesuatu yang Sangat Ingin Dilakukan

8. Tidak Ada Petunjuk Atau Bukti yang Meyakinkan

9. Menghadapi Suatu Resiko yang Akan Diterima Jika Dilakukan

10. Meminta Bantuan atau Memberi Perintah Orang Tidak Kompeten

11. Membuat Suatu Keputusan Penting Dalam Waktu Cepat

12. Merasa Gugup atau Gerogi Ketika Hendak Melakukan Sesuatu

Jika anda termasuk orang yang sering ragu-ragu maka anda butuh banyak berlatih berpikir cepat dalam memutuskan suatu perkara.  Ada banyak contoh-contoh kasus permainan yang bisa anda dapatkan di internet untuk melatih daya analitis anda sehingga pada saatnya nanti dibutuhkan anda tidak butuh waktu yang terlalu lama dan tidak butuh banyak input masukan untuk bisa menghasilkan suatu keputusan yang baik.  Semoga tulisan artikel yang biasa-biasa ini bisa memberikan kebaikan untuk kita bersama, terima kasih.
no image
Manusia adalah makhluk yang memiliki beraneka ragam kebutuhan hidup.  Salah satu kebutuhan hidup tersebut adalah ketenangan dan kenyamanan hidup.  Tanpa adanya ketentraman dan kenyamanan hidup maka hidup seseorang bisa menjadi penuh penderitaan, baik penderitaan secara batin maupun penderitaan secara firik.  Ada banyak sekali pemicu ketidaknyamanan dan ketidaktenangan hidup pada seseorang.  Hendaknya kita selalu berupaya menghindari masalah yang dapat muncul kapan saja apabila kita lalai menyikapinya dengan bijak.

Beberapa Faktor Penyebab yang Membuat Hidup Manusia Menjadi Tidak Tenang & Nyaman :

1. Hidup di lingkungan yang banyak orang jahatnya
2. Tidak menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya
3. Hidup dalam keadaan serba kekurangan kebutuhan pokok
4. Mengidap penyakit yang sulit atau belum dapat disembuhkan secara total
5. Melakukan perbuatan yang melanggar hukum dengan ancaman pidana
6. Mempunyai banyak musuh yang bisa berbuat tega
7. Hidup serumah dengan orangtua / mertua otoriter saat sudah dewasa
8. Mendapatkan fitnah, teror, bully, adu domba, dan lain-lain
9. Akan menghadapi suatu ujian, tes, lomba, kompetisi, kejuaraan, dsb
10. Memiliki hutang dalam jumlah besar yang belum bisa dilunasi
11. Bekerja di tempat yang tidak enak dan tidak sesuai dengan harapan
12. Memiliki reputasi yang buruk di tempat bekerja
13. Punya anak yang sangat nakal yang suka berbuat tidak baik
14. Sudah waktunya menikah tetapi belum punya calon pasangan
15. Mempunyai masalah dengan orang dekat yang disayangi
16. Memiliki masalah dengan keluarga, saudara, tetangga, teman, dll
17. Memiliki suatu obsesi hidup yang sukar diwujudkan
18. Hidup di tempat yang banyak gangguan serangga, polusi, binatang, dsb
19. Bertempat tinggal di daerah yang rawan dengan bencana alam
20. Memiliki kekhawatiran yang tinggi terhadap masa depannya
21. Punya kebiasaan buruk yang sulit untuk dihentikan
22. Tidak memiliki tujuan hidup dan tidak mengenal Tuhannya
23. Mengendarai kendaraan payah yang bisa rusak sewaktu-waktu
24. Harus menggunakan transportasi umum yang buruk pelayanannya
25. Memiliki cacat tubuh, cacat mental dan berbagai kekurangan lainnya
26. Tinggal di rumah, apartemen, kontrakan, dll yang tidak layak huni
27. Mendapatkan kepercayaan atas sesuatu yang berat untuk dijalankan
28. Sering diperas oleh preman atau penguasa wilayah non negara
29. Merasa tidak percaya diri atas apa yang ada pada dirinya
30. Hidup di bawah pemerintahan yang tidak pro rakyat dan kejam

Itulah beberapa hal di dunia ini yang bisa membuat hidup seorang manusia menjadi terasa tidak nyaman dan tidak tentram.  Jika masih ada point yang dirasa cukup penting dan perlu untuk dimasukkan ke dalam daftar, anda bisa menambahkannya melalui fitur komentar yang ada di bawah ini.  Mudah-mudahan hidup kita di dunia yang sementara dan singkat ini bisa dijalankan dengan baik tanpa menemui suatu kendala apa pun.   Terima kasih banyak dan sampai jumpa lagi di artikel menarik kami lainnya.
no image
Jumlah stasiun televisi di indonesia saat ini sangat banyak sekali mulai dari stasiun televisi tingkat nasional hingga tingkat lokal. Di kota jakarta saja sendiri mungkin sebuah tv biasa dengan antena yang juga biasa-biasa saja bisa menangkap puluhan saluran siaran televisi nasional dan lokal karena di tv saya ada sekitar 20 channel tv yang berbeda-beda. Belum lagi jika ditambah tv berlangganan baik secara legal maupun ilegal.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahayanya siaran televisi yang ada saat ini karena mungkin pola pikirnya sudah ikut pada pola pikir (doktrin/propaganda) yang sengaja ditanamkan oleh saluran tv yang ada. Yang paling rentan adalah anak-anak dan remaja yang sangat mudah dibentuk pola pikirnya oleh televisi. Jadi wajar jika saat ini sumber daya manusia di indonesia secara umum bisa dikatakan kurang berkualitas. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena tayangan tv di negara kita yang sangat buruk.

Berikut ini adalah beberapa contoh buruk siaran televisi di indonesia yang wajib kita cermati dan sikapi agar tidak berimbas kepada diri kita, keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar kita :

1. Yang Buruk Diubah Jadi Baik

Menyulap sesuatu yang tidak baik menjadi indah bisa dilakukan oleh televisi. Tidak heran kalau akhlak budi pekerti generasi muda kita mengalami kemunduran karena berkiblat pada dunia barat. Tidak hanya gaya berpakaian dan gaya berpikir ala barat, namun juga hal-hal buruk seperti rokok, minuman keras, sisha, junk food, clubbing, pakaian tidak pantas, tato, pergaulan bebas, gank, dan lain sebagainya banyak dianggap wajar oleh sebagian muda-mudi kita. Televisi bukannya mencela tetapi netral saja dan bahkan menciptakan image yang baik.

2. Pornoaksi Bertentangan dengan Agama Islam

Karena di televisi banyak muncul orang-orang yang terbuka atau menonjolkan auratnya maka kini hal itu dianggap menjadi hal biasa di masyarakat. Bukannya dikecam tetapi justru dibiarkan tanpa ada kontrol yang jelas. Banyak wanita cantik dan gadis cakep memperlihatkan kemolekan tubuhnya yang bangga menunjukkan keindahan paha, payudara bagian atas, punggung, perut, pusar, pinggang, dan bagian terlarang diumbar lainnya.

3. Kapitalis Wani Piro

Perusahaan stasiun televisi lebih memprioritaskan acara-acara yang banyak menghasilkan keuntungan dari iklan maupun dari sumber lainnya yang berani bayar mahal untuk membeli waktu tayang. Jadi jangan heran kalau ternyata tayangan yang ada di tv seperti tidak bertanggungjawab. Semua itu akibat dari tujuan mereka yang mencari keuntungan sebesar-besarnya layaknya sopir bis umum yang kejar setoran dengan banyak melakukan pelanggaran lalulintas, masa bodoh dengan kepuasan konsumen, menomorduakan keselamatan penumpang dan mengabaikan perintah Tuhan.

4. Acara-Acara Sampah Penambah Dosa

Membicarakan kejelekan orang lain, aib orang lain, masalah orang lain, derita orang lain, kehidupan pribadi orang lain yang seharusnya tidak dipertontonkan saat ini seperti menjadi acara andalan stasiun televisi. Walaupun sudah difatwa haram dan berdampak tidak baik, tetapi tetap saja masih banyak tayangan seperti itu di layar tv kita.

5. Sekulerisme, Hedonisme, Vandalisme, Dsb

Rata-rata acara di televisi yang bukan acara agama seperti lupa dengan tujuan hidup manusia, yaitu ibadah kepada Tuhan yang Maha Esa. Belum lagi nilai-nilai hidup yang ditanamkan dalam banyak acara televisi yaitu seperti hedonisme yang mengejar kenikmatan dunia, vandalisme yang menganggap keren tindakan jahat, kknisme yang memuja korupsi dan kolusi, dan masih banyak lagi nilai-nilai buruk yang disisipkan dalam tayangan televisi.

6. Mengajarkan Kebodohan

Ada banyak acara yang masuk dalam kategori hiburan yang kebablasan karena membuat penonton kecanduan dan membuat pemirsanya jadi kurang rasional. Acara sinetron, acara komedi, acara gosip, acara adu domba, dan lain sebagainya. Sinetron suka menampilkan kehidupan yang tidak wajar seolah-oleh wajar berlaku umum di masyarakat, serta cara penyelesaian suatu masalah yang bertele-tele, aneh dan tidak tepat. Para penonton yang hidup di dunia nyata, terkadang jadi malas menyelesaikan masalahnya dan lebih suka lari ke televisi untuk melupakan berbagai beban hidup yang seharusnya dihadapi dengan dukungan berbagai pihak.

7. Merusak Generasi Muda

Banyak acara-acara televisi dan iklan televisi yang tidak layak dilihat oleh anak-anak, bisa dilihat dengan mudah karena muncul di saat anak-anak belum tidur. Acara anak-anak yang mengandung kekerasan yang dibalut kelucuan juga kerap menghiasi layar televisi kita. Belum lagi banyak iklan produk yang tidak baik untuk anak-anak dan bisa jadi iklan-iklan orang dewasa yang tidak pantas dilihat anak-anak muncul di sela-sela acara anak-anak.

8. Menokohkan Orang Yang Tidak Layak Jadi Panutan

Televisi bersama media massa lainnya bisa menyulap orang jahat dan tercela menjadi mulia dan disanjung setinggi langin sehingga menyesatkan orang banyak. Begitu pun sebaliknya orang baik pun bisa difitnah hingga hancur nama baiknya oleh media massa.

9. Alat Kendaraan Politik

Stasiun televisi seperti memihak partai politik atau calon pemimpin tertentu yang punya banyak uang untuk membeli jam tayang acara televisi. Stasiun televisi yang dimiliki oleh politikus tertentu juga sering menayangkan orang itu lengkap dengan berbagai pesonanya. Netralitas stasiun tv pun kerap jadi dipertanyakan netralitasnya.

10. Menutup-Tutupi Kebenaran Berlandaskan Kepentingan

Sesuatu yang penting untuk kita ketahui terkadang tidak banyak dibahas di media massa, dan lebih celakanya lagi adalah memutarbalikkan fakta. Biasanya yaitu hal-hal yang berhubungan dengan konflik agama, kasus hukum dan masalah politik. Sering terjadi orang-orang non muslim membuat gara-gara tetapi yang disalahkan justru orang-orang muslim. Kasus-kasus besar yang menimpa orang-orang kuat biasanya akan hilang dan lenyap bak ditelan bumi.

====

Dari sekian banyak keburukan yang ada, juga ada banyak kebaikan dari televisi. Jika dipegang oleh orang yang salah, televisi bisa merusak negara kita secara perlahan-lahan (senjata makan tuan). Namun jika televisi dikelola oleh orang yang benar dan tepat, maka televisi akan menjadi pemersatu bangsa, pemacu semangat untuk maju, pencerdas kehidupan bangsa, pemberi contoh akhlak terpuji, dan masih banyak segudang kebaikan lainnya.

Silahkan anda pikirkan sendiri tentang dunia pertelevisian indonesia saat ini dan apa yang bisa anda lakukan untuk menempatkan orang yang tepat di media massa kita.
no image
Perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi menciptakan berbagai efek negatif yang semakin lama semakin mengkhawatirkan. Berbeda sekali dengan jaman dahulu kala ketika belum ada telepon nirkabel. Banyak kebiasaan-kebiasaan buruk baru manusia timbul setelah menggunakan handphone untuk memenuhi kebutuhan komunikasi jarak jauh.

Berikut ini adalah beberapa perilaku/kebiasaan buruk baru yang ditimbulkan oleh pemakaian handphone/ponsel secara berlebihan :

1. Ngerumpi Lewat BBM, YM, Chatting, Dll

Komunikasi tidak lagi sebatas yang perlu-perlu saja, namun sudah berkembang menjadi hal-hal yang tidak perlu. Akibat tarif sms, telepon suara dan akses data yang murah mengakibatkan orang-orang menggunakan handphone tidak seperlunya saja, namun menjadi sampai puas atau sampai habis pulsa tertentu.

2. Boros Pulsa dan Biaya Berlangganan Akses Internet

Dari yang biasanya habis pulsa lima puluh ribu perbulan menjadi lebih dari seratus ribu rupiah agar bisa menikmati akses internet dan akses jejaring sosial tanpa batas pemakaian. Hp yang dipakai pun semakin canggih dan semakin sering diisi batrenya sehingga akan lebih boros listrik.

3. Terlihat Kurang Bergairah Jika Lupa Membawa Hape

Coba bayangkan ketika kita lupa bawa hp ke kantor, sekolah atau kampus seperti apa rasanya? Yang pasti akan merasa seperti ada sesuatu yang hilang dan kita seakan-akan kembali ke masa lalu. Itu berarti tanda-tandanya seseorang sudah kecanduan handphone.

4. Kurang Melihat Yang Jauh-Jauh

Karena terlalu sering melihat ke arah hp maka otomatis mata kita jadi kurang melihat ke arah yang jauh-jauh dan dalam jangka panjang hal ini bisa mengakibatkan cacat mata dalam bentuk rabun jauh. Untuk mengatasinya pun seseorang terpaksa memakai kacamata agar bisa melihat dengan jelas di kejauhan sana.

5. Kurang Konsentrasi di Dunia Nyata

Sudah sering kita mendengar seseorang kehilangan konsentrasi sehingga terjadi kecelakaan fatal pada dirinya. Seseorang yang sedang asyik bertelepon ria atau mendengar musik mungkin akan kurang awas dalam melakukan aktivitas lainnya. Pengguna berat handphone pun terkadang jadi terbiasa melihat ke arah hapenya dalam keadaan serius maupun di saat senggang.

6. Muncul Sifat Gengsi dan Pamer

Hanphone bisa menunjukkan status sosial seseorang sehingga banyak orang yang terkena jebakan gengsi handset. Seseorang yang mamakai hp lama umumnya akan jadi merasa malu dan minder jika orang-orang di sekitarnya sudah memakai handphone yang canggih-canggih. Seseorang pun akan merasa sangat bangga ketika memiliki hp baru, mahal dan canggih yang belum banyak dimiliki orang-orang.

7. Mengunakan Handphone Saat Berkendara

Walaupun sudah dilarang keras menyetir mobil dan sepeda motor sambil menggunakan handphone, tetap saja masih banyak orang yang membandel tidak mau diatur. Hasilnya bisa kita tebak yaitu angka kecelakaan akibat berhandphone ria ketika membawa mobil atau motor kemungkina nantinya akan semakin tinggi.

8. Terlalu Terbuka di Dunia Online

memanfaatkan henpon untuk berbagi dan mencurahkan segala isi perasaan di jiwa sangat tidak baik bagi keamanan diri sendiri dan orang lain. Tidak jarang seseorang secara tidak sadar menyebarkan aib sendiri atau orang lain yang berujung pada masalah dan penyesalan. Gunakanlah hendphon untuk berkomunikasi dan hindari untuk tujuan untuk menunjukkan siapa diri kita seutuhnya karena dunia online tidak menjamin kerahasiaan dalam bentuk apapun.

9. Malas Bertemu Tatap Muka Secara Langsung

Jika dulu orang harus datang bertemu langsung agar bisa puas berbincang-bindang serta melepas rindu, kini semua itu tergeser oleh keberadaan handphone. Silaturahmi tetap tidak dapat digantikan sms atau telepon singkat. Dengan begitu hubungan sosial antar manusia jadi agak merenggang.

10. Melakukan Tindakan Kriminal dan Perbuatan Dosa

Tanpa seizin pemilik hak cipta, orang-orang banyak yang tanpa merasa berdosa mengopi file-file musik, game, video, aplikasi dan lan sebagainya ke dalam hapenya. Selain itu tidak jarang orang saling berbagai gambar-gambar foto atau rekaman video porno yang dilarang agama.
no image
Sangat wajar apabila manusia memiliki rasa takut dalam menjalani hidup sehari-hari. Takut merupakan salah satu perasaan yang tidak nyaman pada hati manusia yang bisa disebabkan oleh banyak hal seperti rasa cemas yang berlebihan, tekanan masalah hidup, rasa jijik pada sesuatu, kekerasan fisik maupun mental dari orang lain, mendapatkan suatu ancaman, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa alasan penyabab ketakutan / rasa takut pada manusia yang tidak seharusnya dan bisa dihilangkan :

1. Takut Pada Hantu / Jin / Setan

Dari dulu hantu dan setan selalu diidentikkan dengan sesuatu yang menyeramkan, jahat, membuat manusia kesurupan, membuat manusia menderita, sihir jahat, dan lain sebagainya. Padahal pada dasarnya kita tidak bisa melihat penampakan asli dari jin karena merupakan makhluk halus yang tak kasat mata. Jin atau hantu bisa menampakkan diri sebagai sesuatu yang seram seperti halnya kita manusia menggunakan kostum monster untuk menakuti orang. Jadi buat apa takut sama takut sama hantu kalau itu hanya kostum saja. Justru terbalik karena banyak manusia takut sama hantu, tetapi tidak takut sama TUhannya. Takutlah kepada Tuhan kita yang bisa melemparkan kita ke neraka jika kita tidak beriman dan tidak bertakwa.

2. Takut Dengan Masa Depan

Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Termasuk peramal, jin, hantu, ulama, orang suci, anak indigo, dan lain sebagainya tidak ada yang tahu pasti terhadap apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Apalagi kita yang hanya orang biasa tidak akan pernah tahu tentang masa depan. Padahal nasib kita dan kaum kita bisa kita ubah jika kita mau berusaha mengubahnya.

3. Takut Mati

Mati adalah hal yang wajar pada manusia. Manusia yang terlalu berlebihan dalam mencintai dunia sudah pasti takut pada tua dan kematian. Sedangkan orang yang dekat dengan Tuhan serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang baik tidak akan takut pada kematian dan bisa jadi justru sangat menantikan saat-saat mati karena baginya mati wajar adalah suatu nikmat yang sangat besar yang akan mempertemukan dirinya dengan Tuhannya.

4. Takut Miskin

Takut miskin muncul jika kita hidup bermegah-megahan dan enggan kembali menjadi orang yang biasa-biasa saja. Padahal jika kita hidup sederhana walaupun memiliki kekayaan yang berlimpah ruah serta selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan, maka kita akan mampu menikmati hidup ini walaupun menjadi orang yang dianggap miskin. Miskin tidak apa-apa yang penting kaya iman dan takwa. Harta dunia tidak akan dibawa mati, dan justru akan bisa menjadi berat pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Kekayaan dan kemiskinan adalah suatu bentuk ujian Tuhan pada manusia. Tidak sedikit orang kaya yang berharap miskin saat hari peradilan.

5. Takut Kehilangan Orang Yang Dicintai

Dunia tidak selebar daun kelor, karena ada milyaran lawan jenis kita di dunia ini. Tidak menutup kemungkinan adalah banyak orang yang mirip dengan orang yang saat ini kita cintai. Jadilah orang yang mudah jatuh cinta tetapi tidak mudah berpaling saat sudah memiliki komitmen pernikahan. Pada dasarnya laki-laki bisa mencintai beberapa wanita sekaligus karena itu memang kodrat laki-laki dari Tuhan yang Maha Esa.

Masalah kematian pada orang-orang yang kita sayangi seperti orangtua, adik, kakak, kakek, nenek, suami, isteri, anak, cucu, paman, bibi, keponakan, teman, atasan, bawahan, tetangga dan lain sebagainya adalah hal biasa yang terjadi pada kehidupan manusia. Kematian hanya perpisahan sementara bagi orang-orang yang soleh. Oleh sebab itu berusahalah menjadikan diri kita dan orang-orang dekat kita menjadi soleh agar bisa kembali berkumpul di surga. Kalau masuk neraka, mungkin kematian adalah perpisahaan yang permanen pada manusia.

6. Takut Kehilangan Jabatan

Dalam hidup ini janganlah mengharap jabatan tinggi dan jadilah orang biasa-biasa saja. Jabatan adalah sesuatu hal yang menyeramkan karena berat pertanggungjawabannya kelak di hari perhitungan akhirat kita. Jangan mendapatkan jabatan dengan cara-cara yang kotor, namun dengan cara ditunjuk / diamanahkan secara aklamasi sehingga kita bisa menjalankan tugas mulia tersebut tanpa tekanan dan bisa melakukannya dengan penuh tanggung jawab. Semua yang menghalangi dan mengganggu bisa kita libas semampu kita dengan gagah berani. Sehingga jika memang tidak mampu menjalankan jabatan tersebut akibat berbagai hal, kita boleh mundur dari jabatan dengan penuh keikhlasan.

7. Takut Pada Sesuatu yang Mengancam

Kita harus belajar membela diri baik secara jasmani maupun rohani terhadap ancaman yang menghadang kita. Ancaman tidak hanya berupa kekerasan fisik saja, namun juga secara mental yang bisa berupa ejekan, omelan, hinaan, fitnah, infiltrasi ideologi, doktrinasi, penyesatan, budaya, dan lain-lain. Yang jelas membela diri tidak hanya bagi diri sendiri saja, namun juga untuk orang lain yang kita cintai.

8. Ketakutan yang Berlebihan pada Suatu Hal yang Spesifik

Cara untuk menghilangkan ketakutan kita pada sesuatu adalah dengan melawan rasa takut itu. Ubah rasa takut menjadi rasa cinta secara perlahan-lahan dengan cara yang tepat. Mungkin dibutuhkan bantuan maupun bimbingan dari orang-orang dekat kita atau psikolog agar rasa takut dan rasa cemas kita bisa kita atasi.
no image
Saat-saat ujian, testing, ulangan, kuis, dan lain-lain merupakan sesuatu yang menentukan nasib kita di kemudian hari, sehingga tidak jarang orang merasa takut, minder, tidak percaya diri, gugup, gerogi, dan lain sebagainya. Terbayang hal-hal yang negatif sehingga rasa cemas pun timbul. Dengan perasaan negatif tersebut sebenarnya justru membuat hasil ujian, tes, quiz, dll menjadi tidak optimal.

Mau tidak mau kita harus mampu menundukkan rasa takut, cemas, paranoid, khawatir, tidak pede, minder, grogi, gugup, salah tingkah, dan lain sebagainya. Dengan perasaan yang biasa-biasa saja saat mengerjakan soal-soal atau menjawab pertanyaan diharapkan otak kita bisa bekerja tanpa beban untuk meraih tujuan yang ingin kita raih. Kerjakan apa yang harus anda lakukan sebaik mungkin dan terima hasil akhirnya dengan lapang dada.

Berikut di bawah ini adalah beberapa trik cara yang bisa anda lakukan di saat rasa takut atau gugup datang menjelang ujian atau tes :

1. Serahkan Semuanya Kepada Allah SWT (Tawakal)

Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi kita. Mungkin hasil buruk merupakan hal yang baik bagi kita yang tidak dapat kita jangkau dengan otak kita. Lakukanlah yang terbaik dan serahkan semua kepadaNya. Mintalah hasil yang terbaik walaupun pahit terasa.

2. Jangan Belajar Telalu Berat

Belajarlah secara normal jangan terlalu diporsir apalagi hingga begadang hingga larut malam. Ditambah lagi selama perjalanan dan selama menunggu ujian dimulai kita belajar terus menerus. Maka rasa cemas dan takut akan selalu membayangi kita yang belajar terlalu berlebihan. Jawablah yang anda ketahui, dan karang-karang saja apa-apa yang tidak anda ketahui jawabannya.

3. Anggap Semua Itu Bukan Segala-Galanya

Gagal bukan akhir dari segalanya. Kita harus berpandangan bahwa ujian, tes, ulangan, atau apapun itu namanya hanya sesuatu yang harus kita jalani dalam hidup ini. Kita harus berpikir banyak jalan alternatif lain jika gagal sehingga kita tidak akan terlalu fokus pada keharusan mendapat hasi yang baik.

4. Lebih Penting Proses Daripada Nilai

Buat apa nilai tinggi anda dapatkan tetapi anda tidak bisa memahami secara mendalam pelajaran yang telah anda dapatkan. Bagaikan masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Pentingkanlah proses pencarian ilmu daripada nilai, karena dalam dunia kerja profesional tidak butuh nilai, namun kemampuan keterampilan yang lebih diutamakan.

5. Berpikir Positif dan Menikmati Kegagalan

Pikirkan saja yang baik-baik seperti semua akan berjalan baik-baik saja tanpa kendala apa pun dan hasilnya akan baik untuk kita. Jika ternyata gagal meraih apa-apa yang kita mau, maka nikmati saja semua itu karena itu semua adalah hal yang wajar dalam hidup ini. Kegagalan merupakan awal dari kesuksesan anda.

6. Jangan Gengsi

Jangan melakukan kompetisi dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Janganlah mengejar hasil yang baik hanya untuk bisa disombongkan di depan orang-orang. Semakin bagus hasilnya anda hanya akan semakin besar kepala, dan semakin buruk hasilnya akan semakin membuat anda depresi pusing tujuh keliling.
no image
Semua orang pasti pernah marah pada orang lain atas perbuatannya yang telah memancing kemarahan kita. Marah adalah ekspresi jiwa yang wajar dengan wujud yang berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain. Jika rasa marah itu berkembang menjadi rasa ingin membalas kelakuan orang itu, maka itulah yang dinamakan balas dendam. Orang yang punya rasa dendam kesumat tidak akan puas sebelum dendamnya terbalaskan.

Walaupun balas dendam adalah sesuatu yang wajar, namun jangan sampai rasa dendam itu menghancurkan diri kita sendiri. Janganlah membalas dendam dengan tujuan untuk menyakiti seseorang, tetapi lebih ke arah untuk mendidik agar sadar atas kesalahannya selama ini dan memperbaiki diri. Jangan sampai karena membalas dendam, kita masuk penjara, dibalas lagi, terkena dosa, dan lain sebagainya. Yang terbaik adalah memaafkan dan mendoakan orang yang kita dendam agar kembali ke jalan yang lurus.

Bagaimana cara mengurangi atau menghilangkan rasa dendam yang ada pada diri kita :

1. Serahkan Kepada Ahlinya Alias Yang Berwajib

Jika orang yang telah menyakiti kita melakukan perbuatan melanggar hukum, maka kita berhak untuk mengadukannya ke pihak yang berwajib atau polisi. Jangan main hakim sendiri karena bisa-bisa kitalah yang nantinya dihukum. Jika para penegak hukum tidak mampu berlaku adil sebaiknya jangan melapor agar diri kita aman dari oknum-oknum penegak hukum.

2. Realistis dan Fokus ke Tujuan Hidup Kita

Jangan hancurkan masa depan kita yang masih panjang dan penuh harapan hanya karena emosi sesaat. Yang berlalu biarlah berlalu toh tidak akan kembali seperti sedia kala. Jangan sampai kita terjebak oleh balas dendam sehingga ketenangan dan kebahagiaan hidup kita jadi hancur karenanya. Bisa saja setelah kita balas dendam, orang tersebut atau orang dekatnya balas dendam kembali ke kita.

3. Ingat Tuhan Yang Maha Adil

Biarlah Tuhan yang membalaskan dendam kita nanti di akhirat. Tuhan Maha Tahu dan Maha Adil sehingga dengan memaafkannya dan bersabar kita akan mendapat pahala dan dendam kita pun akan terbalaskan dengan seadil-adilnya kelak suatu saat nanti.

4. Jangan Mengorbankan Orang Lain

Jangan lupa bahwa orang yang kita dendami punya keluarga dan punya teman yang akan terpengaruh dengan apa yang terjadi kepadanya. Dendam pribadi jangan kita bawa-bawa kepada banyak orang. Kemungkinan terburuk adalah karena perilaku kita orang-orang yang dekat dengan kita jadi ikut terlibat adu jotos dan rasa dendam.

5. Dendam Adalah Penyakit Hati

Buat apa menyimpan penyakit di dalam diri kita. Untuk bisa hidup damai dan nyaman, kita harus menyingkirkan penyakit-penyakit hati kita yang dapat berdampak negatif pada diri kita. Jika ingin balas dendam, maka paksakan saja untuk tidak mengikutinya dan berharap enyah dari hati kita. Anggap saja bahwa kita telah berhasil membalaskan dendam kita secara sempurna beberapa hari yang lalu. Jika kita berhasil melenyapkan dendam-dendam yang ada maka dijamin hidup kita akan tenang.

Semoga tulisan sederhana dan singkat ini bisa memberi manfaat kepada para pembacanya. Kurang lebih mohon maaf dan terima kasih atau kunjungan anda.
no image
Ketika kita menghadapi saat yang membosankan tanpa gairah untuk melanjutkan hidup kita butuh sesuatu yang dapat menumbuhkan semangat hidup. Rasa bosan dan bete yang berkepanjangan bisa membuat orang stress dan mudah putus asa bahkan bisa berujung pada bunuh diri yang terkutuk. Tanpa gairah hidup kita akan hidup dalam kehampaan seperti zombi. Baik rasa bosan parah maupun ringan inilah cara mengatasi, mengurangi dan menghilangkannya.

1. Kembali Ke Tujuan Hidup Kita

Apa sih tujuan hidup kita? Selain mengejar cita-cita dan impian kita, juga ada yang namanya mengabdi kepada Tuhan. Tujuan kita hidup di dunia hanya untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-laranganNya karena tujuan agama kita adalah untuk membuat kita bahagia baik ketika hidup di dunia maupun setelah meninggal dunia. Selaraskan cita-cita dan impian kita dengan agama yang kita anut.

2. Sibukkan Diri Dengan Hobi

Ingat-ingat kembali hobi apa saja yang kita sukai, kemudian coba untuk kembali melakukan hobi tersebut sehingga dapat membuat kita terhanyut dan akhirnya dapat melupakan segala masalah yang membuat kita jadi bt dan bosan. Lakukan hanya hobi-hobi yang positif sehingga tidak menimbulkan masalah baru yang dapat membuat kita tambah bosan dan bt.

3. Berkumpul Dengan Teman-Teman

Berkumpulah dengan teman-teman dekat kita yang bisa bercanda dan membuat kita tertawa lepas. Selain itu jika kita punya masalah yang tidak dapat kita pecahkan sendiri sebaiknya sampaikan ke teman baik kita sebagai curhat. Dengan curhat, beban kita akan sedikit lebih ringan dan mungkin saja bisa mendapatkan masukan dan saran yang membangun untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang kita hadapi.

4. Menemukan Cinta Sejati

Cinta itu buta, sehingga ketika kita sudah mencintai sesuatu atau mencintai seseorang kita bisa lupa dengan yang lainnya. Dengan cinta kita akan menjadi bertambah semangat untuk menjalani hidup ini sehingga tidak merasa bete dan bosan lagi. Akan tetapi upayakan sekuat tenaga jangan sampai rasa cinta itu berubah menjadi patah hati, kekecewaan, amarah, stress, depresi, putus asa, dan lain sebagainya.

5. Menjadi Orang Baik (Jagoan)

Untuk meningkatkan arti hidup ini jadikanlah diri kita sebagai jagoan yang diharapkan sebagai satu-satunya orang yang mampu untuk membawa dunia ini dalam kesejahteraan dan kedamaian abagi. Dengan demikian kita akan terus berupaya untuk melakukan yang terbaik bagi sesama dan melawan kejahatan dengan cara-cara yang cerdas dan keren. Tirulah semangat para superhero yang tidak mudah patah arang (putus asa) dalam membela kebajikan dan memberantas kejahatan di muka bumi ini.

-----
Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Mohon maaf apabila ada kekurangan atau kesalahan. Jika anda mau berpartisipasi, silahkan berikan komentar anda. Terima kasih.
no image
Setiap manusia pasti ingin hidup bahagia dari mulai lahir hingga tutup usia. Namun tidak mudah untuk meraih kebahagiaan karena hidup manusia bisa di atas bisa di bawah dan kadang diberi ujian dari Tuhan yang cukup berat. Oleh karena ini jika anda ingin selalu bahagia, anda perlu tahu rahasia meraih bahagia.

Beberapa Rahasia Kunci Bahagia Dalam Hidup Manusia :

1. Ikuti Aturan Yang Berlaku

Kita harus tunduk dan patuh pada nilai, norma, aturan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Agama juga harga mati di mana kita harus menjadi manusia yang beriman dan bertakwa. Berpedomanlah pada segala aturan yang berlaku sebagai cerminan sikap dan perilaku kita. Bahagia tidak hanya untuk dunia saja, namun juga untuk akhirat. Setelah kita meninggal dunia kita akan pergi ke akhirat yang kekal. Untuk itu siapkanlah bekal untuk kehidupan bahagia yang akan datang.

2. Berpikir Positif dan Tetap Tenang

Setiap kesulitan pasti ada jalannya jika kita berusaha dan berdoa dengan penuh ketenangan. Tuhan tidak akan memberikan musibah/ujian yang tidak mampu kita selesaikan. Berfikirlah yang sehat dan positif tidak iri, dengki, suka pamer, gengsian, pendendam dan berbagai penyakit hati lainnya.

3. Rajin Senyum (Tersenyum)

Gemar tersenyum akan membawa dampak yang baik pada psikologis kita serta terhadap orang-orang di sekitar kita. Senyum juga ada batasnya, jangan sampai berlebihan karena bisa mengganggu orang di sekitar kita karena risih. Bergaulah dengan orang-orang yang bahagia dan orang baik-baik karena berteman dengan orang bahagia bisa menular ke diri kita.

4. Hidup Sederhana Dan Pandai Bersyukur

Jangan memaksakan diri untuk hidup bergelimang harta karena harta tidak akan kita bawa mati dan justru bisa membawa malapetaka bagi kita jika tidak dapat mengaturnya dengan baik. Hidup penuh kesederhanaan walaupun kaya raya tanpa pamer dan gengsi adalah yang terbaik. Mensyukuri apa yang telah kita dapati juga menjadi kunci sukses. Jangan lupa beramal baik dengan mengeluarkan kelebihan harta kita untuk orang yang membutuhkan.

5. Memiliki Impian Yang Baik Dan Realistis

Setiap orang boleh memiliki cita-cita setinggi langit selama ia merasa mampu untuk mencapainya dengan kemampuan sendiri dibantu orang lain di sekitarnya. Dengan memiliki mimpi yang hendak dicapai akan membuat hidup kita jadi lebih bermakna dan penuh tantangan. Orang yang tidak punya impian yang tinggi hidupnya akan hambar serasa hidup tak berarti walaupun hidup hanya satu kali.

6. Menikmati Hidup dan Istirahat Yang Cukup

Jangan memporsir jiwa dan raga anda untuk mencapai tujuan hidup anda. Diri anda butuh kesenangan jasmani dan rohani. Apapun yang dapat menyenangkan anda sah-sah saja dilakukan selama tidak bertentangan dengan hukum dan agama yang ada. Setelah anda beristirahat sejenak, maka anda siap untuk bertempur kembali.

7. Mudah Bergaul dan Beradaptasi

Manusia adalah makhluk sosial dan butuh berinteraksi dengan sesamanya sehingga mau tidak mau anda harus menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar anda. Hargai dan hormati orang lain jika anda ingin dihormati dan dihargai orang di lingkungan anda. Jadilah orang yang baik, disenangi dan dibutuhkan. Dalam keluarga pun kita harus menjada hubungan baik karena keluarga adalah segalanya. Jangan pernah melupakan atau mengabaikan keluarga karena awal kebahagiaan biasanya datang dari keluarga kecil kita. Bersiaplah menerima berrbagai perubahan dan miliki kemampuan adaptasi yang baik pada perubahan baik yang negatif maupun positif.

8. Berbagi Kebahagiaan Dengan Orang Lain

Jika anda telah bahagia, maka bagilah bahagia itu kepada orang yang belum bahagia. Dengan semakin banyak orang bahagia di sekitar kita, maka hidup kita akan semakin bahagia dan mendapatkan amal/pahala yang besar dari Tuhan.

Semoga anda bahagia lahir dan batin.
no image
Orang stres itu ada banyak dengan berbagai macam/jenis penyebab mulai dari masalah ekonomi, masalah cinta, masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah tetangga, masalah selebritis, dan lain sebagainya. Orang stress biasanya mudah tersinggung, sensitif, gugup, agresif, emosi labil, sedih, emosional, dan lain sebagainya.

Berikut adalah kategori pemicu stres yang umum :

1. Stres Kepribadian (Personality Stress)

Stres kepribadian adalah stress yang dipicu oleh masalah dari dalam diri seseorang. Berhubungan dengan cara pandang pada masalah dan kepercayaan atas dirinya. Orang yang selalu menyikapi positif segala tekanan hidup akan kecil resiko terkenal stress jenis yang satu ini.

2. Stes Psikososial (Psychosocial Stress)

Stres psikososial adalah stress yang dipicu oleh hubungan relasi dengan orang lain di sekitarnya atau akibat situasi sosial lainnya. Contohnya seperti stres adaptasi lingkungan baru, masalah cinta, masalah keluarga, stres macet di jalan raya, diolok-olok, dan lain-lain.

3. Stres Bioekologi (Bio-Ecological Stress)

Stres bio-ekologi adalah stress yang dipicu oleh dua hal. Yang pertama yaitu ekologi / lingkungan seperti polusi serta cuaca dan yang kedua akibat kondisi biologis seperti akibat datang bulan, demam, asma, jerawatan, tambah tua, dan banyak lagi akibat penyakit dan kondisi tubuh lainnya.

4. Stres Pekerjaan (Job Stress)

Stres pekerjaan adalah stress yang dipicu oleh pekerjaan seseorang. Persaingan jabatan, tekanan pekerjaan, deadline, terlalu banyak kerjaan, ancaman phk, target tinggi, usaha gagal, persaingan bisnis, adalah beberapa hal umum yang dapat memicu munculnya stress akibat karir pekerjaan.

Stres sebaiknya segera ditindaklanjuti agar tidak berujung pada yang lebih parah seperti depresi dan gila. Bimbingan konseling, psikolog, dokter, teman dekat, keluarga, pasangan istri/suami, anak, dan sebagainya mungkin bisa membantu masalah yang kita miliki.
no image
Kita mungkin sering menyaksikan orang gila di tv dan di pinggir jalan di mana semua itu mirip seperti akting di film atau sinetron. Tapi semua itu bukan rekayasa di mana setiap orang bisa terserang penyakit jiwa yang menyebabkan seseorang kehilangan akal sehat alias kurang waras. Penyakit kejiwaan tersebut yang pasti akan sangat mengganggu orang-orang yang berada di sekitar penderita.

Berikut adalah tanda-tanda orang yang beresiko tinggi terkena gangguan jiwa / penyakit kejiwaan :

1. Merasa depresi, sedih atau stress tingkat tinggi secara terus-menerus.
2. Sering berpikir / melamun yang tidak biasa (delusi).
3. Kesulitan untuk melakukan pekerjaan atau tugas sehari-hari walaupun pekerjaan tersebut telah dijalani selama bertahun-tahun.
4. Paranoid (cemas / takut) pada hal-hal biasa yang bagi orang normal tidak perlu ditakuti atau dicemaskan.
5. Suka menggunakan obat hanya demi kesenangan.
6. Memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri.
7. Terjadi perubahan diri yang cukup berarti.
8. Memiliki emosi atau perasaan yang mudah berubah-ubah.
9. Terjadi perubahan pola makan yang tidak seperti biasanya.
10. Pola tidur terjadi perubahan tidak seperti biasa.

Jika ciri-ciri atau tanda-tanda seperti ini terjadi pada kita atau orang yang dekat dengan kita sebainya kita bawa untuk konsultasi dengan dokter / psikiater. Pencegahan lebih baik dari pengobatan. Apalagi penyakit jiwa yang apabila gilanya kumat, maka bisa membahayakan orang yang berada di sekitarnya dan orang gila itu kebal hukum tidak akan dihukum pidana jika melakukan tindak kriminalitas.

Tambahan :
Sinonim : Gila = Sinting = Sableng = Gendeng
Antonim : Gila = Waras
no image
Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.

Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu tidak membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :

1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri

Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.

2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius

Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.

3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik

Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar serta kemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.

4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)

Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.

5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain

Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.

6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga

Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.

7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual

Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.

8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni & Keimanan

Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.

-----

Keterangan :
Tulisan / artikel ini berguna untuk meningkatkan rasa percaya diri bagi kawan-kawan yang tidak diberkahi penampilan yang di atas rata-rata karena saya pun juga begitu. Dengan begitu masa depan orang yang berada di bawah rata-rata bisa lebih baik nantinya amin.

Jika anda mau menambahkan silahkan isi komentar di bawah ini.