Articles by "Orang Tua"
Showing posts with label Orang Tua. Show all posts
no image
Pasti anda sangat senang sekali melihat langkah demi langkah pertama anak anda. Bagi kita, anak merupakan sebuah anugrah yang tidak tergantikan. Untuk mengajarinya dan membuatnya mengenal lebih jauh tentang dunia dengan langkah pertamanya. Biasanya satu anak dan anak yang lainnya dalam proses berjalan berbeda-beda. Hal tersebut karena anak masih nyaman dengan cara merangkak atau memang anak masih belum tertarik untuk berjalan.

Banyak sekali tips agar bayi cepat berjalan tanpa kita menekan anak tersebut dan memaksanya untuk berlatih terus menerus untuk berjalan. Berikut di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa dipraktekkan orangtua bayi agar si bayi kecil bisa segera cepat berjalan untuk yang pertama kalinya sejak dilahirkan ke dunia ini.  Yang pasti anda harus sabar dalam menanti saat-saat pertama sang buah hati anda berjalan, serta tidak memaksakan anak bisa cepat jalan.

Tips Cara Membuat Anak Bayi Cepat Bisa Berjalan Pertama Kali :

1. Memberi Nutrisi dan Gizi yang Mendukung

Dengan nutrisi dan gizi yang cukup akan membuat kaki dan tubuhnya semakin kuat untuk berlatih nantinya. Anda bisa memberikan gizi asupan ASI (Air Susu Ibu) yang lancar dan makanan pendamping ASI lainnya untuk bayi anda.  ASI adalah makanan utama bagi anak yang masih bayi dibandingkan dengan makanan lainnya.

2. Menghindari Menggunakan Popok Terus-Menerus

Popok akan menghalangi dan menghambat paha bayi sehingga langkahnya akan terhambat. Selain itu popok juga membuat bayi akan nyaman dengan merangkak terus. Jangan sering menggunakan popok agar bayi anda cepat untuk bisa berjalan. Gunakan popok hanya disaat pergi keluar rumah atau yang lainnya.

3. Memberikan Pijat-Pijatan Pada Kaki Bayi

Anda bisa memberikan stimulasi dan rangsangan pada kaki bayi. Rangsangan ini akan membuat bayi semakin riang untuk terus berjalan. Rangsangan bisa diberikan dengan memijat kecil dan ringan, bukan dengan cara diurut sehingga bayi merasa kesakitan. Dari beberapa studi yang menyebutkan bahwa rangsangan dan pijat kecil pada bayi tersebut semakin membuat bayi cepat berjalan.

4. Jangan Terlalu Banyak Menggendong Bayi

Jika anda ingin bayi cepat berjalan lebih baik ketika umurnya menginjak diatas 8 bulan untuk tidak sering mengendongnya. Dengan terus menggendong bayi tersebut membuat bayi menjadi malas dan tidak mau untuk berjalan.

5. Gunakan Kereta Bayi

Anda bisa membeli kereta bayi yang terdapat dudukan pada tengah kereta tersebut. Dengan kereta tersebut akan mengajarinya untuk berjalan dengan keseruannya. Bayi akan merasakan berjalan kesana dan kemari. Selain itu anda bisa membantu bayi anda untuk berjalan.

Biarkan bayi anda berjalan atas kemauannya sendiri dan jangan dipaksa-paksa, apalagi sampai dimarah-marahi.  Biarkan si kecil mungkil jalan kaki untuk pertama kali atas inisiatifnya sendiri.  Orangtua dan orang yang berada di sekitar bayi kecil hanya memberikan rangsangan, dorongan dan semangat pada si kecil agar berinisiatif untuk berjalan untuk pertama kali sejak lahir ke dunia.  Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat bayi anda jalan dengan kakinya.

+baiiput
no image
Membaca merupakan salah satu sarana edukasi anak di usia dini.  Kemampuan membaca akan mengajarkan anak tentang banyak hal yang nantinya bisa mereka gunakan untuk pendidikan pada tahap selanjutnya. Cara mengajari anak membaca ini dengan beberapa metode yang bisa anda coba di rumah dan tentunya akan menarik dan disukai anak anda. Anda bisa mulai menerapkan belajar anda ini bisa anda ajarkan sebelum anak memasuki dunia sekolah.

Aktivitas edukatif mengajari anak membaca memang memerlukan metode khusus agar anak tetap merasa senang dan membuat rasa ingin tahunya akan semakin besar. Cara mengajari anak membaca di sini ada beberapa metode seperti membaca menggunakan media yang menarik dan karpet huruf. Cara tersebut cukup ampuh untuk mengajarkan anak membaca tanpa harus membuat anak merasa tertekan maupun terpaksa.

Beberapa Tips Cara Mengajarkan Anak Membaca Tulisan di Usia Dini :

1. Menggunakan Multi Media yang Menarik

Sekarang memang jamannya untuk kemudahan dalam teknologi. Cara mengajari anak membaca selanjutnya adalah dengan menggunakan media yang menarik seperti smartphone. Pada beberapa pengembang smartphone banyak sekali yang telah membuat program aplikasi dengan grafis yang menarik. Cara mengajari anak membaca dengan menggunakan aplikasi yang menarik tersebut. Anda bisa mengunduhnya pada penyedia layanan smartphone anda. Dalam program aplikasi tersebut dilengkapi dengan desain dan animasi yang menarik membuat anak anda menjadi betah dan ingin tahu lebih banyak.

2. Memakai Karpet Huruf dan Angka


Ada satu lagi metode cara mengajari anak membaca dengan karpet huruf. Biasanya karpet huruf dibuat dengan warna dan desain yang menarik. Anda bisa mengajarkan anak anda dengan melompat sambil membaca huruf tersebut. Cara ini yang paling efektif dan membuat anak anda menjadi lebih aktif untuk terus belajar membaca. Harga yang ditawarkan dari karpet huruf biasanya sangat beragam mulai dari yang murah sampai karpet yang mahal dengan desainnnya yang bagus.

3. Memanfaatkan Mainan Milik Anak

Pada mainan anak anda yang tercetak huruf dan angka hendaknya diperlihatkan kepada anak sambil diperkenalkan huruf atau angka apa yang ada di mainan tersebut.  Upayakan diperkenalkan tulisan mainan yang sederhana terlebih dahulu.  Jangan perkenalkan hurup dan angka yang kecil-kecil dan banyak sehingga anak anda yang masih kecil jadi bingung dan malas memikirkannya.  Buat permainan kecil dengan anak untuk menemukan dan mengambil mainan dengan tulisan huruf atau angka tertentu.

4. Mengarang Cerita Tentang Huruf dan Angka

Bagi anak yang suka dengan cerita-cerita dongeng, maka ada baiknya kita mengubah karakter tokoh utama pada suatu cerita dongeng dengan huruf dan angka.  Kemudian gambarkan huruf dan angka yang dimaksud kepada sang buah hati.  Jika ceritanya menarik mungkin anak akan dapat mengingat huruf dan angka sedikit demi sedikit.

5. Memainkan Permainan Huruf dan Angka

Cobalah lakukan berbagai permainan dengan anak anda dengan permainan yang berhubungan dengan huruf dan angka.  Misalnya bermain tebak huruf dan angka sebelum memberikan sesuatu yang enak-enak atau menyenangkan bagi anak.  Jika anak mampu memberikan jawaban yang benar maka anak diberikan hadiah yang enak-enak tersebut.  Namun jika tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan maka hendaknya ditahan dulu sampai anak bisa menjawab dengan benar atau sampai anak jenuh dengan permainan yang dimainkannya.

---

Apabila masih ada teknik atau metode belajar membaca bagi anak-anak usia dini lainnya maka jangan sungkan-sungkan untuk menambahkannya melalui kolom komentar di bawah ini.  Dengan belajar membaca secara intensif dengan suasana yang menyenangkan diharapkan anak kita bisa merasa senang penuh semangat dalam belajar membaca maupun menulis.  Jika menemukan kegagalan maka jangan segera menyerah.  Cari cara lain yang bisa membuat anak bersemangat untuk mengenal huruf angka, membaca tulisan dan menulis.
no image
Jika kita mengharapkan anak kita bisa berbuat baik kepada sesama manusia termasuk pada orangtuanya, maka kita harus mengajarkan anak kita untuk menjadi anak yang baik.  Selain diperkenalkan dengan hal-hal baik, ajarkan pula berbagai hal-hal buruk yang patut dihindari agar tidak menyebabkan masalah dengan orang lain.  Dalam menyampaikan nilai-nilai kebaikan hendaknya tidak hanya sampai sebatas tahu saja, namun juga sampai memahami secara menyeluruh efek baik buruknya bagi anak di masa yang akan datang.

Contoh Kebaikan-Kebaikan yang Sebaiknya Diajarkan Pada Anak dan Generasi Muda Kita :

1. Membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan tanpa pamrih
2. Suka bersedekah walaupun dirinya juga berada dalam kondisi kekurangan
3. Senang memberi makan orang yang sedang kelaparan
4. Rajin beribadah baik ibadah wajib maupun sunnah
5. Tidak banyak bicara yang tidak perlu
6. Selalu menghormati orang yang lebih tua
7. Mau berteman dengan semua orang dari berbagai kalangan
8. Selalu bersabar ketika ditimpa musibah atau kemalangan
9. Tidak membicarakan keburukan orang lain sedikit pun
10. Turut berperan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungannya
11. Selalu menyayangi orang tua, keluarga dan kerabat
12. Tidak membela teman yang salah atas nama kesetiakawanan
13. Belajar mandiri dan usaha sejak usia 15 tahun atau kurang (baligh)
14. Tidak ikut serta dalam kegiatan riba baik perbankan maupun yang lainnya
15. Mempertahankan keutuhan rumah tangga kecuali dalam keadaan tertentu
16. Tepat waktu dan rajin membayar iuran, pajak, retribusi, dan sebagainya
17. Menghindari hutang dan kredit dalam bentuk apa pun
18. Tidak mencoba-coba merokok, minuman keras, narkoba, dll
19. Menerapkan pola hidup sehat yang baik dan benar
20. Tidak berlebih-lebihan atas segala sesuatunya
21. Selalu berusaha tampil rapi dan sopan dalam setiap kesempatan
22. Menjadi orang yang jujur dan tidak berbohong sedikit pun
23. Belajar dengan giat dan tekun sesuai prioritasnya
24. Selalu ingat mati sehingga selalu berusaha istiqomah
25. Menikah dengan orang yang baik, disuka, dan soleh / solehah
26. Mewaspadai berbagai bentuk konspirasi dan propaganda
27. Selalu berhati-hati atas aliran sesat dan budaya berpengaruh buruk
28. Tidak boros dan tidak menjadi orang yang gengsian
29. Menjauhi segala bentuk persekutuan dengan jin, khodam, spirit, dkk
30. Selalu belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain
31. Senang melakukan penghematan namun jangan sampai kikir / pelit
32. Tidak mudah terpengaruh bujuk rayu lawan jenis
33. Menganggap hawa nafsu diri sendiri sebagai musuh utama
34. Berupaya sekuat tenaga menaham amarah saat sedang emosi / marah
35. Selalu mentaati budaya, nilai, morma, adat-istiadat dan hukum selama bukan maksiat
36. Tidak mengganggu ketentraman dan kenyamanan orang lain
37. Selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga / saudara
38. Menghormati tetangga dan selalu berbuat baik di lingkungan sekitar
39. Selalu berpikir dengan dilandasi akal sehat dan takwa
40. Menjaga diri dari makanan dan minuman yang bisa merusak kesehatan
41. Jangan sampai mudah percaya dengan orang yang baru dikenal
42. Rajin berolahraga secara rutin sesuai keadaan tubuh
43. Menjaga diri sendiri dari berbagai bentuk pelecehan seksual
44. Menjadikan kegagalan dan musibah sebagai pengalaman yang berharga
45. Selalu mengutamakan kehidupan di akhirat kelak daripada keduniawian
46. Mematikan alat-alat listrik yang tidak sedang digunakan
47. Menikmati apa-apa yang telah didapat dan tidak iri terhadap orang lain
48. Selalu berpikir positif dan menghilangkan pikiran negatif
49. Bekerja dengan baik dengan mengharapkan ridho dari Allah SWT
50. Menjaga kelestarian lingkungan alam dan berbuat baik pada binatang / hewan

Sebetulnya masih ada banyak hal lain yang penting untuk diturunkan kepada anak-anak kita agar selalu terhindari dari segala keburukan dunia dan akhirat.  Sampaikanlah segala bentuk perilaku baik secara perlahan-lahan dan sabar agar anak bisa memahaminya dengan baik.  Sebagai orangtua pun hendaknya selalu menjaga diri sendiri dari perbuatan buruk agar anak bisa belajar dan mengambil pengalaman dari orangtuanya sendiri yang juga merangkap sebagai guru yang paling baik,

Mudah-mudahan apa yang telah disampaikan di atas bisa membawa banyak keberkahan dan kebaikan kepada kita semua.  Apabila ada hal-hal kebajikan lain yang sekiranya patut ditambahan, mohon ditambahkan melalui fitur komentar yang ada di bagaian bawa tulisan ini.  Atas segala bentuk kesalahan dan kekurangan yang ada pada tulisan ini pada khususnya dan juga pada situs web blog ini pada umumnya kami minta dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya.  Terima kasih banyak atas perhatian dan kerjasama anda.
no image
Setiap orangtua pada umumnya ingin anak-anaknya menjadi pribadi yang baik.  Hanya orang tua yang aneh saja yang ingin anaknya menjadi anak yang tidak baik.  Orangtua yang baik akan mengajarkan, membimbing dan mengawasi anak-anaknya dalam menjalani berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari.  Dengan penuh kasih sayang para orangtua akan berusaha sekuat tenaga agar anaknya bisa menjadi anak yang sesuai harapan.  Sedari kecil anak-anak akan diajari untuk tidak melakukan berbagai perbuatan yang tidak baik.

Beberapa Contoh Perbuatan / Perilaku / Sikap / Sifat Anak yang Dibenci Oleh Orangtua :

1. Suka Berbohong
2. Susah Diatur
3. Terlalu Pemalu
4. Susah Makan
5. Malas Belajar
6. Suka Melawan Orangtua
7. Suka Berkelahi
8. Gemar Berkata Kasar
9. Malas Beribadah
10. Suka Nongkrong
11. Tidak Tahu Malu
12. Tukang Jahil
13. Main Game Terus
14. Suka Pulang Telat
15. Senang Bolos Sekolah
16. Nakal / Badung / Bandel
17. Boros Uang
18. Suka Menangis (Cengeng)
19. Suka Mencuri
20. Senang Jajan Sembarangan
21. Tidak Peduli Masa Depan
22. Malas Bangun Pagi
23. Jarang Mandi
24. Pola Hidup Tidak Sehat
25. Merusak Barang-Barang
26. Berbuat Onar / Bising
27. Menjadi Perokok / Pemiras
28. Terlalu Hemat (Pelit)
29. Enggan Membantu Orangtua
30. Membuat Malu Keluarga (Aib)
31. Malas Kenal Saudara
32. Terlalu Sering Nonton TV
33. Malas Membereskan Kamar
34. Cuek Dengan Tetangga
35. Plin-Plan
36. Tidak Bisa Mandiri
37. Kekanak-Kanakkan
38. Berpikiran Pesimis
39. Cita-Cita Rendah
40. Membicarakan Keburukan Orang
41. Sulit Membuat Keputusan
42. Senang Cari Penyakit
43. Kebut-Kebutan
44. Suka Pacaran
45. Berbuat Sadis
46. Ikut Aliran Sesat
47. Belajar Ilmu Gaib
48. Berteman Dengan Orang Jahat
49. Doyan Tidur
50. Suka Jorok

Apabila saat ini kita masih memiliki orangtua, maka sayangilah orangtua kita.  Secara umum tidak ada orang lain yang lebih sayang kepada diri kita daripada orangtua kita.  Walaupun orangtua bertindak tegas dan kasar terhadap diri kita, namun tetaplah bertujuan agar anaknya menjadi anak yang baik dan siap untuk menjalani hidup yang keras secara mandiri tanpa adanya campur tangan orangtua di masa dewasanya.  Hormati orangtua, hargai orangtua, sayangi orangtua, dan berikan rasa cinta yang sama seperti kita mencintai anak-anak kandung kita dan juga seperti kita mencintai diri kita sendiri.  Semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.
no image
Anak-anak merupakan cerminan masa depan orangtuanya.  Anak-anak yang berbahagia di usia dewasanya juga akan mempengaruhi kebahagiaan orangtua yang telah mengasuh dan mendidiknya sejak kecil.  Pada umumnya setiap orangtua ingin membuat anak-anaknya bahagia lahir dan batin.  Walaupun orangtua bersikap tegas dan keras terhadap anak-anaknya namun biasanya tetap untuk tujuan yang baik serta ingin agar anak-anaknya menjadi orang yang berhasil di masa depan.

Dalam membuat anak menjadi anak yang berbahagia, ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh para orangtua.  Ada cara-cara yang dapat dilakukan untuk membahagiakan anak jangka panjang dan ada juga yang untuk membahagiakan anak jangka panjang.  Kebahagiaan jangka panjang hanya bersifat sementara untuk dinikmati sesaat saja, sedangkan kebahagiaan jangka panjang dapat dinikmati dalam jangka waktu yang panjang atau lama.  Keduanya dibutuhkan oleh anak-anak sehingga para orangtua harus dapat berlaku bijaksana dan adil dalam menentukan jenis atau macam kebahagiaan apa yang akan diberikan kepada anak-anaknya.

Berikut di bawah ini merupakan contoh perbuatan yang dapat dipraktekkan untuk membuat anak menjadi anak yang bahagia.

Contoh Beberapa Cara Membahagiakan Anak untuk Jangka Pendek :

1. Membelikan mainan yang disukai anak
2. Membawakan makanan kesukaan yang dibeli dari luar rumah
3. Membuatkan makanan favorit anak sehari-hari
4. Mengajak anak bercanda-ria dalam suasana yang hangat
5. Mengajak anak berjalan-jalan di tempat-tempat menarik
6. Menceritakan sesuatu hal yang menarik
7. Bermain mainan bersama dengan anak-anak
8. Mengajak anak berbelanja di supermarket
9. Mandi hujan bersama anak saat turun hujan
10. Berolahraga permainan bersama sekeluarga
11. Mengajak anak ke tempat kerja / kantor orangtua
12. Ikut serta melakukan sesuatu yang disukai anak (hobi)

Contoh Beberapa Cara Membahagiakan Anak untuk Jangka Panjang :

1. Menyekolahkan anak di sekolah yang bagus dan aman
2. Membeli sebidang tanah atau rumah untuk digunakan anak setelah menikah
3. Mengajarkan anak-anak keterampilan yang bermanfaat
4. Membimbing anak dalam berwirausaha / berbisnis di usia muda
5. Menjaga anak-anak dari pergaulan yang salah atau berteman dengan anak nakal
6. Memberi pengetahuan mengenai bertahan hidup di dunia yang kejam
7. Mendidik anak dengan serius agar manjadi anak yang sholeh / sholehah
8. Membiasakan anak menabung emas, perak atau aset riil berharga lainnya
9. Mengajarkan anak tentang perilaku yang baik dan perilaku yang buruk
10. Menemukan minat dan bakat anak lalu mengembangkannya
11. Menikah dengan orang yang tepat dengan bibit, bebet dan bobot yang baik
12. Memilih tempat tinggal di daerah yang aman dari berbagai pengaruh buruk

Cara-cara membahagiakan anak di atas hanyalah sekedar contoh saja.  Para orangtua hendaknya agar dapat berkreasi dalam memberikan kebahagiaan kepada anak-anaknya.  Sesuatu yang sederhana dan murah mungkin bisa saja menjadi sesuatu yang mendatangkan kebahagiaan yang besar kepada anak-anak.  Sebaliknya, sesuatu yang mahal dan hebat mungkin hanya mendatangkan sedikit kebahagiaan kepada anak.  Uang bukan segalanya, kebahagiaan belum tentu bisa didapatkan dengan uang dalam jumlah besar.  Dengan berpedoman kepada ajaran agama dan dilengkapi dengan ilmu pengetahuan yang ada para orang tua pun dapat membuat anak-anaknya bahagia lahir batin secara optimal.
no image
Dalam menentukan film yang akan dilihat oleh anak-anak kita di rumah sebaiknya kita jangan asal-asalan karena salah memilih bisa menyebabkan dampak yang kurang baik pada perkembangan mental anak kita. Jangan samakan kita dengan anak kita, karena anak belum 100% bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya.

Berikut di bawah ini adalah tips dan trik yang dapat anda tarapkan saat memilih/membeli tontonan untuk anak dalam bentuk format apapun baik itu vcd, dvd, bd, dan lain sebagainya :

1. Lihat Siapa Saja Yang Boleh Menonton

Di label film original akan terlihat penilaian dari badan sensor negara yang menentukan siapa-siapa saja yang boleh melihat tayangan film tersebut. Bisa semua umur, remaja dan dewasa. Jangan melanggar label penilaian tersebut agar anak kita selamat dari pengaruh negatif film. Bisa saja film anak-anak tetapi rating di bungkus kemasan filmnya untuk remaja atau untuk orang dewasa, sehingga anak-anak kita dilarang untuk mengkonsumsinya.

2. Survey Informasi Produk Di Internet dan Tanggapan Masyarakat

Jangan malas untuk mencari informasi sebelum membeli sesuatu. Di internet banyak sekali info-info berharga tentang suatu produk yang ada di pasar indonesia dan luar negeri. Kita bisa mengetahui beragam penilaian orang tentang suatu film apakah baik atau buruk, berkualitas atau tidak berkualitas, layak beli atau tidak, boleh untuk anak-anak atau tidak, dan lain-lain.

3. Harga Mahal Tidak Selalu Pasti Bagus Untuk Anak-Anak

Jangan terkecoh dengan harga, karena film yang harganya mahal belum tentu lebih baik daripada film yang harganya murah meriah. Biasanya harga film vcd atau dvd bisa mahal karena film baru, film dari perusahaan tertentu, film dengan edisi spesial, film luar negeri (impor), film dengan kemasan bagus/unik, dan lain sebagainya.

4. Tonton Dulu Sebelum Diberikan Ke Anak

Untuk keputusan terakhir boleh tidaknya suatu film dilihat oleh anak-anak kita adalah dengan menyaksikan sendiri. Kita pahami dan kita nilai sendiri apakah nilai-nilai yang dibawakan film tersebut baik untuk anak atau tidak. Film yang tidak menarik juga bisa dijadikan dasar ketidaklayakan menjadi tontonan anak, karena hanya buang-buang waktu anak kita saja.

5. Waspadai Sisipan Trailer Film Lain

Jangan kaget jika sebelum menonton film utama maupun setelahnya disisipi oleh cuplikan film-film yang tidak layak disaksikan anak-anak karena itu sudah biasa di film indonesia. Yang dapat kita lakukan adalah dengan memegang kendali penuh atas media film tersebut dan selalu mendampingi anak saat menonton, sehingga kita langsungkan ke film utama tanpa melihat trailer film yang lain. Cara lainnya yaitu dengan melakukan editing film dengan membuang trailer film lainnya dan yang pasti tidak mudah dilakukan oleh orang-orang yang tidak ahli di bidang ini.

-----
Yang paling baik adalah dengan selalu mengawasi tontonan anak kita baik dari siaran televisi maupun dari media penyimpanan tontonan. Sebagai orang tua kita harus dapat menyaring mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilihat oleh anak-anak kita. Jika ada yang tidak baik dan terlanjur tertonton oleh anak-anak kita, maka kita harus segera memberi penjelasan agar anak-anak tidak terpengaruh oleh pengaruh buruk yang baru saja mereka lihat.
no image
Sungguh miris ketika melihat kondisi di lapangan bahwa di sekitar sekolah dasar (SD) dijual jajanan makanan dan minuman yang mungkin tidak sesuai dengan standar kesehatan. Yang paling parah adalah konsumennya adalah anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa kita. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah pihak sekolah telah melakukan pengawasan ketat terhadap jajanan murid-muridnya?

Ada banyak orang yang mencoba mengeruk banyak keuntungan dengan manjual makanan dan minuman dengan campuran bahan-bahan yang bukan untuk konsumsi manusia dengan alasan agar untung yang didapat lebih banyak. Entah sadar atau tidak sadar para oknum pedagang itu merusak anak-anak yang tidak berdosa untuk keuntungan finansial yang tidak seberapa.

Seharusnya pihak sekolah baik guru maupun tata usaha beserta orang tua murid secara bersama-sama melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual sebagai jajanan anak di sekitar sekolah. Setidaknya setiap makanan dan minuman yang dijual tanpa standar registrasi depkes / kemkes harus segera dicek ke laboratorium mengenai keamanannya bagi kesehatan anak-anak. Yang ada register depkes/kemkes pun harus dicek pula keaslian dan registrasinya di kemkes karena bisa jadi jajanan yang dijual palsu bukan buatan pabrik aslinya.

Jika pihak sekolah tidak peduli terhadap nasib anak didik yang menjadi tanggungjawabnya lalu siapa lagi yang harus peduli. Apakah harus jatuh korban dulu baru mau bergerak. Pihak orang tua juga harus siap sedia membantu sekolah dalam hal dukungan moral, biaya, waktu, tenaga, dan lain sebagainya karena tanpa dukungan orangtua murid, pihak sekolah pun akan mengalami kesulitan juga.

Akan jauh lebih baik lagi jika pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertindak tegas dengan melakukan pengawan ketat bersama-sama dengan pihak sekolah dan orang tua siswa-siswi sekolah. Tidak hanya sd, namun juga smp, sma dan kampus juga perlu diawasi secara ketat. Akan terjadi kehancuran fatal jika nantinya generasi muda kita sebagian besar terkena penyakit parah dan kronis akibat akumulasi racun yang dikonsumsinya dari kecil sampai dewasa. Mau jadi negara apa indonesia kita nanti?
no image
Pasangan suami istri yang baik harus mempersiapkan nama panggilan dari anak-anak kepada mereka sejak dini. Usahakan memilih pasangan nama panggilan anak-anak kepada orangtua yang umum dan tidak terdengar aneh di telinga masyarakat. Jangan memilih pasangan nama yang kurang cocok seperti Bapak dan Bunda atau Daddy dan Ummi walaupun tidak dilarang.

Berikut ini adalah beberapa nama panggilan bagi orang tua (ayah dan ibu) yang umum dalam masyarakat :

- Ayah dan Ibu
- Papa dan Mama
- Bapak dan Ibu
- Abi dan Ummi
- Ayah dan Bunda
- Pa'e dan Ma'e
- Babe dan Nyak
- Papi dan Mami
- Abah dan Emak
- Daddy dan Mummy
- Dad dan Mom
- Bokap dan Nyokap

Jika ada tambahan mohon bantuan anda untuk melengkapi daftar panggilan anak-anak kepada orangtuanya. Terima kasih.
no image
Terkadang anak bayi suka memuntahkan kembali air susu yang diminum baik asi maupun susu formula yang dapat kita lihat dari sekitar mulut dan bibir bayi. Air susu yang dikeluarkan melalui mulutnya bisa sedikit dan bisa juga banyak. Tentu saja hal ini suka membuat ibu muda yang belum berpengalaman menjadi panik.

Untuk Mengatasinya cukup menyendawakan bayi setelah minum susu formula atau minum asi agar udara yang turut tertelan selama minum susu bisa keluar. Caranya gendong bayi dengan posisi tidur vertikal didirikan dengan kepala berada di pundak dan kaki berada di bawah serta badan menempel tubuh penggendong. Tepuk-tepuk pelan atau elus-elus punggung bayi sampai sendawa atau sampai dengan kurang lebih lima menit jika tidak terdengar sendawa. Selamat mencoba, jika tetap bermasalah hubungi dokter spesialis anak.
no image
Dipijat memang menyenangkan apabila dilakukan secara tepat. Hal itu pun berlaku bagi bayi di mana dengan cara memijat yang tepat maka bayi akan senang dan memberi efek positif bagi kesehatan fisik dan mental bayi yang diberi pijatan. Memijat bayi dipercaya dapat meningkatkan kontak batin antara ibu dan anak bayi atau antara ayah dan anak bayinya.

Fungsi dari memijat bayi apabila dilakukan secara tepat di bagian dada dapat memperkuat jantung dan paru-paru. Pada wajah akan bermanfaat untuk melemaskan otot wajah, punggung dapat memperkuat otot tulang belakang, perut untuk mengurangi sembelit serta kaki dan tangan untuk memperkuat kaki dan tangannya.

Lakukan pemijatan bayi selama kurang lebih 15 menit di tempat yang bersih dan nyaman pada pagi dan malam hari menjelang tidur. Sebaiknya beri asi atau makan bayi dulu agar tidak lapar dan siapkan minyak oles dan pakaian ganti bersih untuk sang buah hati. Mulai dengan sentuhan lembut disertai kontak mata dan dendangan lagu atau perkataan orang tua ke bayi. Pijat dengan lembut dan bila bayi tidak mau atau menangis sebaiknya jangan dilanjutkan.

Kebaikan / Manfaat Pijatan Bayi :

1. Meningkatkan hubungan batin serta jalinan kasih antara orang tua dengan buah hati serta membuat orangtua semakin memahami anaknya.

2. Memacu pertumbuhan susunan otot dan kelenturan yang baik bagi pertumbuhan fisik bayi.

3. Memacu sistem pernapasan, pencernaan, peredaran darah, kekebalan dan denyut jantung bayi.

4. Membuat bayi rileks serta dapat membuat bayi tenang dalam tekanan atau stress.

Tips :
Pelajari dulu cara memijat bayi yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat mencoba.
no image
Betapa senangnya orangtua yang memiliki anak yang penurut dan tidak bandel dan tidak melawan orang tua. Tapi terkadang ada saja anak yang hobi keluyuran tidak jelas untuk nongkrong-nongkrong bahkan untuk melakukan tindakan yang melanggar norma dan hukum. Untuk itu perlu ada suatu tindakan yang dapat membuat anak betah di rumah antara lain :

1. Beri Mainan Kesukaannya Seperti Gasing, Die-Cast, Gadget, Binatang Peliharaan, Dll
2. Ciptakan Kondisi Rumah Yang Nyaman dan Menyenangkan
3. Beri Kesibukan Yang Berguna Seperti Bisnis Atau Bimbel/Kursus
4. Pindah Ke Lingkungan Baru Yang Mendukung Perkembangan Anak
5. Orangtua Menjadi Tegas dan Otoriter Demi Kebaikan Anak
6. Batasi Uang Saku Seminim Mungkin (Cukup Untuk Sedikit Jajan)
7. Pilih Sekolah Yang Sedikit Anak Bandelnya Tetapi Tidak Borju
8. Beri Pendidikan / Penjelasan Dasar (Doktrin) Baik dan Buruk
9. Hidup Sederhana Tidak Bergaya Tajir Walau Ortu Banyak Uang
10. Ciptakan Lingkungan Yang Agamis Di Dalam dan Luar Rumah

Semoga Berhasil dan jika anda punya tips lainnya ditunggu lewat komentarnya.
no image
Sudden infant death Syndrome atau yang disingkat SIDS adalah kematian mendadak pada bayi ketika sedang tidur. Untuk itu diperlukan kewaspadaan yang cukup baik ketika si kecil bobo / tidur agar tidak mengalami suatu kejadian yang dapat menimbulkan SIDS yang fatal. Ada beberapa trik / tips untuk mencegah SIDS pada bayi :

1. Hindari meletakkan benda-benda seperti botol susu, mainan, guling, dan sebagainya karena dikhawatirkan dapat mengganggu saluran napas dan peradaran darah ketika bergerak bebas saat tidur. Jaga kebersihan benda-benda yang sering dipakai atau bersentuhan dengan sang buah hati.

2. Jangan tidur bertiga di ranjang yang sama tanpa pelindung yang memadai dari tertimpa, tertendang, terpukul dan lain sebagainya. Sebaiknya pisahkan bayi dari orang tua di ranjang sendiri khusus bayi namun masih satu kamar dengan orangtua. Jika orangtua tidurnya aktif bergerak ke mana-mana sebaiknya pisahkan bayi di ranjangnya sendiri.

3. Jangan merokok dekat bayi karena dapat meningkatkan resiko SIDS (Sudden infant death sindrome) pada anak bayi. Sebaiknya berhenti merokok saat hamil dan menyusui baik sang ayah maupun sang ibu (orang tua bayi). Jika orang tua habis mabuk atau sangat lelah jangan tidur di samping bayi. Orang tua harus sigap dan tanggap jika si kecil menangis terbangun dari tidurnya untuk menenangkan si kecil.

4. Tidurkan sang buah hati pada posisi terlentang agar mudah bernapas bebas. Hindari posisi tengkurap dan miring yang mengganggu pernapasannya sehingga meningkatkan terjadinya SIDS. Tidurkan dengan posisi kaki di bawah tempat tidur jika menggunakan selimut bayi agar mudah membebaskan diri dari selimut.

5. Ada baiknya si kecil tidur memakai box bayi yang terpisah dari ranjang orang tua dengan matras yang memiliki permukaan rata tidak terlalu empuk agar dapat tidur dengan stabil. Jangan ditidurkan di sofa, meja, kursi, dsb lalu ditinggal atau ikut tidur.

6. Jaga kondisi lingkungan kamar yang sesuai dengan kenyamanan bayi. Bersihkan ruangan, ranjang bayi dan perlengkapan bayi secara rutin untuk menjaga higienitas dan menghindari gangguan binatang/serangga penganggu. Jaga suhu ruangan yang nyaman bagi bayi yaitu sekitar 21 derajat celcius dengan oksigen yang cukup. Berikan tudung/cover pelindung bila perlu ketika banyak nyamuk.

Semoga si kecil dapat tidur nyenyak bebas SIDS.
no image
Terus berhati-hatilah dalam menjaga buah hati anda dari incaran orang-orang jahat yang siap mangambil alih anak anda untuk dimintai tebusan atau dijual kembali kepada pihak lain. Para penculik terus mengembangkan teknik penculikan mereka sehingga kita pun sebagai orang tua terus dibuat was-was.

Berikut ini adalah beberapa modus operandi tukang culik dalam menjalankan aksi penculikannya terhadap anggota keluarga kita :
1. Berpura-pura sebagai pembantu atau tamu.
2. Mengajak anak jalan-jalan dengan iming-iming.
3. Menjemput anak di sekolah pura-pura sebagai saudara.
4. Menyekap paksa anak di dalam mobil / rumah.
5. Masuk diam-diam ke dalam rumah seperti maling.
6. Dibawa orang ketika terpisah di keramaian.
7. Ditipu orang lewat telepon diarahkan ke tempat tertentu.
dan masih banyak lagi modus lainnya.

Untuk meminimalisir resiko anak diculik maka kita harus selalu waspada dan juga memberikan pemahaman sejak dini pada anak agar bisa membedakan orang baik dan orang jahat serta tahu identitas diri serta alamat rumah.

Yang perlu diajarkan pada anak :
1. Sikap waspada pada orang asing yang siap menyakiti mereka
2. Menjelaskan tindak kejahatan yang mungkin terjadi dan cara mengatasi.
3. Identitas diri, identitas orang tua, alamat tempat tinggal, nomor telepon keluarga, nomor telepon penting (polisi)
4. Cara meminta bantuan pada orang lain yang bisa dipercaya
5. Cara pulang ke rumah sendiri dengan transportasi umum
6. Berkomunikasi dengan petugas (polisi, satpam, costumer service, dan lain sebagainya.

Waspadalah mulai sekarang agar tidak menyesal di kemudian hari.
no image
Wanita yang telah melahirkan anak sangat dianjurkan untuk memberikan air susu yang berasal dari tubuh si ibu karena air susu ibu sangat diperlukan bagi bayi yang baru lahir hingga usia tertentu. ASI yang merupakan singkatan dari air susu ibu bermanfaat untuk menurunkan antibodi, memberikan makanan, memberi minum dan lain-lain kepada bayi. Untuk itu ibu menyusui sebaiknya mengkonsumsi makanan yang dapat memperlancar air susunya.

Berikut ini adalah beberapa jenis bahan makanan yang membantu perempuan yang baru menjadi ibu, agar produksi air susu ibu meningkat dan lancar hingga si buah hati cukup bisa makan makanan non asi serta makanan lain yang bagus untuk ibu menyusui.

1. Daun Katuk

Mengandung vitamin A, C, B1, zat besi, kalium, protein, fosfor, sterol, alkaloid, asam seskuiterna. Dipercaya sayuran daun katuk bisa membantu meningkatkan air susu ibu mama yang cukup signifikan.

2. Bunga Pepaya

Mengandung vitamin A, C, fosfor, kalium, enzim papain. Sangat baik untuk membantu meningkatkan protein dalam tubuh ibu serta meningkatkan selera nafsu makan.

3. Bayam Hijau dan Bayam Merah

Mengandung vitamin A, B6, C, E, K, asam folat, riboflavin, fosfor, kalium, protein, zat besi, karoten, thiamin. Bayam yang berwarna merah dan ijo tua baik untuk membantu menurunkan sistem kekebalan yang baik bagi bayi.

4. Kedelai Jepang (Edamame)

Mengandung vitamin C, K, zat besi, magnesium, riboflavin, protein, mangan, kalium, fosfor. Kedele jepang alias edamame sangat bagus karena kaya protein yang dapat menggantikan makan ikan, ayam, daging, dan protein hewani lainnya.

5. Kacang Hijau

Kacang ijo mengandung Vitamin B1, protein, fosfor, tiamin, mangan, kalium, magnesium, asam folat. Kacang hijau membantu mencukupi kebutuhan protein dan energi.

6. Pare

Mengandung vitamin K, likopen, fitokimia lutein, anti oksidan yang sangat baguna untuk merangsang produksi insulin, menurunkan kadar gula di dalam darah, anti kanker, dan lain sebagainya.

7. Buah Jambu Air

Mengandung vitamin A, C, zat besi, fosfor, kalium. Memberi manfaat seperti membantu melindungi sistem kekebalan tubuh, membuat lebih tahan infeksi, meningkatkan fungsi syaraf serta otot.

8. Semangka

Mengandung vitamin A, C, asam folat, kalium. Buah semangka segar sangat baik untuk mencukupi kebutuhan vitamin A sang ibu menyusui serta kebutuhan air.

9. Labu Siam

Mengandung vitamin B6, C, K, asam folat, kalium, magnesium, zinc, mangan. Labu siam dapat membantu mencukupi kebutuhan asam folat ibu yang sedang menyusui karena ketika memberi susu membutuhkan asam folat yang cukup banyak. Labu siam juga mampu membantu pertumbuhan sel dan juga perkembangan/pertumbuhan tubuh sang buah hati.

10. Buah Pepaya

mengandung vitamin A, C, kalium, asam folat. Sangat baik untuk menjaga asupan kalium bagi ibu menyusui agar tidak mudah capek / lelah.

Sekian terima kasih, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
no image
Tidaklah mudah untuk membentuk keluarga yang damai, aman, bahagia, sejahtera. Diperlukan pengorbanan serta tanggungjawab dari masing-masing pihak dalam menjalankan peran dalam keluarga. Rasa cinta, hormat, setia, saling merhargai dan lain sebagainya merupakan hal wajib yang perlu dibina baik suami maupun istri. Dengan mengetahui dan memahami hak dan kewajiban suami isteri yang baik diharapkan dapat mempermudah kehidupan keluarga berdasarkan ajaran agama dan hukum yang berlaku.

Berikut ini adalah beberapa hak dan kewajiban pasangan suami isteri yang baik :

A. Kewajiban Suami
- Memberi nafkah keluarga agar terpenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan.
- Membantu peran istri dalam mengurus anak
- Menjadi pemimpin, pembimbing dan pemelihara keluarga dengan penuh tanggung jawab demi kelangsungan dan kesejahteraan keluarga.
- Siaga / Siap antar jaga ketika istri sedang mengandung / hamil.
- Menyelesaikan masalah dengan bijaksana dan tidak sewenang-wenang
- Memberi kebebasan berpikir dan bertindak pada istri sesuai ajaran agama agar tidak menderita lahir dan batin.

B. Hak Suami
- Isteri melaksanakan kewajibannya dengan baik sesuai ajaran agama seperti mendidik anak, menjalankan urusan rumah tangga, dan sebagainya.
- Mendapatkan pelayanan lahir batin dari istri
- Menjadi kepala keluarga memimpin keluarga

C. Kewajiban Isteri
- Mendidik dan memelihara anak dengan baik dan penuh tanggung jawab.
- Menghormati serta mentaati suami dalam batasan wajar.
- Menjaga kehormatan keluarga.
- Menjaga dan mengatur pemberian suami (nafkah suami) untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
- Mengatur dan mengurusi rumah tangga keluarga demi kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga.

D. Hak Istri
- Mendapatkan nafkah batin dan nafkah lahir dari suami.
- Menerima maskawin dari suami ketika menikah.
- Diperlakukan secara manusiawi dan baik oleh suami tanpa kekerasan dalam rumah tangga / kdrt.
- Mendapat penjagaan, perlindungan dan perhatian suami agar terhindar dari hal-hal buruk.

E. Kewajiban Suami dan Istri
- Saling mencintai, menghormati, setia dan saling bantu lahir dan batin satu sama lain.
- Memiliki tempat tinggal tetap yang ditentukan kedua belah pihak.
- Menegakkan rumah tangga.
- Melakukan musyawarah dalam menyelesaikan problema rumah tangga tanpa emosi.
- Menerima kelebihan dan kekurangan pasangan dengan ikhlas.
- Menghormati keluarga dari kedua belah pihak baik yang tua maupun yang muda.
- Saling setia dan pengertian.
- Tidak menyebarkan rahasia / aib keluarga.

F. Hak Suami dan Istri
- Mendapat kedudukan hak dan kewajiban yang sama dan seimbang dalam keluarga dan masyarakat.
- Berhak melakukan perbuatan hukum.
- Berhak diakui sebagai suami isteri dan telah menikah jika menikah dengan sah sesuai hukum yang berlaku.
- Berhak memiliki keturunan langsung / anak kandung dari hubungan suami isteri.
- Berhak membentuk keluarga dan mengurus kartu keluarga / kk.