Articles by "Sosial Masyarakat"
Showing posts with label Sosial Masyarakat. Show all posts
no image
Ada kalanya kita merasa jengah ketika kita melakukan debat dengan orang yang sulit untuk memahami perkataan kita dan cenderung bertahan dengan pendapatnya sendiri.  Apa pun yang kita katakan tetap tidak mau diterima walaupun kita sudah merasa benar.  Bahkan ketika orang tersebut terlihat sudah sadar akan kesalahannya tetap saja tidak mau mengakuinya dan tetap mempertahankan pendapatnya.  Jika sudah demikian situasinya sebaiknya kita mengalah saja namun tetap tidak membenarkan pendapat orang tersebut.

Untuk menyelesaikan masalah yang seperti ini sebaiknya kita tidak menggunakan teknik berdebat langsung, karena cenderung hanya akan menimbulkan masalah saja.  Gunakan cara lain yang lebih efektif dan efisien sehingga memiliki memperkecil resiko munculnya masalah baru dari masalah yang sudah ada.  Sayang jika kita harus mengorbankan waktu, pikiran, biaya, perasaan dan lain-lain hanya untuk berdebat kusir saja.

Salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah dengan menjelaskan secara panjang kali lebar lewat penjelasan orang lain yang lebih terpercaya.  Kita bisa memanfaatkan media sosial seperti facebook, whats app, kakao, line, wechat, messenger, dan lain sebagainya.  Kita cukup mengirim artikel yang dapat menjelaskan duduk perkara secara rinci ke orang yang berdebat dengan kita.  Jangan lupa cantumkan sumber artikel atau tulisan tersebut beserta nama penulisnya jika terkenal.  Kirim beberapa tulisan yang mendukung pendapat kita ke media sosial orang tersebut.

Jika orang tersebut membacanya dengan baik dan seksama bisa jadi orang tersebut akan berubah pandangannya sehingga menjadi membenarkan pandangan diri kita.  Kita pun tidak perlu melakukan diskusi atau debat lanjutan dengan orang tersebut.  Takutnya orang tersebut merasa gengsi dalam mengakui kesalahan dirinya sendiri kepada orang lain.  Biarkan semua berlalu dan tetaplah berlaku baik terhadap orang tersebut meskipun ada sesuatu semacam ganjalan di dalam hati kita.
no image
Seyogyanya kita selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang baik kepada tetangga kita di sekitar tempat tinggal kita.  Hindari melakukan hal-hal yang tidak baik dilakukan terhadap tetangga sekitar rumah kita.  Tetangga adalah orang-orang yang dekat dengan diri kita yang sewaktu-waktu kita butuhkan pertolongan mereka.  Jika kita berbuat tidak baik kepada tetangga, maka tetangga pun juga bisa kompak berbuat hal-hal yang tidak baik kepada diri kita dan keluarga kita.

Beberapa Contoh Perbuatan yang Tidak Baik Dilakukan Kepada Tetangga Kita :

1. Cuek bebek kepada tetangga tidak mau tegur sapa walaupun ditegur lebih dulu

2. Tidak mau melaksanakan kewajiban membayar iuran keamanan, sampah, perawatan, pemeliharaan, dll

3. Tidak mau hadir dalam pertemuan warga dengan berbagai alasan

4. Menjadi orang yang tertutup dan tidak mau kenal dengan tetangga

5. Parkir kendaraan seenaknya di depan rumah orang lain atau di jalan umum

6. Sering berperilaku atau berbuat yang aneh-aneh yang tidak wajar

7. Mengganggu ketenangan warga dengan membuat kegaduhan atau kebisingan

8. Sering ribut dengan anggota keluarga sampai terdengar tetangga

9. Hidup kumuh sehingga merusak pemandangan lingkungan tempat tinggal

10. Menjadi sumber bau tidak sedap di lingkungan sekitar tempat tinggal

11. Sering melakukan kekerasan rumah tangga sehingga membuat tetangga khawatir

12. Sering berhutang kepada tentangga namun sulit melunasi hutangnya

13. Merasa paling pintar atau paling hebat sendiri sehingga sombong pada tetangga

14. Selalu merasa iri jika ada tetangga yang dapat rezeki atau mendapat kesenangan

15. Mudah membicarakan aib atau keburukan tetangga kepada orang lain

16. Berpenampilan jorok atau tidak rapi di depan para tetangga

17. Memelihara anjing yang gonggongannya sering berisik maupun binatang berisik lain

18. Melepas anjing dan binatang buas yang membuat takut tetangga

19. Tidak mau ikut kerja bakti di lingkungan sekitar rumah

20. Sering berbohong saat ngobrol dengan para tetangga

21. Mudah terpancing emosi dan ribut dengan tetangga hanya karena masalah sepele

22. Bersikap kurang ajar kepada orang yang lebih tua

23. Melakukan pendekatan dengan isteri/suami orang lain walaupun sudah menikah

24. Sering ngebut dengan kecepatan tinggi di sekitar rumah

25. Sering mengajak orang asing main ke rumah kita di luar batas kewajaran

26. Selalu menolak membantu tetangga ketika dibutuhkan bantuannya

27. Selalu menunjukkan sikap bermusuhan dengan anak-anak tetangga

28. Menjual rumah kita namun tidak menawarkan lebih dulu ke tetangga kiri kanan belakang kita

29. Bersikap SARA di lingkungan tempat tinggal

30. Meninggalkan rumah tidak terurus begitu saja sehingga merusak suasana lingkungan

Itulah beberapa contoh perilaku dan perbuatan yang tidak sepantaskan kita lakukan dalam kehidupan bertetangga bersosial masyarakat di sekitar rumah tempat tinggal kita.  Kita harus berupaya sebaik mungkin menjadi tetangga yang baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar kita agar kita selalu mendapatkan perlakuan baik dari para tetangga kita.  Jangan sampai kita pilih-pilih dalam bertetangga karena itu dapat merusak hubungan baik kita dengan sebagian tetangga kita.  Selamat bertetangga yang baik dengan tetangga anda, semoga sukses selalu.
no image
Di dalam hidup kita sehari-hari kita hendaknya selalu berhati-hati pada orang-orang yang baru kita kenal.  Terutama pada orang yang memiliki sifat dan perilaku yang buruk.  Dengan mewaspadai orang-orang yang kita curigai mungkin dapat menghindarkan kita dari keburukan orang tersebut.  Jangan sampai kita menjadi korban orang-orang yang dekat dengan kita akibat kelalaian kita dalam mendeteksi baik buruk seseorang.

Salah satu tipe orang yang patut kita curigai dalam kehidupan kita sehari-hari adalah orang yang rendah pemahaman agamanya.  Orang yang kurang taat dalam menjalankan ajaran agamanya tentu bisa jadi sewaktu-waktu melakukan sesuatu hal yang dilarang agamanya.  Jika kita sedang sial tentu kita bisa saja terkena imbas dari perbuatan maksiat orang tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam hal lain hendaknya orang yang ilmu agamanya bagus pun perlu kita waspadai juga.  Terutama orang-orang yang terkadang menampilkan kemunafikannya dalam beragama.  Sesuatu yang orang tersebut larang eh malah dikerjakan oleh orang tersebut baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan.  Sifat, perilaku, gerak-gerik tubuh, cara berbicara, dan lain sebagainya pun patut kita cermati.  Apakah ada indikasi orang yang berpeluang melakukan tindak maksiat atau tidak.  Jika ya, maka sebaiknya kita berhati-hati pada orang tersebut, agar kita bisa selamat dunia dan juga selamat di akhirat kelak.
no image
Mungkin saat ini kita tidak menyadari bahwa orang-orang di sekitar kita membenci sesuatu hal atau banyak hal yang ada pada diri kita.  Walaupun kejelekan tersebut ada pada diri kita sendiri, terkadang kita luput menyadarinya.  Keburukan tersebut malah sudah diketahui oleh banyak orang sehingga menimbulkan perasaan tidak suka atau benci pada hal buruk yang kita miliki.

Orang-orang yang tahu keburukan yang ada pada diri kita mungkin merasa sungkan atau merasa tidak enak untuk memberitahukannya kepada kita.  Apalagi jika kita punya pangkat atau kedudukan yang tinggi di dalam masyarakat tentu orang lain akan cenderung membiarkan daripada harus berurusan dengan diri kita jika kita tidak bisa menerimanya.  Selain itu juga jika kita suka emosi tinggi tentu orang akan malas memberitahukan kepada kita agar terhindar dari luapan kemarahan kita ketika merasa disindir atau dijelek-jelekkan.

Beberapa Hal / Sifat yang Orang Tidak Suka dari Diri Kita :

1. Emosi Jiwa

Mudah marah-marah adalah suatu sifat yang orang tidak suka.  Sedikit-sedikit marah tentu membuat orang malas untuk berhubungan sosial dengan diri kita.  Melakukan yang benar saja bisa kena marah apalagi jika sampai melakukan hal-hal yang tidak benar.  Tentu akan lebih runyam lagi urusannya.

2. Sifat-Sifat Buruk / Kebiasaan Jelek

Sifat-sifat yang jelek dari diri kita tentu banyak dibenci oleh orang lain di sekitar kita.  Misalnya seperti suka berbohong, suka iri hati, suka menjelek-jelekkan orang lain, suka iseng, suka mencuri, suka main kasar, suka sombong, suka pamer, suka gengsian, suka melihat orang lain celaka, gaya bicara, dan lain sebagainya.

3. Penampilan

Berpenampilanlah yang baik agar orang lain tidak antipati dengan kita.  Jika penampilan kita tidak baik tentu orang-orang akan merasa tidak asyik dengan diri kita.  Pada akhirnya hubungan baik pun bisa berjalan kurang harmonis.  Contohnya seperti berpakaian tidak pantas, penampilan wajah urakan, bau badan, lusuh, kotor, dekil, kumal, katro, dan lain sebagainya.

4. Sifat Jahat

Di dalam hati setiap manusia tentu ada bisikan jahat dari diri sendiri maupun dari setan jin yang merasuki ke dalam hati sanubari kita.  Jika hal-hal jahat tersebut dilaksanakan tentu akan menjadi masalah dengan orang lain.  Apabila kita menjadi orang yang jahat tentu orang-orang tidak akan senang pada diri kita dan cenderung ingin diri kita segera enyah dari hidup mereka.

5. Kecerobohan / Kelalaian

Suatu kecerobohan orang bisa menyebabkan orang lain terkena imbasnya.  Setiap orang tentu pernah melakukan suatu kesalahan yang tidak disengaja.  Akibat dari kesalahan tersebut tentu bisa menyebabkan orang lain jadi tidak suka pada diri kita, sehingga butuh waktu yang relatif lama untuk memulihkan hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan baik.

---

Itulah beberapa hal yang mungkin saat ini orang lain benci dari diri kita.  Yang perlu kita lakukan adalah melakukan introspeksi diri untuk melihat sejauh mana kita melakukan hal-hal yang tidak disenangi oleh orang lain yang ada di sekitar kita.  Orang yang ada di sekitar kita bisa keluarga, tetangga, teman, rekan kerja, dan lain sebagainya.  Jika perlu tanyakan langsung kepada orang lain apa-apa yang mereka tidak suka dari diri kita agar bisa menjadi bahan perbaikan kita di masa yang akan datang.  Semoga bermanfaat, terima kasih.
no image
Perkelahian atau tawuran antar warga masyarakat di negara kita memang menjadi hal yang biasa kita ketahui dari berbagai media massa.  Maklum saja jumlah warga negara Indonesia memang sangat banyak sekali jumlahnya, sehingga memungkinkan banyak terjadi kasus tawuran.  Tawuran tidak hanya terjadi antar warga saja, namun juga antar sekolah, antar kampus, antar fakultas, antar genk, dan lain-lain.  Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya tewuran warga yang harus kita waspadai bersama-sama.

Beberapa Faktor Pemicu / Penyebab Tawuran Warga dalam Masyarakat Indonesia :

1. Faktor Miskin dan Bodoh

Orang yang bodoh dan miskin mungkin akan lebih punya banyak waktu luang di dalam kehidupannya sehari-hari dan juga lebih mudah terprovokasi untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang bodoh pula.  Jika orang miskin dan bodoh dimusnahkan dengan cara-cara yang baik maka kemungkinan besar tidak akan terjadi lagi tawuran warga dalam skala besar karena orang yang kaya dan cerdas lebih malas untuk melakukan hal-hal bodoh yang bisa merugikan dirinya sendiri.  Hanya orang kaya dan cerdas yang memang jahat-jahat saja dan yang dipaksa ikut saja yang mau berkelahi untuk menyelesaikan masalah.

2. Faktor Penegakan Hukum yang Lemah

Jika orang-orang yang terbukti terlibat sebagai provokator tawuran warga dibuang ke afrika dan dicabut kewarganegaraannya maka orang-orang akan kapok untuk menjadi provokator aksi makar di dalam masyarakat Indonesia.  Bagi yang ikut tawuran dikenai hukuman isolasi ke daerah pedalaman papua maka ke depannya bisa-bisa provokator tawuran warga dihajar duluan oleh teman-temannya sendiri karena bisa mencelakakan orang lain akibat tindakan hasutnya tersebut.

3. Tingkat Pengangguran yang Tinggi (Termasuk Pengangguran Terselubung)

Warga yang ikut tawuran mungkin tidak punya banyak kesibukan sehingga lebih banyak bergaul dengan orang-orang di sekitarnya.  Jika pergaulannya tidak benar maka akan terpupuk suatu pemahaman bahwa teman harus dibela baik benar maupun salah atas nama solidaritas atau kesetiakawanan.  Jika orang-orang diberikan pekerjaan menyibukkan yang layak dengan penghasilan yang besar tentu akan mengurangi waktu bergaul masyarakat dan terlalu lelah untuk ikut-ikutan tawuran yang tidak jelas.

4. Kurangnya Pemahaman Ajaran Agama yang Baik dan Benar

Negara harus bisa membina mental dan spiritual warga negaranya sesuai dengan ajaran agama yang kepercayaannya masing-masing.  Jika ada agama atau kepercayaan yang tidak baik maka segera dilarang karena bisa meresahkan dan mengganggu ketentraman dan kedamaian kehidupan antar umat beragama di Indonesia.  Setiap warga harus diupayakan peningkatan iman dan takwanya sehingga memiliki rasa takut kepada Allah SWT, bukan takut kepada aparat kepolisian, tni dan setan jin (hantu) beserta pengikut-pengikutnya dari golongan manusia.

5. Tidak Ada Pemisahan Generasi Muda dengan Generasi Tua yang Sudah Rusak

Pemerintah harus berani mengambil alih generasi muda yang tinggal di lingkungan yang sudah rusak tatanan moral perilakunya.  Anak-anak segera diamankan dengan disekolahkan dan diasramakan di lingkungan yang baik tanpa boleh kembali ke lingkungan orangtuanya, kecuali dijenguk.  Terlalu berbahaya jika anak-anak yang masih polos tersebut berada di lingkungan yang parah kondisi sosial kemasyarakatannya.

---

Dengan melakukan berbagai perbaikan di segala bidang kehidupan maka diharapkan kasus-kasus tawuran antar warga masyarakat tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.  Sungguh amat disayangkan jika ada yang mati terbunuh dan cacat permanen hanya gara-gara masalah sepele yang gagal diselesaikan secara kekeluargaan dengan musyawarah mufakat.  Kekerasan dalam bentuk apa pun jangan dibiarkan karena bisa berdampak buruk bagi banyak orang di lingkungan sekitarnya.  Semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.
no image
Orang-orang yang berada di sekitar kita adalah orang-orang yang memiliki sifat dan perilaku yang unik yang berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lainnya.  Ada yang baik dan ada juga yang jahat atau tidak baik.  Jika di sekitar kita terdapat orang yang perilakunya buruk tentu kita merasa ingin untuk mengenyahkannya dari muka bumi ini.  Akan tetapi kita tidak dapat melakukannya, sehingga yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa atau melakukan sesuatu untuk kebaikan orang lain.

Beberapa Tips Cara Memperbaiki Sifat Buruk/Perilaku Jelek Orang Lain di Sekitar Kita :

1. Memberikan Contoh atau Suri Tauladan yang Baik Secara Konsekuen

2. Rajin Memberi Nasihat dengan Cara yang Baik

3. Melakukan Pendekatan yang Intensif (Logika dan Agama)

4. Bekerja Sama dengan Berbagai Pihak yang Mendukung

5. Berusaha untuk Selalu Berbuat Baik dan Sukses dalam Berbagai Bidang Kehidupan

Itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam rangka mencoba mengubah sifat perilaku buruk orang lain agar bisa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya.  Jika kita mampu menjadikan orang lain menjadi orang yang baik tentu kita bisa mendapatkan pahala dari Allah SWT.  Terlebih lagi jika orang tersebut juga semakin dekat dengan Allah SWT.  Namun taufik dan hidayah seseorang itu Allah SWT menganturnya.  Kita tidak bisa berbuat apa-apa selain berusaha untuk mengubah orang yang belum baik menjadi orang yang baik.
no image
Bertemu dengan orang asing yang belum kita kenal sebelumnya adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.  Dalam keseharian kita pun biasanya dikelilingi oleh orang-orang yang tidak kita kenal.  Contohnya seperti di pasar, di terminal, di sekolah, di lingkungan tempat bekerja mungkin tidak semuanya kita kenal.  Agar bisa cepat akrab dengan orang yang baru kita kenal, ada beberapa tips atau cara yang bisa kita lakukan.

Tips Cara Agar Bisa Cepat Akrab dengan Orang yang Baru Dikenal (Orang Asing) :

1. Saling Bertegur Sapa

Awal mula suatu perkenalan yang baik adalah dengan bertegur sapa.  Tegur sapa yang baik tentu harus dibarengi dengan senyum yang ikhlas dan keramahan yang hangat.  Ubah raut wajah kita yang biasa-biasa saja menjadi terlihat berbinar-binar seperti orang yang sedang menikmati sebuah hubungan komunikasi yang baik antar manusia walau pun lawan bicara kita kurang begitu antusias dengan tegur sapa yang kita lakukan.

2. Membuka Pembicaraan Basa-Basi

Langkah berikutnya adalah dengan membuka pembicaraan basa-basi agar bisa berkembang menjadi pembicaraan lebih lanjut yang lebih kompleks.  Biasanya pembukaan komunikasi lisan yang baik adalah dengan bertanya dengan pertanyaan yang ringan-ringan.  Misalnya seperti pertanyaan mau ke mana?  tinggal di mana?  baru pindah?  dari mana?  dan lain sebagainya.  Jangan lupa menambahkan sebutan umum orang tersebut, seperti misalnya mau ke mana pak / bu / mas / mbak / dik / kak, dan lain sebagainya.  Setelah itu dilanjutkan dengan pembicaraan lanjutan yang masih tergolong sebagai pertanyaan basa-basi untuk kesediaan orang tersebut untuk melakukan pembicaraan lebih intensif atau tidak.

3. Melakukan Pembicaraan yang Agak Intensif

Setelah terjalin suatu komunikasi dua arah yang kondusif, maka pembicaraan bisa bisa dilanjutkan dengan pembicaraan yang lebih dalam topiknya.  Pertanyaan bisa sesuatu yang berhubungan dengan penggalian informasi orang yang baru kita kenal tersebut.  Jika tidak ditanya hendaknya kita jangan banyak menjelaskan tentang siapa diri kita agar orang asing tersebut tidak merasa bosan atau jenuh.  Untuk tahap awal jangan terlalu lama berbicarannya, yaitu sekitar beberapa menit saja.  Di kesempatan berikutnya bisa ditingkatkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

4. Menawarkan Berbagai Bantuan Tanpa Pamrih

Agar dapat menjadi lebih akrab, maka kita jangan pelit-pelit menawarkan bantuan jika orang tersebut ada masalah atau kesulitan yang bisa kita bantu atasi dengan mudah.  Namun jika terlalu pelik maka kita jangan sampai ikut campur dengan masalah orang tersebut.  Mungkin kita hanya bisa menawarkan sedikit nasihat dan solusi saja.

5. Komunikasi Jarak Jauh (Telekomunikasi)

Jika dalam beberapa kali bertemu suasana komunikasinya sudah terjalin dengan baik, maka tidak ada salahnya kita minta nomor telepon, handphone, bbm, whatsapp, dan sejenisnya milik orang tersebut.  Dengan demikian komunikasi dapat berkembang di dalam dunia teknologi canggih.  Tanpa bertemu muka pun kita dapat melakukan komunikasi jarak jauh dengan mudah.

----

Dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat tentu kita harus barbuat baik kepada setiap orang.  Dengan demikian orang-orang akan berusaha berbuat baik juga dengan diri kita.  Termasuk kepada orang asing yang belum kita kenal pun upayakan agar kita selalu berbuat kebaikan kepadanya.  Siapa tahu orang yang belum dikenal tersebut ternyata bisa menjadi teman akrab kita atau bahkan jodoh kita.  Jalinlah hubungan yang baik dengan sesama manusia tanpa pilih-pilih demi kebaikan diri kita sendiri dan keluarga kita juga.
no image
Menjadi orang yang dibully memang sangat tidak menyenangkan.  Orang yang sering dibully oleh orang-orang disekitarnya bisa mengalami tekanan batin sehingga terganggu kestabilan hidupnya sehari-hari.  Pelaku pembullian memang orang-orang yang tidak baik alias jahat.  Tukang bully biasanya akan pilih-pilih orang yang akan dijadikan korban bully.  Tidak semua orang bisa mereka bully karena sebagian ada yang melawan dan sebagian ada yang cuek saja sehingga perbuatan bullynya tidak menghasilkan sesuatu seperti yang diharapkan.

Tanda, Kriteria, atau Ciri-Ciri Orang yang Suka Dibully Orang Lain :

1. Orang yang Memiliki Cacat Fisik dan Cacat Mental

2. Orang yang Memiliki Sifat Pendiam dan Tertutup

3. Orang yang Berwajah Jelek atau Aneh

4. Orang yang Terlalu Banyak Berbicara

5. Orang yang Terlihat Lemah Tidak Berdaya

6. Orang yang Bodoh atau Lemot (Lemah Otak)

7. Orang yang Gemuk (Gendut) atau Terlalu Kurus (Ceking)

8. Orang yang Pendek atau Jangkung

9. Orang yang Baru Pindah ke Lingkungan Baru (Pendatang)

10. Orang yang Masih Lugu atau Polos

11. Orang yang Betubuh Kecil di Bawah Standar

12. Orang yang Memiliki Masalah Bau Badan

13. Orang yang Suka Bergaul dengan Lawan Jenis

14. Orang yang Suka Cari Gara-Gara / Masalah

15. Orang yang Merasa Sangat Takut Pada Hal-Hal Biasa

16. Orang yang Berasal dari Suku, Agama, Ras yang Dianggap Salah, Minoritas atau Lemah

17. Orang yang Tidak Pandai Bergaul dengan Orang yang Suka Membully

18. Orang yang Terlalu Miskin atau Terlalu Kaya

19. Orang yang Berwajah Sangat Cantik atau Sangat Tampan

20. Orang yang Punya Sifat Playboy atau Playgirl

21. Orang yang Ingin Menghancurkan / Memberantas Pembullian

22. Orang yang Punya Kebiasaan Aneh

23. Orang yang Rahasia Keburukannya Terbongkar

24. Orang yang Suka Menangis, Stress, Depresi, Dsb

25. Orang yang Punya Penyakit Kulit dan Penyakit Lainnya

26. Orang yang Menganggur Tidak Punya Pekerjaan

27. Orang yang Suka Mengadu Jika Diganggu Tukang Bully

28. Orang yang Kerap Melanggar Peraturan dan Berbuat Dosa

29. Orang yang Memiliki Perilaku Seks Menyimpang

30. Orang yang Berasal dari Kasta yang Rendah

31. Orang yang Punya Gaya Bicara yang Aneh atau Lucu

32. Orang yang Orangtuanya atau Keluarganya Punya Aib

Jika anda termasuk orang yang suka dibully oleh orang lain, maka anda berhak untuk melawan atau melakukan tindakan-tindakan yang tidak menyenangkan tersebut.  Usahakan bully dilawan dengan kebaikan dan kecerdasan yang berasal dari diri anda sendiri.  Bisa juga dengan berkelompok dengan para korban bully senasib sepenanggungan.  Lakukan pendekatan yang baik dengan tukang bully sehingga mereka bisa menjadi teman yang baik.  Pada akhirnya semua akan berubah menjadi baik.
no image
Kepercayaan memang mahal harganya karena sangat bermanfaat sekali bagi diri kita dan keluarga kita.  Sekali saja kita mengecewakan orang lain, maka kita bisa kehilangan kepercayaan itu dari orang yang kita kecewakan.  Orang yang sudah kecewa dengan diri kita bisa saja menceritakan kekecewaannya pada diri kita ke orang lain, sehingga orang lain dapat terpengaruh dan akhirnya tidak lagi menaruh kepercayaannya terhadap diri kita.  Oleh karena itu maka sebaiknya kita jaga diri kita dalam kehidupan bersosial sehari-hari agar selalu dipercaya orang-orang yang ada di sekitar kita.

Tips Cara Mendapatkan Kepercayaan Dari Orang Di Sekitar Kita :

1. Jujur dan Tidak Pernah Berbohong

Secara logika sederhana, orang yang selalu berkata jujur perkataannya akan selalu dipercaya orang.  Kebohongan hanya akan membuat orang lain kecewa dan kehilangan rasa kepercayaannya terhadap diri kita.  Baik orang jahat maupun orang baik sama-sama senang kepada orang yang jujur dan tidak suka jika dirinya dibohongi orang lain.  Paksakan diri kita sendiri untuk selalu berbuat benar dan berkata jujur agar orang-orang menaruh hormat pada diri kita.

2. Ramah dan Baik Hati

Jika kita selalu bersikap ramah, sopan, santun, dan baik kepada orang-orang yang ada di sekitar kita tentu orang lain akan menaruh rasa hormat dan segan terhadap diri kita.  Lama kelamaan bisa berkembang menjadi rasa percaya yang besar.  Bisa-bisa diri kita bisa teladan yang akan dicontoh oleh orang-orang di sekitar kita.  Ketika sudah dipercaya orang, janganlah kita berkhianat sedikit pun.

3. Menjaga Rahasia dan Ucapan

Dalam berbicara dan bertutur kata kita harus mampu menyaring kata-kata apa saja yang boleh diucapkan dan kata-kata mana yang harus ditahan dan dirahasiakan baik-baik agar tidak menyebabkan masalah dengan orang lain yang menjadi lawan bicara maupun orang yang rahasianya kita pegang.  Jika sampai kita sebar luaskan kejelekan, keburukan atau yang lainnya yang bersifat negatif bisa-bisa dapat memunculkan masalah baru yang cukup pelik.  Maka dari itu hendaknya kita selalu menjaganya baik-baik rahasia orang lain agar tidak bocor di tangan orang yang tidak semestinya tahu.

4. Berpenampilan yang Baik

Jika kita berpenampilan rapi dan bersih tentu orang lain akan menghormati diri kita.  Berbeda halnya apabila kita berpenampilan asal-asalan, lusuh, dekit, kampungan, maka orang lain bisa menganggap adanya suatu kelainan jiwa atau kebiasaan buruk pada diri kita.  Pakailah pakaian yang baik dan jagalah selalu kebersihan serta kerapihan diri kita, agar orang lain tidak merasa terganggu atau risih atas penampilan diri kita.

Semoga bermanfaat bagi kita semua serta menjadikan diri kita sebagai orang yang dipercaya di mana pun diri kita berada, terima kasih.
no image
Manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendirian seorang diri saja.  Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain untuk bisa mencukupi berbagai kebutuhan hidup sehari-hari.  Jika seseorang memaksakan hidup seorang diri, maka hidupnya akan tersiksa karena harus bisa mencukupi berbagai kebutuhan hidup sehari-hari dengan mengandalkan dirinya sendiri saja.

Karena hidup manusia saling bergantung satu sama lain maka hendaknya setiap orang selalu menjaga hubungan baiknya dengan orang-orang di sekitarnya.  Hubungan baik antara orang yang satu dengan orang yang lain dibangun melalui komunikasi yang baik.  Menyapa tetangga adalah salah satu bentuk komunikasi antar manusia yang satu dengan yang lain.  Tentu saja sapaan tetangga tersebut harus dilakukan dengan cara-cara yang baik, sopan dan santun.

Orang Indonesia pada umumnya senang ditegur sapa oleh orang lain yang dikenalnya.  Oleh sebab itu maka hendaknya kita membiasakan diri menegur sapa orang-orang yang ada di sekitar kita agar tercipta hubungan baik yang berkesinambungan.  Dengan ditambah dengan senyuman yang wajar dan pembicaraan basa-basi, maka akan tercipta hubungan baik antar individu.  Hubungan sosial yang sudah baik tentu harus dipertahankan.  Sedangkan hubungan sosial yang buruk harus diperbaiki dengan segenap upaya yang memungkinkan untuk dilakukan.
no image
Pada sebagian kelompok masyarakat di lingkungan tertentu mengalami kesulitan dalam mencari orang yang mau menjadi ketua rt dan ketua rw di lingkungannya.  Orang yang dijadikan ketua rw atau ketua rt tentu saja orang yang memiliki kemampuan dan kredibilitas yang baik sehingga mampu mengemban tugas negara yang berat tersebut.  Rata-rata orang yang dianggap pantas menduduki jabatan ketua rt dan ketua rw menolak dicalonkan menjadi ketua rt maupun ketua rw di lingkungannya.

Oleh sebab itulah untuk mengatasi permasalahan sulitnya mencari orang yang mau secara sukarela mengabdikan dirinya melayani masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya dibutuhkan upaya khusus dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.  Pemerintah harus memberikan daya tarik khusus kepada masyarakat agar lebih banyak lagi orang yang berminat menjadi ketua rt dan ketua rw.  Dengan begitu tidak ada lagi saling dorong-dorongan, jorok-jorokan, jebak-jebakan dalam memaksa orang tertentu untuk menjadi pelayan warga masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Contoh Daya Tarik Jabatan Ketua RT / Ketua RW Bagi Masyarakat Sipil / Umum :

1. Lencana Bintang Tanda Jasa Resmi

2. Sertifikat Penghargaan Resmi dari Negara

3. Gaji, Tunjangan dan Bonus yang Lebih Menggiurkan

4. Fasilitas Jaminan Kesehatan yang Lebih Baik

5. Pelantikan Resmi Tingkat Gubernur (Provinsi) atau Bupati (Kabupaten)

Beberapa contoh di atas adalah hal-hal yang kira-kira dapat membuat seseorang yang pantas menjadi ketua rt dan ketua rw merasa tertarik untuk menjadi pelayan warga masyarakat.  Dengan begitu masyarakat umum akan mendapatkan banyak pilihan calon ketua rt dan ketua rw.  Dengan musyawarah mufakat maka Insya Allah akan didapatkan ketua rt dan ketua rw terpilih yang sesuai dengan keinginan mayoritas warga masyarakat.  Kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih.
no image
Pada saat seseorang merasa benci atau tidak suka pada orang lain terkadang muncul keinginan untuk melakukan pembalasan atas apa yang telah dilakukan oleh orang tersebut.  Jika orang lain telah berbuat jahat atau berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan, akan muncul rasa ingin balas dendam pada korban yang memiliki jiwa pendendam.  Celakanya adalah apabila keinginan untuk membalas dendam bersifat ekstrim sehingga ingin membalas berkali-kali lipat dari apa yang telah orang lakukan kepadanya.

Walaupun secara ajaran agama Islam membolehkan balas dendam sesuai apa yang telah diperbuat, namun lebih direkomendasikan untuk tidak melakukan balas dendam.  Lebih-lebih jika ingin membalaskan dendam lebih dari apa yang orang lain lakukan maka hal itu menjadi sesuatu yang dilarang untuk dilakukan.  Dengan begitu maka tidak akan ada lagi perbuatan saling balas-membalas dendam karena pelaksanaan balas dendam yang setimpal atau bahkan tanpa ada balas dendam sama sekali.

Tips Cara Membalas Dendam yang Membawa Berkah dan Kebaikan untuk Banyak Orang

Daripada membalas dendam buta hanya karena faktor emosi sesaat saja, tentu akan lebih bermanfaat lagi apabila melakukan balas dendam yang sifatnya terpuji dan bahkan direkomendasikan oleh banyak orang di dunia ini.  Dalam ajaran agama Islam kita diajarkan untuk lebih memilih memaafkan orang atas perbuatan tidak baiknya kepada diri kita.  Selain memberi maaf secara penuh / total dan secara tulus ikhlas kita pun justru diajarkan untuk mendoakan orang yang telah menzolimi kita.

Efek Balas Dendam yang Positif

Memang yang pasti akan terdengar sangat aneh ketika balas dendam yang biasanya sifatnya negatif berubah menjadi positif karena balas dendam yang seharusnya dilakukan dengan kekerasan berubah menjadi pemberian maaf dan pemberian do'a.  Jika diri kita yang melakukan salah, kita pun akan merasa sangat senang dan bahagia lahir batin apabila orang yang menjadi korban memberikan kita maaf dan juga mendoakan kebaikan-kebaikan bagi diri kita.

Lalu di mana letaknya keberkahan dan kebaikan bagi banyak orang dari pembalasan dendam yang baik?  Caranya sangatlah mudah dan sederhana.  Kuncinya yaitu pada doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT kepada orang yang melakukan kejahatan atau ketidakbaikan kepada diri kita.  Berdoalah memohon berbagai kebaikan kepada orang yang kita ingin balas dendam beserta turunan-turunannya agar diberikan berbagai kebaikan sebagai berikut di bawah ini :

- kekayaan
- keberkahan
- kemakmuran
- kecerdasan
- kehebatan
- keimanan
- ketakwaan
- keberanian
- kebahagiaan
- kesadaran
- kepedulian
- kedermawanan
- kesopanan
- kemakbulan doa
- kepemimpinan
- ketegasan
- kebenaran
- keadilan, dan lain sebagainya

Setelah doa permohonan kebaikan-kebaikan di atas dipanjatkan dengan hati yang bersih dan tulus ikhlas maka selanjutnya kita mohon agar berbagai kebaikan yang diberikan nantinya kepada orang yang menzalimi kita tersebut akan memberikan dampak langsung dan juga dampak tidak langsung yang bersifat positif (baik) kepada diri kita, keluarga kita, dan juga keturunan-keturunan kita serta banyak orang lainnya.  Dengan begitu maka jika doa kita diijabah / dikabulkan oleh Allah SWT maka kita akan mendapakan pembalasan dendam yang berbuah manis serta bermanfaat bagi banyak orang.

Diri kita pun juga bisa turut mendapatkan pahala yang berlimpah akibat dari banyaknya kebaikan yang diterima oleh orang lain yang berasal dari doa kita yang sederhana.  Karena do'a orang yang terzalimi / teraniaya lebih makbul daripada doa orang yang berada dalam kondisi yang normal.  Tidak hanya diri kita saja yang mendapatkan kebaikan, namun orang lain pun juga turut mendapatkan kebaikan.  Benar-benar pembalasan dendam yang luar biasa indah bukan?
no image
Manusia memiliki mulut yang dapat digunakan untuk mengucapkan perkataan-perkataan.  Di antara kata-kata manusia tersebut terdapat kata-kata yang baik dan juga kata-kata yang buruk.  Agar tetap dapat menjaga hubungan baik dengan sesama, hendaknya setiap manusia selalu menjaga lisannya dengan selalu mengucapkan perkataan yang baik.

Walaupun kebanyakan manusia tahu bahwa secara umum manusia menyukai perkataan yang baik lagi bermanfaat, tetap saja ada banyak orang yang gemar mengucapkan kata-kata yang tidak baik dan juga tidak bermanfaat.  Tentu saja, kebiasaan buruk berupa lisan yang kotor dapat menyebabkan tidak sehatnya atau rusaknya hubungan baik dengan manusia yang lain.  Ada banyak contoh kata-kata atau ucapan yang sebaiknya ditinggalkan.

Macam / Jenis Ucapan, Perkataan, Pembicaraan, Obrolan, Omongan yang Tidak Baik dan Tidak Bermanfaat :

1. Berkata Kotor

2. Menceritakan Kejelekan Orang Lain

3. Melakukan Provokasi

4. Menceritakan Aib Diri Sendiri

5. Membuat Fitnah

6. Kebohongan / Kedustaan

7. Melebih-Lebihkan Sesuatu / Membual

8. Janji yang Sulit Ditepati

9. Berbicara di Saat yang Tidak Tepat

10. Membicarakan Sesuatu yang Tidak Bermanfaat

---

Apabila tidak dapat mengucapkan yang baik-baik atau yang bermanfaat bagi sesama sebaiknya diam dan berbicara seperlunya.  Diam akan menjadi pilihan yang terbaik ketika bicara hanya menambah dosa saja.  Diam bukan berarti tidak melakukan apa-apa.  Diam bisa dimanfaatkan untuk menganalisa dan kemudian mengambil keputusan terbaik akan sesuatu hal.  Apabila sebagian besar orang melakukan hal ini, maka kehidupan di dunia akan menjadi lebih baik.  Terima kasih.
no image
Setiap manusia mempunyai sifat perilakunya masing-masing yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.  Ada sifat-sifat yang baik dan ada juga sifat-sifat yang tidak baik.  di antara sifat-sifat yang tidak baik tersebut terdapat hal-hal yang dianggap sebagai jorok secara umum.  Walau pun banyak orang yang sudah mengerti mana-mana yang jorok dan tidak jorok, namun tetap saja ada orang yang memang sengaja melakukan perbuatan jorok atau perilaku jorok yang tidak pada tempatnya sehingga menimbulkan perasaan tidak suka pada orang lain yang terkena imbas / efeknya.

Beberapa Contoh Perbuatan / Perilaku yang Dinilai Sebagai Sesuatu yang Jorok Menjijikkan :

1. Membuang ludah sembarangan
2. Mengelap ingus ke baju
3. Buang sampah sembarangan
4. Tidak mandi berhari-hari
5. Makan makanan dengan tangan yang masih kotor
6. Buang air besar dan buang air kecil sembarangan
7. Minum air seni (air kencing) sendiri
8. Mencabuti bulu ketiak di depan umum
9. Telanjang bulat di depan umum
10. Minum air mentah yang tidak jelas higienitasnya
11. Menempelkan upil ke sembarang tempat
12. Menempelkan permen karet bekas di sembarang tempat
13. Bermain dengan hewan / binatang yang kotor atua jijik
14. Bermain-main di tumpukan sampah
15. Memakai pakaian yang lusuh, kotor dan dekil
16. Makan bersama-sama dengan hewan peliharaan
17. Mengelap anggota tubuh yang kotor ke orang lain
18. Kentut sembarangan di tempat umum
19. Sendawa dengan suara keras di depan banyak orang
20. Buang air kecil sambil berdiri (perempuan / wanita)
21. Memilih tempat tinggal di pinggir kali yang kotor
22. memiliki bau badan tak sedap aromanya
23. Membiarkan kamar dalam keadaan kotor dan berantakan
24. Menginjak kotoran binatang yang sangat bau tak enak
25. Makan makanan dan minum minuman yang tidak lazim
26. Membuat makanan dari bangkai binatang
27. Pipis dan pup tidak disiram lalu ditinggalkan
28. Seseorang yang berbicara menjurus ke hal porno
29. Malas sikat gigi sehingga bau mulut tingkat tinggi
30. Buang air di celana (ngompol dan kecepirit)
31. Berenang di air yang kotor
32. Orang yang selalu memikirkan hubungan suami isteri

Apabila ada aktivitas jorok atau pekerjaan yang jorok lainnya harap ditambahkan melalui fitur komentar yang ada di bawah ini.  Masih ada banyak lagi perbuatan jorok lainnya yang biasa dilakukan oleh manusia.  Kebiasaan jorok memang terkadang sulit untuk diubah pada orang-orang tertentu.  Pada dasarnya sesuatu hal yang jorok merupakan sesuatu yang tidak baik untuk dilakukan.  Ada yang tidak baik dilakukan di depan umum, ada yang tidak baik untuk dikerjakan pada waktu-waktu tertentu dan ada juga hal yang tidak baik untuk dilakukan secara permanen.  Hendaknya kita selalu menjaga diri kita dari perbuatan yang dianggap jorok oleh banyak orang agar tidak merusak hubungan sosial diri kita dengan orang lain.

no image
Pengucilan adalah suatu hukuman atau perlakuan yang diberikan kepada satu orang atau lebih karena sesuatu hal.  Orang yang dikucilkan biasanya akan dipandang remeh, diabaikan, tidak dianggap, tidak diajak bicara, tidak dilihat, didiamkan, dan lain sebagainya.  Orang yang dikucilkan pada umumnya akan merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan karena merasa disisihkan, dimusuhi, dianggap tidak ada, dan lain-lain.  Kebutuhan untuk bersosialisasi yang tidak berjalan lancar tersebut secara otomatis akan menjadi siksaan batin orang yang sedang dikucilkan.

Beberapa Hal / Faktor yang Menyebabkan Seseorang Dikucilkan Oleh Masyarakat Sekitar :

1. Melanggar Peraturan yang Berlaku

Orang yang melanggar aturan tidak hanya bisa diberikan hukuman pidana saja, namun juga hukuman mental dalam bentuk dikucilkan.  Biasanya orang yang sudah masuk penjara akan mendapatkan pandangan yang negatif dari orang-orang yang ada di sekitarnya walaupun sudah bebas dari hukuman penjara.  Jika sudah dianggap jelek, maka orang pun akan menjauh.

2. Membuat Malu Masyarakat Setempat Secara Umum

Orang yang tidak melakukan pelanggaran hukum pun juga bisa dikucilkan jika melakukan suatu perbuatan yang membuat malu atau aib.  Contohnya yaitu seperti orang yang melakukan gol bunuh diri pada pertandingan sepak bola antar negara.

3. Memiliki Hubungan Kekerabatan dengan Orang yang Dikucilkan

Biasanya anggota keluarga dari orang yang dipenjara bisa saja merasakan pengucilan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.  Terutama pada anak-anak karena bisa mendapatkan pengucilan dari teman-teman sekolahnya atau teman-teman sepermainan yang sebaya.

4. Menyandang Status Sosial Tertentu

Sistem stratifikasi status sosial yang berlaku pada suatu masyarakat bisa saja membuat seseorang disisihkan atau dikucilkan orang-orang yang memiliki stratus sosial di atasnya.  Hal ini tentu jarang terjadi pada masyarakat modern yang tidak membagi-bagi manusia dalam kelas-kelas sosial.

5. Kesepakatan Orang-Orang Secara Sepihak

Seorang manusia bisa dikucilkan tanpa sebab khusus yang spesifik.  Sekelompok orang bisa mengucilkan orang lain hanya karena merasa tidak suka.  Kelompok tersebut lantas membuat kesepakatan bersama secara sepihak untuk mengucilkan seseorang atau beberapa orang.
no image
Dalam keseharian kita, komunikasi merupakan sesuatu hal yang penting antara orang yang satu dengan yang lain.  Hal itu disebabkan karena manusia merupakan makhluk sosial yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lain.  Oleh karena itu komunikasi haruslah dilakukan dengan cara yang baik agar interaksi sosial yang terjadi bisa berjalan dengan baik dan lancar.  Karena apabila suatu komunikasi dilakukan secara buruk maka dapat berimbas pada hubungan baik yang telah terjalin.

Pada bahasa yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari tentu memiliki kata-kata atau ucapan yang bisa membuat orang lain senang mendengarnya.  Walau pun diri kita tidak suka pada lawan bicara, namun kita tetap bisa terus menjaga hubungan baik dengan mengucapkan perkataan-perkataan yang baik pada lawan bicara.  Ucapan yang baik pun kalau bisa kita jadikan sebagai ucapan basa-basi yang bersifat memaksakan diri, karena efeknyanya luar biasa positif.

Beberapa Jenis / Macam Perkataan atau Ucapan yang Bisa Membuat Orang Senang Mendengarnya :

1. Ucapan Terima Kasih

2. Pujian / Sanjungan

3. Permohonan Maaf

4. Permintaan Tolong

5. Ucapan Selamat

6. Ucapan Simpati / Empati

7. Teriakan Kejutan

8. Kata-Kata yang Jujur

9. Nasihat / Pesan yang Bermanfaat

10. Pemberi Semangat / Perhatian

Beberapa Contoh Kata-Kata / Ucapan yang Baik dalam Percakapan Antar Manusia :

1. "Terima kasih banyak pak, semoga sukses terus bisnisnya."

2. "Selamat ya sudah diterima bekerja di perusahaan asing yang terkenal itu".

3. "Mohon maaf bu, mau nanya, kampung jonggol ada di sebelah mana ya?".

4. "Bajumu keren sekali hari ini gus".

5. "KEJUTAN..." (sambil memberi hadiah)

Itulah beberapa contoh dari penggunaan kata-kata yang baik yang bisa membuat orang lain senang jika mendengarnya.  Namun perkataan yang baik itu pun perlu diimbangi dengan penyampaian yang baik.  Mulai dari cara mengucapkan hingga ekspresi wajah harus terlihat baik dan tidak memperlihatkan penampakan yang seperti orang terpaksa.  Jika hal ini dilakukan secara serius dan sepenuh hati, maka hubungan kita dengan orang lain pun akan selalu terjaga dengan baik.  Yang tak kalah penting adalah harus disertai dengan sifat baik seperti jujur, sabar, rendah hati, murah senyum, supel, ramah, dan lain sebagainya.  Semoga bermanfaat, terima kasih banyak.
no image
Hubungan sosial diri kita dengan orang lain yang ada di sekitar kita memberikan suatu konsekuensi dalam berbagai hal.  Salah satunya adalah permohonan bantuan atau perintah dari orang lain kepada diri kita.  Dalam menyikapi suatu perintah atau permintaan tolong dari orang lain kita memiliki dua pilihan atau opsi, yaitu menyanggupinya atau menolaknya.  Jika menyanggupinya maka itu adalah hal yang baik, namun jika menolaknya maka kita harus melakukannya dengan cara yang baik agar hubungan baik yang telah terjalin selama ini dengan orang tersebut tidak luntur atau berkurang sama sekali.

Beberapa Poin Penting Dalam Menolak Perintah atau Permintaan Orang Lain Secara Baik-Baik :

1. Minta Maaf

Kata-kata pembuka untuk menandakan bahwa diri kita adalah pribadi yang rendah hati, tidak sombong, sopan, santun, ramah, bersahabat, baik, supel, dan lain sebagainya.

2. Sedang Sibuk

Jika pada saat yang bersamaan dengan datangnya suatu permintaan atau perintah diri kita sedang ada halangan maka ungkapkanlah.  Jadilah orang yang jujur dengan tidak berbohong walau sedikit pun.

3. Sedang Ada Suatu Urusan

Apabila memang sedang senggang maka ungkapkanlah suatu alasan lain yang kita buat-buat namun tidak ada unsur kedustaannya, seperti sedang ada perlu atau ada urusan yang tidak bisa kita sebutkan, karena memang kita selalu punya urusan dan keperluan baik di rumah, di kantor, di sekolah maupun di tempat lainnya.

4. Membantu di Lain Kesempatan

Tawarkanlah bantuan atau pertolongan di lain kesempatan untuk menghibur orang yang kita tolak permohonan atau permintaan bantuannya.

5. Minta Maaf Lagi

Ucapkanlah permohonan maaf yang sebesar-besarnya sekali lagi agar orang yang memberikan permintaan atau perintah tidak kecewa kepada diri kita apalagi hingga sakit hati atau dendam kesumat.

Beberapa Contoh Bentuk Penolakan Halus Atas Perintah atau Permintaan Orang Lain :

1. "Maaf pak, kebetulan saya sedang disuruh orangtua saya untuk membeli sesuatu, mungkin kapan-kapan saja pak, maaf pak ya."

2. "Aduh bu, maaf nih bu, kebetulan saya sedang ada urusan, mungkin lain kali saja, maaf banget nih bu."

3. "Wah bro, sori banget bro ane lagi mau balik dulu nih lagi ada sesuatu, ntar kapan-kapan aja ya, sori bro ya."

Dalam menolak suatu permintaan orang lain haruslah dengan cara yang baik, sopan, tersenyum, rendah hati, dengan kata-kata yang tegas, padat, lugas, tepat sasaran dan konsekuen.  Mudah-mudahan cara ini berhasil membuat anda terhindar dari permohonan orang lain di saat yang kurang tepat tanpa melakukan suatu kebohongan.  Walau demikian jika permohonan bantuan atau perintah yang diberikan tidak memberatkan dan mudah dilakukan maka tidak ada salahnya untuk menerima permintaan orang tersebut demi menjaga hubungan baik dan juga untuk menambah pahala karena telah menolong orang lain yang membutuhkan.  Semoga sukses selalu, terima kasih.
no image
Ada kalanya seseorang tersadar bahwa dirinya telah salah memilih teman.  Teman yang selama ini dekat dengan dirinya ternyata hanyalah baik secara pergaulan saja, namun pada dasarnya teman-teman tersebut banyak melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik terhadap diri mereka sendiri maupun kepada orang lain yang ada di lingkungan sekitarnya.  Secara tidak langsung berbagai pengaruh buruk pun masuk ke dalam diri baik disadari maupun tidak disadari.

Sebelum nasi menjadi bubur, maka ada baiknya untuk pensiun dini berteman baik dan terlalu akrab dengan orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri dan orang lain di sekitarnya dengan berbagai hal yang tidak baik.  Berbagai bentuk pelanggaran terhadap norma, nilai, adat-istiadat, ajaran agama dan peraturan perundang-undangan yang ada merupakan sesuatu yang bisa membahayakan diri baik cepat maupun lambat.  Untuk itulah maka hendaknya seseorang sesegera mungkin mulai mencari teman-teman yang baik dan perlahan-lahan meninggalkan teman-teman yang membawa pengaruh buruk.

Tips Cara Mengganti Teman yang Buruk / Jahat / Tidak Baik dengan yang Baik-Baik :

1. Mulai Menjaga Jarak dengan Teman yang Tidak Baik

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah berhenti ikut acara kumpul-kumpul dengan teman yang membawa pengaruh negatif.  Berikanlah alasan sekenanya tanpa harus berbohong, seperti sedang ada perlu, ada kegiatan, kapan-kapan saja, dan lain sebagainya.  Awalnya memang akan terasa sangat sulit, namun lama-kelamaan akan terbiasa menjalani hidup tanpa teman yang biasa menemani.

2. Mencari Kesibukan untuk Melupakan Teman yang Buruk

Agar tidak kepikiran pada teman-teman yang punya sifat negatif tersebut maka kita harus mulai mencari sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian kita.  Contohnya seperti memperbaiki rumah, membereskan perabotan rumah, membersihkan rumah, bersilaturahmi ke tempat kerabat saudara, berkunjung te tempat-tempat wisata, main game / permainan, dan lain-lain.

3. Tetap Menjaga Hubungan Pertemanan Namun Hanya Seperlunya

Jika bertemu teman yang berperilaku buruk maka janganlah berbuat hal-hal yang tidak mengenakkan mereka.  Tetaplah menjaga hubungan pertemanan yang sudah terjalin dengan baik.  Bedanya hanya kali ini hanya boleh menyapa dan melakukan sedikit obrolan ringan lalu kemudian pergi meninggalkan mereka dengan suatu alasan yang baik tanpa berbohong.  Berikanlah sedikit nasihat kepada mereka tanpa terlihat mengajari mereka.  Siapa tahu suatu saat mereka bisa mendapatkan hidayah dan memiliki keinginan yang kuat untuk berubah menjadi orang yang baik.

4. Berkumpul dengan Orang-Orang yang Shaleh

Sebagai pengganti teman yang ditinggalkan, maka kita pun harus mencari teman yang baru.  Tentunya harus yang lebih baik dari yang sudah ada.  Lebih baik lagi apabila mencari teman yang paling baik, yaitu orang-orang saleh.  Orang saleh biasanya ada di masjid dan mushola ketika sholat wajib lima waktu diselenggarakan setiap harinya.  Perbedaan umur, latar belakang, suku, ras dan lain sebagainya tentu saja akan lebih mencolok.  Namun hal itulah yang akan menjadikan diri kita lebih dewasa, lebih pandai bersosialisasi dengan masyarakat, lebih cerdas, lebih beriman, lebih bertakwa, lebih baik sifatnya, dan lain sebagainya.

5. Menjaga Hubungan Baik dengan Orang-Orang Baik

Yang terpenting dari semua itu adalah memelihara hubungan baik dengan orang-orang baik.  Ubahlah sikap kita yang tadinya kurang sopan menjadi lebih sopan, kurang ajar menjadi terpelajar, kurang senyum menjadi banyak senyum, kurang peduli menjadi lebih peduli, kurang ngobrol menjadi suka mengobrol yang baik-baik, dan lain sebagainya.  Buang jauh-jauh sifat-sifat yang buruk dan ganti segera dengan sifat-sifat yang positif / baik.  Hindari berbuat keburukan dengan berpuasa, beribadah, belajar ilmu agama Islam, banyak mendengar ceramah, mau mendengar nasihat orang lain, dan lain sebagainya.  Jika hal tersebut dilaksanakan dengan baik, maka lama kelamaan orang-orang di sekitar kita akan mau memberikan kepercayaan atau amanah pada diri kita tanpa merasa ragu sedikit pun.  Itulah tanda atau ciri-ciri di mana diri kita telah berhasil menjadi orang yang baik dari sebelumnya yang tidak baik.

---

Seperti pepatah kuno mengatakan bahwa berteman dengan tukang minyak wangi akan membuat badan kita turut menjadi wangi, sedangkan berteman dengan tukang sampah akan membuat wangi tubuh kita berubah menjadi bau sampah.  Untuk itulah mari kita perbanyak petemanan kita dengan orang-orang sholeh karena orang soleh adalah orang-orang yang paling baik untuk dijadikan teman.  Baik teman untuk pergaulan sehari-hari (sesama jenis) maupun teman untuk pendamping hidup (berbeda jenis kelamin).  Mudah-mudahan kita semua selalu dilindungi dari berbagai keburukan teman yang jahat dan diberikan banyak teman-teman yang baik.  Terima kasih.
no image
Masyarakat Indonesia secara umum memiliki harapan yang besar pada pemerintah yang berkuasa di negeri ini supaya mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari yang ada saat ini.  Jika dicari-cari tentulah ada banyak hal yang ingin diperbaiki atau diperhatikan oleh rakyat Indonesia.  Itulah sebabnya rakyat mempercayakan nasibnya di tangan pemerintah.  Pemerintah yang baik tentu akan memperhatikan keinginan rakyatnya yang baik dan akan berupaya sekuat tenaga untuk mewujudkannya.

Beberapa Harapan / Keinginan / Kehendak Rakyat Terhadap Pemerintah Indonesia :

1. Selalu hidup dalam keadaan bahagia dan sejahtera
2. Tidak memiliki kekhawatiran hidup serba kekurangan
3. Mendapatkan pengobatan dan perawatan kesehatan gratis berkualitas tinggi
4. Paksaan untuk melaksanakan pola hidup sehat dengan sanksi yang sangat berat (hati kecil)
5. Bebas dari pengaruh buruk dari dalam maupun luar negeri
6. Dunia politik yang mengutamakan kepentingan umum yang baik
7. Tidak ada lagi oknum pemerintah yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme
8. Melakukan intensifikasi dan ektensifikasi agroindustri untuk swasembada pangan
9. Membangun berbagai industri ramah lingkungan untuk menekan impor dan memperbesar ekspor
10. Berhenti menghancurkan lingkungan demi mendapatkan barang tambang
11. Melakukan berbagai riset untuk menemukan bahan pengganti barang tambang
12. Memblokir impor barang-barang yang berbahaya bagi kesehatan
13. Manambal jalan yang bolong dan rusak agar tidak celaka saat berkendara
14. Mudah dalam mendapatkan sembako dan barang kebutuhan utama lainnya
15. Mudah mendapatkan pekerjaan layak yang memberikan penghasilan yang mensejahterakan
16. Mendapatkan pendidikan yang baik dan gratis yang berguna untuk masa depan
17. Mendapatkan keadilan tanpa pilih kasih dari penegak hukum yang berwenang
18. Memberantas berbagai praktek riba yang menzalimi perekonomian masyarakat
19. Memberikan modal besar kepada wirausaha yang layak tanpa bunga
20. Pemerataan pembangunan di semua wilayah di tanah air
21. Melakukan riset untuk mencari obat penyakit yang sulit untuk disembuhkan
22. Menghukum mati pelaku zina, pengedar narkoba, penjahat yang sangat jahat, dan lain-lain
23. Negara bebas zat adiktif berbahaya (nikotin, alkohol, kafein, gula, narkoba, dsb)
24. Memodernisasikan sistem agro industri namun tetap ramah lingkungan dan organik
25. Memberangus semua makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan
26. Memajukan makanan yang sehat dan segar di semua warung dan toko yang menjual makanan
27. Mata uang yang memiliki nilai instrinsik yang setara dengan nilai nominal
28. Memperbaiki akhlak dan moral seluruh warga negara (reformasi mental yang baik)
29. Menempatkan agama yang benar sebagai dasar dari segala sumber hukum
30. Memperbaiki kualitas transportasi umum di semua lini
31. Mengelola sampah warga masyarakat secara optimal tanpa efek samping
32. Menghijaukan semua wilayah di negara ini dengan tanaman yang bermanfaat
33. Membersihkan air sungai, danau, waduk, dll secara sempurna
34. Memberikan energi, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya secara gratis terbatas
35. Membubarkan partai politik yang mementingkan kepentingan golongan dan penjahat
36. Membina seluruh warga yang mengalami penyimpangan seksual
37. Mengajarkan seluruh warga negara tentang hukum, kesehatan, berdagang, dan ilmu penting lainnya
38. Mengangkat dokter hanya untuk orang yang berbakat, cerdas, peduli, ikhlas, dan baik hati
39. Tidak membuat program pendidikan generasi muda yang berat dan mempersulit
40. Tidak lagi mementingkan nilai ujian dan lebih mementingkan akhlak dan kemampuan
41. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan setiap orang dan memakmurkan tempat ibadah
42. Mengganti oknum pejabat dengan orang yang sederhana, baik dan berorientasi kerja
43. Tidak menggantungkan lapangan kerja pada sektor swasta yang enggan mensejahterakan pekerja
44. Memilih hanya pegawai negeri sipil / aparatur sipil negara yang berbakat, berakhlak, dan baik hati
45. Mengoptimalkan laut yang maha luas untuk kesejahteraan rakyat
46. Memperkuat pertahanan dan keamanan sehingga kuat dari negara adidaya dan sekutunya
47. Mengubah sistem transportasi yang ada dengan yang aman, nyaman, murah dan ramah lingkungan
48. Melindungi semua warga dari logam berat yang menyebabkan autisme / autis pada anak
49. Lingkungan yang asri, nyaman dan aman bebas dari segala bentuk tindak kriminalitas
50. Memperluas wilayah negara dengan bergabung dan mensejahterakan negara belum sejahtera

Kondisi yang ada pada saat ini memang belum sesuai dengan harapan kita semua.  Pemerintah yang dihasilkan dari sistem demokrasi secara umum lebih mementingkan kepentingan partai, golongan dan bahkan kepentingan dirinya sendiri.  Anggota dewan yang terhormat adalah pegawai dari parpol, sehingga harus mengikuti keputusan parpolnya walaupun tidak sejalan dengan suara hati nuraninya.  Jika menilik sila ke empat dari pancasila, perwakilan rakyat harus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, negara dan dunia dengan cara bermusyawarah dengan penuh jiwa kebijaksanaan tanpa ada campur tangan dari partai politik.

Jika anda ingin menambahkan contoh-contoh keinginan rakyat dari pemerintahnya yang lain anda dapat melakukannya melalui fitur komentara yang ada di bawah ini.  Mudah-mudahan di masa depan kita semua bisa mendapatkan berbagai kebaikan dari pemerintah negara kita Indonesia.  Semoga bermanfaat tulisan yang saya buat ini untuk seluruh manusia di muka bumi.  Terima kasih banyak atas perhatian anda.
no image
Orang yang baik dapat dilihat dari cara berbicaranya.  Orang yang memiliki cara berbicara yang baik akan lebih dihormati dan dihargai oleh orang lain daripada orang yang cara berbicaranya tidak baik.  Di dalam kehidupan kita sehari-hari, berbicara yang baik adalah sesuatu hal yang sangat penting demi kebaikan diri kita sendiri maupun kebaikan orang lain.  Jika tidak bisa menjaga lisan kita dengan baik maka diam akan menjadi hal yang sangat baik bagi kita dan hanya berbicara seperlunya jika diperlukan.

Selain cara bicara, ada banyak hal yang turut menjadi standar penilaian terhadap diri seseorang seperti sikap perilaku, penampilan diri, intonasi, logat, mimik wajah, bahasa tubuh, dan lain sebagainya.  Jika ingin menjadi orang yang dinilai baik orang lain maka kita harus belajar melakukan hal-hal baik dan mempraktekannya dalam kehidupan sosial sehari-hari.  Menjadi orang yang dinilai baik orang lain tentu saja banyak keuntungannya daripada kerugiannya baik saat ini maupun di masa yang akan datang.

Contoh Bicara yang Tidak Baik atau Tidak Terpuji yang Harus Ditinggalkan :

1. Membicarakan kejelekan orang lain

2. Membeberkan rahasia orang lain

3. Menceritakan kebohongan / bualan

4. Memfitnah atau mengadu domba orang lain

5. Memprovokasi orang agar menjadi marah

6. Melakukan debat kusir yang tidak berujung pangkal

7. Berbicara dengan banyak kata-kata kotor dan caci maki

8. Menipu orang untuk keuntungan diri sendiri

9. Mengatakan janji palsu kepada orang lain

10. Berkata-kata dengan penuh emosi jiwa (amarah)

11. Bertutur kata yang terlalu bertele-tele

12. Bicara dengan nada tinggi yang mengganggu ketenangan orang lain

Jika pada saat ini kita merasa bahwa diri kita masih memiliki cara berbicara yang kurang baik, maka segeralah kita perbaiki sesegera mungkin.  Jika ada waktu cobalah untuk melakukan introspeksi diri kita sendiri.  Bisa juga dengan mencari tahu melalui pendapat orang lain mengenai diri kita apakah masih ada yang perlu diperbaiki atau tidak.  Mudah-mudahan diri kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari saat ini dan mendapatkan berbagai kebaikan baik di dunia maupun di akhirat.  Terima kasih.