Articles by "Transportasi"
Showing posts with label Transportasi. Show all posts
no image
Demi keselamatan diri kita dan orang lain yang berada satu kendaraan yang kita, maka hendaknya kita selalu waspada akan rasa kantuk yang menyerang saat sedang mengendarai kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor.  Rasa mengantuk bisa muncul tiba-tiba menyerang diri kita yang sedang berjuang membawa kendaraan bermotor ke tempat tujuan.  Jika gagal mengatasi rasa kantuk, maka bersiap-siaplah menerima maut dan nasib buruk yang mungkin akan menimpa diri kita.

Jika sudah merasa mengantuk, maka sebaiknya segeralah untuk beristirahat sejenak untuk menghilangkan rasa kantuk yang ada.  Jangan menahan rasa kantuk sekuat tenaga karena kita hanyalah manusia biasa yang normal yang butuh tidur setiap hari.  Jangan disamakan dengan robot yang bisa beroperasi terus-menerus tanpa henti.  Berhenti di tempat yang aman untuk kemudian istirahat cari angin atau bahkan tidur selama beberapa waktu.

Beberapa Cara Mengatasi Mengantuk Ketika Menyetir Mobil / Sepeda Motor di Jalan Raya :

1. Cari Supir Pengganti

Jika ada orang lain yang bisa menggantikan kita menyetir maka mintalah orang itu menggantikan kita.  Dengan demikian kita bisa terlepas dari tugas menyetir dan menjadi penumpang biasa.  Dalam kesempatan itu maka segarkanlah pikiran kita supaya ngantuknya hilang.

2. Istirahat Sejenak Cari Angin

Berhentilah di pinggir jalan atau di parkiran yang aman yang bisa kita jadikan tempat untuk refreshing menyegarkan pikiran dan tenaga supaya rasa mengantuk yang muncul bisa berkurang atau bahkan dihilangkan secara total.

3. Istirahat Total alias Tidur

Jika sudah ngantuk berat, maka yang bisa kita lakukan adalah tidur.  Namun tidur di dalam mobil harus kita perhatikan banyak aspek teknis dan non teknis agar kita tidak mati lemas karena kurang oksigen saat sedang tidur.  Jika mungkin maka berhentilah di masjid yang selasarnya bisa kita gunakan untuk tidur.  Jika sudah merasa segar dan tidak mengantuk lagi maka anda bisa melanjutkan perjalanan (safar) anda.

---

Semoga tulisan tentang mengantuk ketika membawa mobil atau sepeda motor ini bisa bermanfaat bagi kita semua, kurang lebih mohon maaf dan terima kasih.
no image
Apabila kita tidur di dalam mobil maka kita harus berhati-hati.  Terutama apabila tidak ada orang dewasa yang terjaga di dalam mobil untuk memastikan situasi dan kondisi aman untuk diri kita tidur di dalam mobil.  Hal ini dikarenakan tidur di dalam mobil bisa menyebabkan manusia meninggal dunia.  Sudah banyak sekali korban jiwa melayang akibat tertidur di dalam mobil dalam kondisi yang tidak benar.

Beberapa Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Tidur di Dalam Mobil :

1. Pastikan Udara Bersih

Jika menggunakan ac maka pastikan mobil sedang berjalan dikendarai oleh supir atau berada di tempat yang terbuka (outdoor) untuk memastikan udara yang disedot ke dalam mesin ac mobil adalah udara yang bersih, bukan udara yang sudah tercemar asap knalpot di dalam ruangan tertutup.

2. Pastikan Ada yang Menjaga Kita

Jika ac terus menyala maka kita harus pastikan ada yang akan terus terjaga untuk menjaga kondisi tetap baik-baik saja selama kita tidur nantinya.

3. Buka Jendela

Jika mau tidur sendiri atau bersama-sama tetapi tidak ada yang menjaga maka sebaiknya matikan ac, matikan mesin dan buka jendela mobil agar udara segar bisa mudah keluar masuk ke mobil yang kita tiduri.  Bisa terpaksa memasang ac pun kita harus sedikit membuka jendela secukupnya agar jika terjadi apa-apa kita masih bisa mendapat udara segar dari jendela yang terbuka.

4. Jangan Meninggalkan Anak-Anak di Dalam Mobil Semenit Pun

Biar pun ac menyala terus, anak-anak tidak boleh ditinggalkan begitu saja di dalam mobil, karena anak-anak bisa ceroboh dan melakukan kesalahan fatal yang dapat membunuh diri mereka sendiri.  Mereka bisa mati lemas jika ac mobil mati dan kepanasan di dalam mobil.

---

Kasusnya banyak orang yang meninggal dunia akibat mati lemas menghidup udara yang tercemar karbon monoksida dan karbon dioksida yang dihasilkan oleh emisi kendaraan bermotor.  Dengan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kematian maka kita pun akan selamat dari kematian yang bisa kita hindari.
no image
Serbuan ojek online yang begitu cepat telah membuat para pengojek tradisional yang biasanya mangkal mengunggu penumpang di suatu tempat menjadi kehilangan banyak konsumennya.  Salah satu hal yang menyebabkan ojek pangkalan kalah bersaing dengan ojek online adalah karena tarif.  Tarif yang ditetapkan oleh para tukang ojek pangkalan biasanya sangat mahal, baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh.

Selain masalah tarif yang tinggi dan tidak ada patokan yang baku, ojek pangkalan juga memiliki kekurangan lainnya.  Biasanya penumpang harus datang ke pangkalan ojek untuk bisa menggunakan jasa pengojek.  Sedangkan pada ojek online, penumpang dimanjakan dengan kemudahan dijemput di tempat tanpa harus repot-repot berjalan kaki jauh.  Belum lagi adanya diskon-diskon yang membuat tarif yang sudah ditetapkan jadi lebih murah lagi.

Solusi yang Paling Baik untuk Tukang Ojek Pangkalan

Untuk bisa bersaing maka sebaiknya tukang ojek pangkalan mulai melakukan berbagai perbaikan layanan agar masyarakat tertarik untuk menggunakan jasanya.  Dari segi tarif sebaiknya tukang ojek pangkalan mengikuti tarif tukang ojek online.  Tarif bisa dihitung dengan menggunakan aplikasi konsumen ojek online di ponsel pintar.  Para tukang ojek pangkalan pun juga harus mau dipanggil ke tempat penumpang berada tanpa ditambah pungutan lain.  Setiap pangkalan memiliki manajer yang siap mengatur pesanan para penumpangnya untuk diteruskan ke pengojek yang tersedia.

Tukang ojek pangkalan pun juga kalau bisa bersatu membuat aplikasi tersendiri yang anggotanya adalah para pengojek pangkalan yang telah lulus pengujian seindonesia.  Dengan demikian maka konsumen akan memiliki pilihan dalam menentukan ojek yang akan dipakainya.  Perkembangan teknologi memang terkadang sulit dibendung dan siap merugikan kita.  Oleh sebab itulah maka hendaknya kita dapat selalu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang terus berubah-ubah demi kebaikan diri kita sendiri.
no image
Dalam keseharian hidup kita sehari-hari tentu sudah biasa kita mendengar banyak kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang disebabkan oleh tidak berfungsinya rem kendaraan alias rem blong.  Rem blong yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas biasanya terjadi pada kendaraan roda empat atau lebih.  Tentu ini merupakan sesuatu hal yang begitu mengkhawatirkan kita semua, karena bisa saja suatu saat kita bisa menjadi korbannya.

Menambah Rem Dengan Sistem Berbeda

Jika kita ingin mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh mobil atau bis yang mengalami rem blong, maka harus ada upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.  Menurut saya pemerintah harus membuat aturan baru di mana setiap mobil dan bus menambah alat pengereman pada kendaraan.  Dengan demikian ketika rem kaki tidak bisa bekerja dengan baik, maka dapat digunakan rem yang lainnya untuk mengurangi kecepatan kendaraan yang berubah menjadi liar.

Mungkin sistemnya bisa meniru sistem sepeda motor.  Pada setir mobil ditambahkan rem tangan yang memiliki fungsi yang sama seperti halnya rem kaki.  Walaupun hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam menyediakan rem tambahan pada kendaraan roda empat ke atas, namun hal ini tidak sebanding dengan nyawa manusia yang selama ini menjadi taruhannya.

Jika hal ini dilakukan dengan baik, maka saya yakin jumlah kecelakaan kendaraan bermotor yang diakibatkan oleh rem blong dapat diminimalisir seminimal mungkin.  Pada awalnya tentu hal ini akan mendapatkan penolakan dari berbagai pihak.  Namun ketika rem tambahan tersebut telah berhasil mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat rem blong, maka orang-orang secara umum tidak akan lagi melakukan penolakan.  Semoga bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.
no image
Ngebut adalah sesuatu hal yang secara umum tidak baik.  Ngebut adalah memacu berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain dengan kecepatan yang tinggi di atas batas normal ketika berkendara di jalan biasa.  Memacu kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor dengan kecepatan tinggi di jalan raya dapat meningkatkan resiko kecelakaan kendaraan bermotor.  Ada banyak hal yang menjadi penyebab seseorang ngebut di jalan raya.

Hal / Faktor yang Menyebabkan Orang Memacu Kendaraan Bermotor dengan Kecepatan Tinggi di Jalanan Umum :

1. Kebiasaan yang Mendarah Daging

Sebagian pengendara sepeda motor dan juga mobil memiliki kebiasaan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.  Tidak peduli situasi, kondisi, cuaca, keamanan, toleransi, tepo seliro, dan lain sebagainya, orang yang sudah biasa mengebut di jalan akan selalu berusaha ngebut di setiap ada kesempatan.  Mungkin bisa jadi seseorang menjadi terbiasa ngebut di jalanan karena ketagihan dengan perasaan menyenangkan yang muncul ketika adrenalin yang terpacu saat berkendara dengan kecepatan tinggi yang membahayakan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya.  Pengendara yang semacam ini hendaknya tidak diberi surat izin mengemudi (SIM) oleh kepolisian karena sangat berbahaya bagi para pengguna jalan umum.

2. Terburu-Buru / Mengejar Waktu

Seseorang yang sedang dikejar-kejar waktu bisa saja akan berusaha untuk dapat cepat sampai di tempat tujuan.  Salah satunya dengan mengendarai kendaraan mobil atau sepeda motor dengan kecepatan yang lebih dari yang diperbolehkan.  Misalnya saja seperti takut terlambat sampai sekolah, ada janji acara pertemuan bisnis yang waktunya sudah mepet, kebelet ingin buang air, takut ketinggalan kereta, dan lain sebagainya.

3. Melarikan Diri dari Sesuatu Hal

Kadangkala orang menggeber kendaraan bermotornya untuk menghindarkan diri dari sesuatu hal yang tidak diinginkan.  Contohnya seperti melarikan diri dari kejaran polisi, melarikan diri dari kejaran penjahat, penjambret yang baru saja melakukan aksi penjambretan, pelaku perampokan yang melarikan diri, ingin menghilangkan jejak dari pihak-pihak yang membuntuti, dan lain sebagainya.

4. Unjuk Gigi / Pamer

Biasanya jika seseorang sudah berada di dalam komunitas orang-orang yang suka ngebut di jalan raya, orang tersebut bisa terpengaruh menjadi tukang ngebut dengan kecepatan tinggi juga.  Misalnya bergabung dengan konvoi teman-teman yang ngebut, bergabung dengan genk motor, ingin dikatakan jantan oleh teman-temannya.  Bisa juga seseorang memacu kendaraan sepeda motor atau mobilnya dengan kecepatan tinggi ketika sedang bersama dengan orang yang disukainya untuk menunjukkan bahwa dirinya keren, berani, jantan, tangguh, nekat, dan lain sebagainya.

5. Terpaksa

Ngebut dijalanan bisa saja terjadi akibat dari adanya peraturan kecepatan minimal yang ditentukan oleh Dinas Perhubungan daerah setempat.  Misalnya seperti di jalan tol yang setidaknya harus memacu kendaraannya dengan kecepatan 60km/jam, di atas kecepatan standar pada jalan umum biasa.  Contoh lainnya itu seperti tidak sengaja masuk ke dalam jalur cepat sehingga mau tidak mau harus ikut serta dalam kegiatan berkendara dengan kecepatan di atas rata-rata.

Terima Kasih.
no image
Pecah ban adalah suatu masalah serius yang bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan pada siapa saja.  Tidak mengenal ban baru dan ban lama, pecah ban bisa terjadi tanpa diduga-duga.  Pecah ban adalah kejadian yang sangat ditakuti oleh pengguna kendaraan bermotor karena dapat menyebabkan kecelakaan fatal yang bisa merengut korban jiwa, cacat, luka berat, luka ringan, syok, dan lain sebagainya pada seluruh penumpang kendaraan.  Bukanlah sesuatu hal yang mustahil membuat suatu sistem mobil yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat pecahnya ban di jalan raya.

Beberapa Cara Mengatasi / Menghindari Kecelakaan Pada Mobil yang Pecah Ban / Roda di Jalan Raya :

1. Ban Ganda

Dengan menggunakan delapan ban sekaligus pada mobil, maka kejadian pecah ban tidak akan banyak mempengaruhi kondisi mobil saat melaju.  Dalam kondisi ban pecah, indikator ban akan menyala sehingga pengemudi dapat melakukan pergantian ban yang tidak layak pakai dengan ban cadangan.  Atau bisa juga pengemudi akan mengurangi kecepatannya untuk menuju ke bengkel terdekat dan mendapatkan perbaikan ban yang rusak.

2. Ban Mati Berongga

Pada kendaraan militer seperti mobil panser memiliki lapisan ban mati yang memiliki banyak rongga udara di dalamnya.  Ketika ban luar pecah maka masih terdapat ban mati yang bisa digunakan untuk perjalanan kurang lebih sejauh 80 kilometer.

3. Velg Besar dan Kuat

Besi pelek roda mobil memang tidak layak untuk dijadikan alas mobil.  Namun velg yang besar dan kuat mungkin bisa menjadi penolong sementara untuk mobil yang mengalami pecah ban secara tiba-tiba sehingga mobil tidak serta merta menjadi miring atau oleng akibat hilangnya keseimbangan.  Velg didesain besar dan tebal sehingga tidak jauh berbeda dengan ukuran karet ban.

4. Ban Pengganti Otomatis

Jika ban ganda sulit diterapkan pada mobil, maka cara alternatif yang bisa digunakan adalah penggunaan ban ganda yang hanya muncul secara otomatis ketika ban roda utama mengalami kempes atau pecah ban.  Dengan demikian peristiwa pecahnya ban mobil tidak akan serta merta mengganggu keseimbangan laju mobil karena ban cadangan langsung timbul untuk menggantikan fungsi penting dari ban utama.

Itulah beberapa inovasi yang mungkin bisa diterapkan pada mobil yang ada pada saat sekarang ini untuk mencegah hancurnya mobil, hilangnya nyawa, cacatnya tubuh, sakitnya badan, dan kerugian lainnya akibat dari kecelakaan mobil yang terjadi akibat roda ban yang pecah secara tiba-tiba saat dikendarai.  Mudah-mudahan dapat membawa kebaikan pada kita semua, terima kasih.
no image
Jika kita melihat kereta api krl yang melintas di sekitar kita pada jam-jam sibuk, biasanya akan terlihat gerbong-gerbong kereta yang dipenuhi oleh penumpang baik di dalam maupun di atap gerbong. Pemandangan seperti ini sudah tidak asing bagi masyarakat jabodetabek (jakarta bogor depok tangerang bekasi). Kecelakaan yang terjadi pada penumpang kereta api pun kerap kali terjadi, mulai dariyang terjatuh, sampai yang tersengat listrik tegangan tinggi. Namun tetap penumpang tidak memperlihatkan rasa takut atau rasa kapoknya.

Untuk mencegah penumpang naik ke atap kereta api, diperlukan cara yang jitu agar tidak dimentahkan oleh para penumpang. Saat ini ada banyak cara yang telah dicoba oleh pt. ka, namun tetap saja masih banyak penumpang yang naik ke atas atap gerbong kereta api. Untuk itu berikut ini adalah beberapa saran dan masukan kepada pt. kereta api agar bisa mengatasi permasalahan penumpang yang naik ke atap gerbong :

1. Menambah Jumlah Armada Kereta atau Gerbong

Untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat akan transportasi kereta api, harus diikuti dengan pelayanan yang maksimal dari perusahaan perkeretaapian di negara kita ini. Fungsi pengawasan ketertiban penumpang juga perlu diperhatikan agar fasilitas umum yang ada tidak cepat rusak karena tangan-tangan jahil penumpang.

2. Memasang Sesuatau Yang Menakutkan di Atap Kereta Api

Jika di atap kereta api tidak dipasangi apa-apa, sudah pasti penumpang akan naik ke atas, karena di atas kereta udaranya lebih segar daripada di dalam. Di atas kereta api juga bagi orang-orang tertentu dianggap sebagai sesuatu yang jantan, keren, gagah berani, nyaman, pemicu adrenalin, dan lain sebagainya. Dengan memasang kawat berduri tipe silet yang dimodifikasi khusus untuk atap kereta api, maka orang-orang akan takut naik ke atas, karena pasti terluka berat jika lengah sedikit.

3. Memberikan Sesuatu yang Menjijikkan di Atas Kereta Api

Lumuri saja atap kereta dengan sesuatu yang lengket dan licin serta berbau kurang sedap agar orang-orang yang tadinya gemar naik ke atap gerbong jadi enggan naik karena merasa jijik. Mau naik saja sudah sulit karena ada sesuatu yang lengket-lengket dan licin, apalagi sampai mengenai baju atau kulit akan lebih membuat sengsara lagi.

4. Memberikan Hukuman Yang Berat

Berikan saja hukuman yang sangat berat bagi orang yang tertangkap agar menjadi pelajaran bagi pelaku lainnya yang masih bebas berkeliaran. Hukuman yang diberikan harus bersifat mendidik dan membuat jera, misalnya seperti hukuman kerja sosial untuk jangka waktu tertentu. Jika hukuman pekerjaan sosial diabaikan, maka bisa berubah menjadi hukuman pidana kurungan penjara.

5. Pursulit Akses Cara Menuju ke Atap

Jika penumpang masih bisa naik ke atas atap kereta dengan cara memanjat jendela, maka tutup saja jendelanya dan pasang ac yang dingin di dalam gerbong. Bisa juga dengan memindakan atau mengubah bentuk jendela sehingga sulit untuk didaki para penumpang yang nakal. Jangan memberikan kemudahan apa pun untuk para atapers tersebut. Walaupun seseorang bisa naik, namun untuk turun ke bawah jauh lebih sulit sehingga memaksa atapers untuk tetap di atas atau lompat dengan resiko cedera.

Apakah anda punya saran dan masukan untuk PT. KA dalam mengatasi masalah penumpang atap?
no image
Mengirim uang tunai cepat dan mudah dengan Western Union (WU) sudah bisa dilakukan di mana-mana di seluruh pelosok nusantara karena bisa dilakukan di kantor pos, gerai pegadaian, bank, mini market, dan lain sebagainya. Kirim uang dengan western union ada biaya atau tarif yang harus kita bayar, dan jumlahnya pun cukup besar alias mahal bagi kalangan menengah ke bawah.

Berikut ini adalah daftar biaya pengiriman uang melalui jasa Western Union (WU) di Indonesia :

1. Jumlah uang dikirim = Rp. 0 s/d Rp. 750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 112.500
2. Jumlah uang dikirim = Rp. 750.001 s/d Rp. 1.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 165.000
3. Jumlah uang dikirim = Rp. 1.500.001 s/d Rp. 2.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 217.500
4. Jumlah uang dikirim = Rp. 2.250.001 s/d Rp. 3.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 255.000
5. Jumlah uang dikirim = Rp. 3.000.001 s/d Rp. 3.750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 300.000
6. Jumlah uang dikirim = Rp. 3.750.001 s/d Rp. 4.700.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 345.000
7. Jumlah uang dikirim = Rp. 4.700.001 s/d Rp. 5.625.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 352.500
8. Jumlah uang dikirim = Rp. 5.625.001 s/d Rp. 7.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 400.000
9. Jumlah uang dikirim = Rp. 7.500.001 s/d Rp. 11.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 500.000
10. Jumlah uang dikirim = Rp. 11.250.001 s/d Rp. 13.125.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 600.000
11. Jumlah uang dikirim = Rp. 13.125.001 s/d Rp. 15.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 700.000
12. Jumlah uang dikirim = Rp. 15.000.001 s/d Rp. 18.750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 800.000
13. Jumlah uang dikirim = Rp. 18.750.001 s/d Rp. 22.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.000.000
14. Jumlah uang dikirim = Rp. 22.500.001 s/d Rp. 26.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.150.000
15. Jumlah uang dikirim = Rp. 26.250.001 s/d Rp. 30.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.300.000
16. Jumlah uang dikirim = Rp. 30.000.001 s/d Rp. 33.750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.450.000
17. Jumlah uang dikirim = Rp. 33.750.001 s/d Rp. 37.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.600.000
18. Jumlah uang dikirim = Rp. 37.500.001 s/d Rp. 41.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.750.000
19. Jumlah uang dikirim = Rp. 41.250.001 s/d Rp. 45.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 1.900.000
20. Jumlah uang dikirim = Rp. 45.000.001 s/d Rp. 48.750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.050.000
21. Jumlah uang dikirim = Rp. 48.750.001 s/d Rp. 52.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.200.000
22. Jumlah uang dikirim = Rp. 52.522.001 s/d Rp. 56.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.350.000
23. Jumlah uang dikirim = Rp. 56.250.001 s/d Rp. 60.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.600.000
24. Jumlah uang dikirim = Rp. 60.000.001 s/d Rp. 63.750.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.650.000
25. Jumlah uang dikirim = Rp. 63.750.001 s/d Rp. 67.500.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.800.000
26. Jumlah uang dikirim = Rp. 67.500.001 s/d Rp. 71.250.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 2.950.000
27. Jumlah uang dikirim = Rp. 71.250.001 s/d Rp. 75.000.000 ; Tarif/biaya kirim = Rp. 3.100.000

Mohon maaf apabila ada kesalahan maupun kekurangan, mohon bantu kami memperbaikinya. Tarif ini akan terus berubah-ubah dari waktu ke waktu.  Untuk mendapatkan tarif terbaru silahkan akses situs web PT. Pos Indonesia.  Sumber informasi : Pos Indonesia.
no image
Mencari taksi yang kosong untuk kita tumpangi memang gampang-gampang susah tergantung situasi dan kondisi yang ada. Taksi kosong biasanya memiliki ciri-ciri atau tanda-tanda seperti lampu atas atap yang menyala, ada tulisan vacant dan bergerak melambat serta mendekati calon penumpang yang dianggap potensial. Ada saat-saat tertentu di mana taksi kosong langka dan sulit dicari sehingga kita perlu memahami dan menjalankan strategi di tiap sikon yang berbeda.

Bagi anda-anda yang belum tahu kami punya beberapa tips jitu yang dapat anda praktekkan langsung ketika mencari taksi yang mau anda tumpangi ke suatu tempat, yaitu seperti :

1. Mencari Sendiri di Pinggir Jalan Besar

Yang perlu kita lakukan hanya berdiri di jalan raya besar yang sering dilalui oleh taksi. Jika ada taksi kosong yang lewat anda tinggal memanggilnya dengan melambaikan tangan tanda memanggil ke arah taksi kosong yang dituju.

2. Telepon Perusahaan Taksi

Untuk mempermudah pemanggilan taksi, anda bisa memanfaatkan layanan pemanggilan taksi melalui telepon. Di sana anda tinggalkan data diri anda, alamat anda dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Telepon harus dilakukan jauh-jauh waktu agar perusahaan taksi bisa menyiapkan armada taksi yang ada untuk menjemput kita (penumpangnya)

3. Menyuruh Orang Yang Ada di Dekat Jalan Besar

Jika kita punya kenalan seperti tukang ojek, tukang makanan, tukang parkir, satpam, dan lain sebagainya yang biasa mangkal di pinggir jalan utama, maka tidak ada salahnya kita telepon dia dan meminta bantuannya untuk memanggilkan taksi kosong dengan imbalan tertentu pastinya.

4. Menyuruh Orang di Sekitar Kita untuk Cari Taksi

Jika tidak ada orang yang kita kenal dan rajin mangkal di pinggir jalan, maka kita bisa menyuruh orang rumah, taktor, yang bisa disuruh untuk memanggilkan taksi. Contohnya seperti menyuruh pembantu rumah tangga untuk cari taksi, menyuruh ob / cleaning service untuk cari taksi, menyuruh satpam untuk cari taksi, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk memberikan perhatian, misalnya dengan memberi sejumlah uang lelah tanda karena mengerjakan perintah kita.

5. Datang Langsung ke Pool Taksi

Di mall-mall atau pusat perbelanjaan modern lainnya biasanya mempunyai pool taksi khusus untuk memudahkan para pengunjungnya. Selain itu ada juga pool-pool taksi yang ada di pinggir jalan di sekitar kita. Tinggal kita datangi dan katakan maksud dan tujuan kita kepada petugas yang sedang bertugas.

-----

Jika ada kekurangan maupun kesalahan harap bantu kami untuk memperbaiki malelui fitur komentar di bawah ini.
no image
Saat sepeda motor kita melaju kencang lalu tiba-tiba ada rintangan mendadak di jalan seperti polisi tidur, lobang, gundukan, batu, dan lain sebagainya yang sulit untuk dihindari, maka sebaiknya kita segera mengambil sikap agar akibat yang muncul tidak terlalu membahayakan diri kita. Jangan biarkan tubuh kita menjadi korban ketidaksigapan kita di jalan raya.

Segera injak sadel dengan mantap dan angkat bokong kita sedikit. Dengan begitu maka benturan yang terjadi tidak akan terlalu memberikan rasa sakit pada tubuh kita. Bisa berdampak bahaya jika benturan keras saat sepeda motor menerjang hambatan mengenai tubuh kita. Tidak hanya rasa sakit, namun bisa jadi berpengaruh kepada syaraf dan tulang kita.

Jangan lupa untuk selalu merawat shock breaker (peredam benturan) sepeda motor kita agar bisa selalu membantu menjaga tubuh kita dari terkena efek benturan yang terjadi pada sepeda motor kita. Jika shock breaker motor kita rusak, maka benturan yang terjadi tidak akan bisa diredam sehingga tubuh kita pun akan ikut terkena benturan-benturan seperti yang terjadi pada sepeda motor kita.
no image
Tour adalah kegiatan jalan-jalan yang dilakukan rame-rame. Jalan-jalan rame-rame memang lebih menyenangkan karena lebih seru dan membuat perjalanan tidak membosankan. Untuk melakukan tour tidak harus melalui travel, bisa saja dilakukan sendiri bersama keluarga atau teman-teman. berikut ini ada beberapa tips bagaimana menciptakan tour yang menyenangkan dan berkesan, baik untuk perusahaan jasa travel atau untuk kalian yang ingin tour bersama keluarga atau teman-teman :

1. Kunjungi tempat wisata yang memiliki ciri khas atau terkenal.
2. Siapkan rundown acara agar tour memiliki arah waktu yang tepat.
3. Kendaraan disesuaikan dengan jumlah peserta tour.
4. Pastikan bahan bakar kendaraan dalam keadaan penuh sebelum perjalanan dimulai.
5. Berikan informasi rute perjalanan kepada peserta tour sebelum perjalanan dimulai.
6. Atur rute perjalanan sebaik mungkin, pergi ke tempat yang lebih dekat dari tempat asal terlebih dahulu baru ke tempat yang lebih jauh.
7. Setiap mengunjungi satu tempat wisata, berikan informasi-informasi penting yang wajib diketahui peserta tour.
8. Selalu menyiapkan obat-obatan (P3K).


Itulah beberapa tips yang bisa gunakan sebelum melakukan tour. Semoga bermanfaat!
no image
Mendengan kata Vespa pastilah terbayang jelas di benak para pembaca sebuah kendaraan bermotor dengan tampilan montok serba bahenol, mulai dari bentuk ekor yang membulat sampai kepala yang agak lonjong dengan suara 'treng...treng...treng...," itulah sebuah kendaraan kadaluarsa yang punya wibawa.

Kini Keberadaan Vespa terancam punah di indonesia. di karna kan penjualan secara legal maupun ilegal secara teratur dan terkoordinir. banyak para orang-orang yang berduit berlomba lomba menelusuri sampai kepelosok- pelosok desa di indonesia dengan maksuk mencari si "montok" untuk di jual kembali ke negeri asalnya italia.

Mengingat pentingnya pelestariaan benda benda sejarah maka seharusnya pemerintah ikut berperan serta dalam melindungi keberadaan vespa di indonesia, baik itu dengan cara memberikan wadah secara legal atau pun berperan serta dalam event- event formal. jika kita amati secara seksama jika keberadaan vespa di indonesia di koordinasi dengan baik maka bisa menjadikan sebuah komoditas khsusnya pariwisata, bayangkan saja betapa indahnya jika di sepanjang jalan di indonesia di hiasi dengan vespa yang unik, klasik, dan bernilai sejarah. Jadi tolong kepada pemerintah untuk lebih respect dan peka dalam melestarikan benda-benda bersejarah.

Oleh : ???
no image
Berikut ini adalah daftar nama-nama bandara yang ada di daerah/wilayah negara kesatuan republik indonesia dari sabang sampai merauke. Lapangan terbang, lapangan udara, lanud, bandar udara atau bandara adalah tempat pesawat terbang datang dan pergi mengangkut para penumpang dan atau barang dari satu bandara ke bandara yang lain, baik lokal dalam negri maupun luar negeri.

1. Bandara / Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BTJ
2. Bandara / Bandar Udara Polonia, Medan Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MES
3. Bandara / Bandar Udara Hang Nadim, Batam Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BTH
4. Bandara / Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TNJ
5. Bandara / Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PKU
6. Bandara / Bandar Udara Minangkabau, Padang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PDG
7. Bandara / Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PLM
8. Bandara / Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BKS
9. Bandara / Bandar Udara Radin Inten II, Bandar Lampung Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TKG
10. Bandara / Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SBG
11. Bandara / Bandar Udara Lhok Sukon, Aceh Utara Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSX
12. Bandara / Bandar Udara Malikus Saleh, Lhokseumawe Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSW
13. Bandara / Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MEQ
14. Bandara / Bandar Udara Teuku Cut Ali, Tapaktuan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TPK
15. Bandara / Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri, Singkil Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SKL
16. Bandara / Bandar Udara Lasikin, Sinabang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SNB
17. Bandara / Bandar Udara Sibisa, Toba Samosir Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIW
18. Bandara / Bandar Udara Silangit, Siborong-borong Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQT
19. Bandara / Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIX
20. Bandara / Bandar Udara Aek Godang, Padang Sidempuan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AEG
21. Bandara / Bandar Udara Binaka, Gunung Sitoli Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GNS
22. Bandara / Bandar Udara Lasondre, Pulau-pulau Batu Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSE
23. Bandara / Bandar Udara Pinang Kampai, Dumai Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DUM
24. Bandara / Bandar Udara Sungai Pakning, Bengkalis Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SEQ
25. Bandara / Bandar Udara Pasir Pengaraian, Pasir Pengaraian Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PPR
26. Bandara / Bandar Udara Dabo, Singkep Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIQ
27. Bandara / Bandar Udara Japura, Rengat Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RGT
28. Bandara / Bandar Udara Sei Bati, Karimun Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJB
29. Bandara / Bandar Udara Ranai, Natuna Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NTX
30. Bandara / Bandar Udara Matak, Pal Matak Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MWK
31. Bandara / Bandar Udara Rokot, Sipura Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RKO
32. Bandara / Bandar Udara Sultan Thaha Syarifuddin, Jambi Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DJB
33. Bandara / Bandar Udara Depati Parbo, Kerinci Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KRC
34. Bandara / Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BKS
35. Bandara / Bandar Udara Mukomuko, Mukomuko Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MPC
36. Bandara / Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PGK
37. Bandara / Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin , Tanjung Pandan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJQ
38. Bandara / Bandar Udara Silampari, Lubuklinggau Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LLG
39. Bandara / Bandar Udara Pendopo, Empat Lawang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PDO
40. Bandara / Bandar Udara Tabing, Padang Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = PDG
41. Bandara / Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = PKU
42. Bandara / Bandar Udara Astraksetra, Way Tuba Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = AKQ
43. Bandara / Bandar Udara Soekarno-Hatta, Banten Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = CGK
44. Bandara / Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = HLP
45. Bandara / Bandar Udara Juanda, Surabaya Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SUB
46. Bandara / Bandar Udara Adisumarmo, Solo Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SOC
47. Bandara / Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = JOG
48. Bandara / Bandar Udara Achmad Yani, Semarang Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SRG
49. Bandara / Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BDO
50. Bandara / Bandar Udara Pondok Cabe, Pamulang Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PCB
51. Bandara / Bandar Udara Pulau Panjang, Kepulauan Seribu Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PPJ
52. Bandara / Bandar Udara Cibeureum, Tasikmalaya Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TSY
53. Bandara / Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CBN
54. Bandara / Bandar Udara Tunggul Wulung, Cilacap Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CXP
55. Bandara / Bandar Udara Wirasaba, Purbalingga Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PWL
56. Bandara / Bandar Udara Dewa Daru, Karimunjawa Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KWB
57. Bandara / Bandar Udara Ngloram, Cepu Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CPF
58. Bandara / Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLG
59. Bandara / Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SUP
60. Bandara / Bandar Udara Masalembo, Masalembo Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MSI
61. Bandara / Bandar Udara Wiridinata, Tasikmalaya Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
62. Bandara / Bandar Udara Iswahyudi, Madiun Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
63. Bandara / Bandar Udara Atang Sendjaja, Bogor Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = ATS
64. Bandara / Bandar Udara Suryadarma Kalijati, Subang Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
65. Bandara / Bandar Udara Sulaiman Margahayu, Bandung Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
66. Bandara / Bandar Udara Sugiri Sukani Jatiwangi, Majalengka Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = SKI
67. Bandara / Bandar Udara Gorda Cikande, Serang Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = GDA
68. Bandara / Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = DPS
69. Bandara / Bandar Udara Selaparang, Mataram Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = AMI
70. Bandara / Bandar Udara El Tari, Kupang Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = KOE
71. Bandara / Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
72. Bandara / Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
73. Bandara / Bandar Udara Soa, Bajawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BJW
74. Bandara / Bandar Udara H.Hasan Aroeboesman, Ende Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
75. Bandara / Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
76. Bandara / Bandar Udara Frans Seda, Maumere Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
77. Bandara / Bandar Udara Mali, Alor Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
78. Bandara / Bandar Udara Haliwen, Atambua Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
79. Bandara / Bandar Udara Brangbiji, Sumbawa Besar Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SWQ
80. Bandara / Bandar Udara Lunyuk, Sumbawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LYK
81. Bandara / Bandar Udara Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BMU
82. Bandara / Bandar Udara El Tari, Kupang Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOE
83. Bandara / Bandar Udara Komodo, Manggarai Barat Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LBJ
84. Bandara / Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RTG
85. Bandara / Bandar Udara Tambolaka, Waikabubak Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMC
86. Bandara / Bandar Udara Mau Hau, Waingapu Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WGP
87. Bandara / Bandar Udara Soa, Bajawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJW
88. Bandara / Bandar Udara H Hasan Aroeboesman, Ende Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ENE
89. Bandara / Bandar Udara Wai Oti, Maumere Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MOF
90. Bandara / Bandar Udara Gewayantana, Larantuka Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LKA
91. Bandara / Bandar Udara Wonopito, Lewoleba Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LWE
92. Bandara / Bandar Udara Mali, Alor Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ARD
93. Bandara / Bandar Udara Lekunik, Rote Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RTI
94. Bandara / Bandar Udara Tardamu, Pulau Sawu Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SAU
95. Bandara / Bandar Udara Haliwen, Atambua Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ABU
96. Bandara / Bandar Udara Sepinggan, Balikpapan Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BPN
97. Bandara / Bandar Udara Supadio, Pontianak Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PNK
98. Bandara / Bandar Udara Juwata, Tarakan Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TRK
99. Bandara / Bandar Udara Kalimarau, Berau Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BEJ
100. Bandara / Bandar Udara Rahadi Oesman, Ketapang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KTG
101. Bandara / Bandar Udara Susilo, Sintang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQG
102. Bandara / Bandar Udara Nanga Pinoh, Nanga Pinoh Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NPO
103. Bandara / Bandar Udara Pangsuma, Putussibau Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PSU
104. Bandara / Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PKY
105. Bandara / Bandar Udara Iskandar, Pangkalan Bun Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PKN
106. Bandara / Bandar Udara Tumbang Samba, Katingan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TBM
107. Bandara / Bandar Udara H. Asan, Sampit Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SMQ
108. Bandara / Bandar Udara Beringin, Muara Teweh Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MTW
109. Bandara / Bandar Udara Syamsuddin Noor, Banjarmasin Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BDJ
110. Bandara / Bandar Udara Warukin, Tanjung Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJG
111. Bandara / Bandar Udara Bersujud, Batulicin Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BTW
112. Bandara / Bandar Udara Stagen, Kotabaru Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBU
113. Bandara / Bandar Udara Temindung, Samarinda Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SRI
114. Bandara / Bandar Udara Nunukan, Nunukan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NNX
115. Bandara / Bandar Udara Yuvai Semaring, Krayan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LBW
116. Bandara / Bandar Udara Bunyu, Pulau Bunyu Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BYQ
117. Bandara / Bandar Udara R.A. Bessing, Malinau Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLN
118. Bandara / Bandar Udara Long Ampung, Kayan Selatan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LPU
119. Bandara / Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJS
120. Bandara / Bandar Udara Banaina, Bulungan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAF
121. Bandara / Bandar Udara Kalimarau, Tanjung Redeb Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BEJ
122. Bandara / Bandar Udara Sangkimah, Sangatta Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SGQ
123. Bandara / Bandar Udara Bontang, Bontang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXT
124. Bandara / Bandar Udara Tanjung Santan, Marang Kayu Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TSX
125. Bandara / Bandar Udara Kotabangun, Kutai Kartanegara Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOD
126. Bandara / Bandar Udara Senipah, Kutai Kartanegara Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SZH
127. Bandara / Bandar Udara Melalan, Melak Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLK
128. Bandara / Bandar Udara Datah Dawai, Kutai Barat Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DTD
129. Bandara / Bandar Udara Tanah Grogot, Tanah Grogot Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TNB
130. Bandara / Bandar Udara Tanjung Bara, Sangatta Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
131. Bandara / Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar Sulawesi; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = UPG
132. Bandara / Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado Sulawesi; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MDC
133. Bandara / Bandar Udara Andi Djemma, Masamba Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MXB
134. Bandara / Bandar Udara Betoambari, Bau-bau Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BUW
135. Bandara / Bandar Udara Jalaluddin, Gorontalo Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GTO
136. Bandara / Bandar Udara Inco Soroako Waws, Sorowako Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQR
137. Bandara / Bandar Udara Kasiguncu, Poso Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PSJ
138. Bandara / Bandar Udara Lalos, Tolitoli Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TLI
139. Bandara / Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MJU
140. Bandara / Bandar Udara Melonguane, Melonguane Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MNA
141. Bandara / Bandar Udara Mopait, Bolaang Mongondow Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJG
142. Bandara / Bandar Udara Mutiara, Palu Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PLW
143. Bandara / Bandar Udara Naha, Tahuna Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAH
144. Bandara / Bandar Udara Pogugol, Buol Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UOL
145. Bandara / Bandar Udara Pomalaa, Pomalaa Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PUM
146. Bandara / Bandar Udara Pongtiku, Tana Toraja Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TTR
147. Bandara / Bandar Udara Sugimanuru, Raha Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RAQ
148. Bandara / Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LUW
149. Bandara / Bandar Udara Haluoleo, Kendari Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KDI
150. Bandara / Bandar Udara H. Aroeppala , Selayar Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
151. Bandara / Bandar Udara Matahora , Wangi-wangi Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
152. Bandara / Bandar Udara Maranggo , Pulau Tomia Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
153. Bandara / Bandar Udara Pattimura, Ambon Maluku; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = AMQ
154. Bandara / Bandar Udara Amahai, Masohi Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AHI
155. Bandara / Bandar Udara Bandaneira, Banda Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NDA
156. Bandara / Bandar Udara Dobo, Kepulauan Aru Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DOB
157. Bandara / Bandar Udara Dumatubun, Langgur Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LUV
158. Bandara / Bandar Udara Emalamo, Sanana Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQN
159. Bandara / Bandar Udara Gamarmalamo, Galela Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GLX
160. Bandara / Bandar Udara Gebe, Gebe Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GEB
161. Bandara / Bandar Udara Kuabang, Tobelo Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KAZ
162. Bandara / Bandar Udara Mangole, Mangole Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MAL
163. Bandara / Bandar Udara Namlea, Namlea Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAM
164. Bandara / Bandar Udara Namrole, Namrole Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NRE
165. Bandara / Bandar Udara Nangasuri, Benjina Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJK
166. Bandara / Bandar Udara Oesman Sadik, Labuha Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LAH
167. Bandara / Bandar Udara Olilit, Saumlaki Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SXK
168. Bandara / Bandar Udara Pitu, Morotai Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OTI
169. Bandara / Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TTE
170. Bandara / Bandar Udara Taliabu, Taliabu Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TAX
171. Bandara / Bandar Udara Wahai, Pulau Seram Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WHI
172. Bandara / Bandar Udara Buli, Maba Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
173. Bandara / Bandar Udara Pitu, Morotai Halmahera Utara Maluku; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = MRT
174. Bandara / Bandar Udara Sentani, Jayapura Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = DJJ
175. Bandara / Bandar Udara Frans Kaisiepo, Biak Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BIK
176. Bandara / Bandar Udara Mozes Kilangin, Tembagapura Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TIM
177. Bandara / Bandar Udara Mopah, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MKQ
178. Bandara / Bandar Udara Abresso, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RSK
179. Bandara / Bandar Udara Anggi, Anggi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AGD
180. Bandara / Bandar Udara Apalapsili, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AAS
181. Bandara / Bandar Udara Arso, Arso Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ARJ
182. Bandara / Bandar Udara Ayawasi, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AYW
183. Bandara / Bandar Udara Babo, Babo Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXB
184. Bandara / Bandar Udara Bade, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXD
185. Bandara / Bandar Udara Batom, Pegunungan Bintang Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXM
186. Bandara / Bandar Udara Bintuni, Bintuni Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NTI
187. Bandara / Bandar Udara Bokondini, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BUI
188. Bandara / Bandar Udara Dabra, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DRH
189. Bandara / Bandar Udara Elilim, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ELR
190. Bandara / Bandar Udara Enarotali, Enarotali Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = EWI
191. Bandara / Bandar Udara Ewer, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = EWE
192. Bandara / Bandar Udara Illaga, Paniai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ILA
193. Bandara / Bandar Udara Ilu, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = IUL
194. Bandara / Bandar Udara Inanwatan, Inanwatan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = INX
195. Bandara / Bandar Udara Jeffman, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SOQ
196. Bandara / Bandar Udara Yemburwo., Numfor Timur Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = FOO
197. Bandara / Bandar Udara Kambuaya, Sorong Selatan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBX
198. Bandara / Bandar Udara Kamur, Asmat Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KCD
199. Bandara / Bandar Udara Karubaga, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBF
200. Bandara / Bandar Udara Kebar, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KEQ
201. Bandara / Bandar Udara Kelila, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LLN
202. Bandara / Bandar Udara Kepi, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KEI
203. Bandara / Bandar Udara Kimaan, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KMM
204. Bandara / Bandar Udara Kokonao, Mimika Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOX
205. Bandara / Bandar Udara Lereh, Jayapura Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LHI
206. Bandara / Bandar Udara Mararena, Sarmi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZRM
207. Bandara / Bandar Udara Merdey, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RDE
208. Bandara / Bandar Udara Mindiptana, Boven Digoel Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MDP
209. Bandara / Bandar Udara Moanamani, Dogiyai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ONI
210. Bandara / Bandar Udara Mulia, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LII
211. Bandara / Bandar Udara Muting, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MUF
212. Bandara / Bandar Udara Nabire, Nabire Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NBX
213. Bandara / Bandar Udara Obano, Nabire Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OBD
214. Bandara / Bandar Udara Okaba, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OKQ
215. Bandara / Bandar Udara Oksibil, Pegunungan Bintang Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OKL
216. Bandara / Bandar Udara Pulau Gag, Raja Ampat Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GAV
217. Bandara / Bandar Udara Rendani, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MKW
218. Bandara / Bandar Udara Senggeh, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SEH
219. Bandara / Bandar Udara Senggo, Mappi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZEG
220. Bandara / Bandar Udara Sinak, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NKD
221. Bandara / Bandar Udara Sudjarwo Tjondronegoro, Serui Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZRI
222. Bandara / Bandar Udara Tanah Merah, Tanah Merah Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMH
223. Bandara / Bandar Udara Teminabuan, Teminabuan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TXM
224. Bandara / Bandar Udara Tiom, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMY
225. Bandara / Bandar Udara Torea, Fakfak Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = FKQ
226. Bandara / Bandar Udara Ubrub, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UBR
227. Bandara / Bandar Udara Utarom, Kaimana Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KNG
228. Bandara / Bandar Udara Waghete, Deiyai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WET
229. Bandara / Bandar Udara Wamena, Wamena Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WMX
230. Bandara / Bandar Udara Waris, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WAR
231. Bandara / Bandar Udara Wasior, Wasior Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WSR
232. Bandara / Bandar Udara Yuruf, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RUF
233. Bandara / Bandar Udara Zugapa, Paniai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UGU
234. Bandara / Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SOQ

Apabila ada kekurangan atau kesalahan kami organisasi.org mohon maaf dan mohon bantu untuk perbaikan melalui fitur komentar di bawah ini. Terima kasih
no image
Sepeda Motor skutermetik bebek (skubek) sangat disukai oleh masyarakat indonesia karena penggunaannya yang mudah tidak perlu menggonta-ganti gigi serta memiliki injakan kaki yang luas sehingga bisa digunakan untuk menampung barang maupun penumpang anak-anak. Di luar kemudahannya ternyata ada satu kelemahan vital pada sepeda motor bebek matic yaitu pada vBelt yang cepat rusak yang dapat terjadi secara mendadak/tiba-tiba sehingga membahayakan pengendara skutermatic saat berada di jalan raya.

Berikut ini adalah beberapa yang biasanya menjadi penyebab V-Belt Sepeda Motor Skutermatic Bebek (Skubek) putus / cepat rusak :

1. V-Belt Sudah Mencapai Batas Masa Pensiun (Purna Bhakti)

Umur V-belt Sepeda motor bebek skuter rata-rata adalah 10.000 km sampai dengan 20.000 km. Sebaiknya V-Belt diganti setiap 10.000 km agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara di jalan raya.

2. Tidak Menggunakan Ban Yang Sesuai Standar Yang Disarankan

Memakai ban yang terlalu kecil dan terlalu besar, atau terlalu tipis atau terlalu tebal dapat mempengaruhi V-Belt sehingga akan menjadi cepat aus yang akan mengurani umur/usia Vbelt motor skubek anda.

3. Perjalanan Yang Terlalu Panjang dan Lama Tanpa Istirahat

Motor skuter bebek matic yang terlalu diporsir penggunaannya tanpa istirahat yang cukup dapat menyebabkan V-Belt cepat aus. Misalnya rute panjang puluhan kilometer saat touring atau mudik.

4. V-Belt Kualitas Buruk

Memasang V-Belt yang kondisinya kurang bagus maupun yang aspal (asli tapi palsu) juga bisa membuat V-Belt cepat putus atau rusak. Untuk itu sebaiknya disarankan anda selalu memakai spareparts (suku cadang) yang orisinil alias asli keluaran pabrik/produsen sepeda motor bebek metic anda.

5. V-Belt Dalam Kondisi Yang Kurang Baik

Ada beberapa tanda V-belt akan segera putus yaitu seperti ada yang retak-retak di bagian dalam dalam atau bagian dalam yang bergerigi dari V-belt. Ada bagian V-belt yang tertekuk juga jadi ciri-ciri mau rusak. Selain itu di sisi samping v-belt jika sudut terlihat tipis atau tajam dibandingkan v-belt baru, itu tanda vbelt sudah aus karena gesekan dengan puly sehingga bisa menimbulkan suara berisik pada sekitar CVT skubek matic dan tarikan terasa menjadi kurang.

-----

Kesimpulannya adalah apabila anda adalah pengguna sepeda motor bebek Skutik maka anda harus rajin-rajin mengecek/memeriksa V-Belt pada motor anda untuk memastikan kondisi V-Belt yang masih prima. Apabila terlihat ada tanda-tanda V-belt skutermatik anda harus diganti atau sudah mencapai batas waktu penggantian, maka segera diganti dengan yang baru dan asli. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, apabila ada kesalahan harap maklum dan apabila ada tambahan harap ditambahkan, terima kasih.
no image
langkah pertama untuk unloading skidtank yaitu menghetikan mobil skidtank dengan tepat di unloading area (bongkar muat), setelah parkir dengan tepat, dan tekan tombol hand rem. Sambungkan selang elpiji dan vapour ke skidtank dgn benar dan rapat, tarik universal valve swit, buka valve elpiji dan vapour pada skidtank dengan perlahan lahan. Buka valve2 yang sudah d really valve (really valve unloding).

Setelah langkah trsebut, buka valve balance yg ada di korken pump, dan tunggu beberapa menit, agar tekanan skidtank dan tanki timbun sama, setelah tekanannya sama tutup valve balance.
Nyalakan korken pump, jika putaran korken berat, segera matikan dan buka kembali valve balance, jika putaran normal maka unloading berjalan normal. Untuk kapasitas tanki skidtank 15 ton, unloading selama 45 menit, setelah elpiji berpindah ke tanki timbun, matikan corken pump dan tarik valve drive untuk mengurangi tekanan di skidtank, nyalakan corken selama 15menit atau tekanan pada 5s/d6 kg/cm.

Bila telah selesai matikan corken dan tutup valve yang menuju ke tanki timbun, kembalikan posisi valve drive ke posisi semuala, tutup semua valve, dan lepaskan sambungan ke skidtank, sebelumnya buang dulu tekanan yang ada di really valve melalui valve pembuang.

terima kasih...
no image
Ada cara-cara atau trik khusus yang dapat kita lakukan untuk tidak mabuk di dalam kendaraan selama perjalanan. Bagi orang yang masuk kategori mabok kendaraan berat minimal bisa mengurangi efek pusing dan mual yang ditimbulkan goyangan dan goncangan di jalan baik di darat, laut maupun di udara.

1. Lihat yang jauh-jauh yang ada di luar jendela seperti pemdangan alam.
2. Jangan lupa makan dan minum yang cukup sebelum melakukan perjalanan tapi jangan sampai kenyang sekali.
3. Hindari bau-bauan yang menyengat dan membuat mual.
4. Hirup udara segar dari luar maupun ac atau kipas angin jika memungkinkan.
5. Jangan banyak beraktivitas fisik seperti mondar-mandir dalam kendaraan.
6. Jangan membaca buku atau nonton layar monitor dengan fokus tetap dan jarak pendek.
7. Hindari minum jus buah dan sayur serta makan makanan yang asem.
8. Hindari makan makanan yang mengandung minyak dan lemak tinggi.
9. Minum obat anti mabuk sesuai anjuran dokter atau yang dijual bebas di warung dan apotek.
10. Jangan banyak berbicara atau ngobrol selama perjalanan.
11. Jika mual berat sebaiknya muntah saja di tempat yang tepat karena setelah muntal biasanya akan terasa membaik.
12. Jangan ragu minta break sebentar berhenti sejenak dan keluar dari kendaraan untuk meredakan mabuk jika keadaan memungkinkan.

Agar tidak mabuk perjalanan lagi sebaiknya sering melatih diri seperti misalnya untuk mabuk darat latihan naik angkot duduk di kursi tambahan yang menghadap ke belakang dalam jangka waktu yang lama dan sering. Awalnya akan mabok berat tapi lama-lama akan terbiasa. Biasanya yang tebiasa tidak mabuk darat bisa saja mabok laut atau mabuk udara.
no image
Sekitar satu bulan lagi, jalan-jalan provinsi akan segera ramai pastinya. Ya, mudik lebaran. Ada tips sederhana buat anda yang hobi naik kendaraan bermotor jarak jauh.

1. Perhitungkan terlebih dahulu jarak tempuh, tempat peristirahatan, atau ritme waktu. Misalnya : Tiap berapa jam sekali berhenti, guna istirahat dan menghindari ngantuk. atau Di daerah mana saja yang dijadikan tempat istirahat. atau Tiap berapa km kita berhenti, guna keawetan kendaraan kita.

2. Setelah diperhitungkan, jangan lupa siapkan keamanan tubuh kita, (helm, penutup dada, sarung tangan, syal, sepatu, dll)

3. Jangan lupa juga mempersiapkan alat-alat kebutuhan gangguan di jalan, baik untuk kendaraan juga kita sendiri (kunci-kunci, ban serep dalam, lampu, senter, betadin, kapas, jg obat-obatan lainnya).

4. Istirahat yang cukup, sehari menjelang jadwal keberangkatan.

5. Dan bila perlu, buatlah denah perjalanan di selembar kertas. Dan Berangkat....
no image
Jika kita naik angkutan umum masal seperti kereta rangkaian listrik (KRL), bis umum, busway, monorail, dan lain sebagainya biasanya ada aturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengutamakan orang-orang tertentu untuk mendapatkan kursi alias tempat duduk. Biasanya laki-laki remaja atau dewasa yang belum lanjut usia yang harus rela mengalah.

Orang-Orang Yang Diutamakan Diberi Kursi / Tempat Duduk Saat Angkutan Umum Masal Ramai Penumpang (Aturan Budaya Semi Tertulis):

1. Ibu Hamil
2. Lansia / Lanjut Usia (Lemah Fisik)
3. Orang Sakit (Lemah Fisik)
4. Orang Cacat (cacat kaki, buta, mental, dsb)
5. Anak-Anak Kecil

Memang aturan tersebut tidak selamanya tertulis dan ditempel di tiap angkutan umum masal, namun sudah menjadi kebiasaan orang sejak lama di Indonesia. Bahkan dulu mungkin tahun 70-80an telah menjadi kebiasaan di mana laki-laki akan meberikan kursinya kepada setiap perempuan baik lemah maupun kuat / sehat secara fisik tanpa terkecuali. Namun belakangan ini budaya itu sudah mulai hilang. Di lain sisi jika pria yang tahu etika akan mengalah jika sedang berdiri lalu ada bangku kosong dan disebelahnya ada wanita maka dia akan mempersilahkan wanita itu duduk.

Orang yang memberikan tempat duduknya kepada orang-orang tertentu memang harus rela menderita kehilangan kursinya, namun balasan pahala dan pujian tidak langsung dari orang-orang di sekitarnya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi yang melakukannya.

Di bis busway petugas pintu lebih ketat dalam menjaga aturan tersebut karena jelas-jelas tertulis dan ditempel di kaca bis sehingga mau tidak mau laki-laki normal harus siap sedia kehilangan bangku tempat duduknya jika diminta terutama yang ada di dekat pintu keluar masuk.
no image
Ketika berada di dalam kendaraan umum kita harus waspada kepada siapa pun yang ada di dalamnya termasuk ibu-ibu dan anak-anak karena bisa saja mereka punya niat jahat kepada kita. Daripada menyesal setelah ada kejadian lebih baik menghindar atau mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.

1. Hindari Yang Memiliki Resiko Tinggi

Hindari naik kendaraan umum yang beresiko tinggi. angkot, kereta listrik, dan bis non ac ukuran sedang seperti metro mini serta besar seperti mayasari bhakti sangat disukai genk pencopet untuk melakukan aksinya. Biasanya kalau ada kejadian supir dan kenek akan belaga pilon tidak peduli karena bisa jadi sudah langganan atau sudah kenal. Kalau kendaraan umum itu jadi gak ada yang naik kan pasti mereka instropeksi diri dan akhirnya memperbaiki diri dengan memerangi aksi pencopetan.

2. Kabur Saja Kalau Ada Yang Mencurigakan

Jika ada yang mencurigakan dan kita bisa kena jadi korban sebaiknya turun saja dari kendaraan umum itu di tempat yang ramai, sehingga tukang copet akan gigit jari karena korbannya keburu kabur melarikan diri. Jangan dilawan karena mereka bisa tega melukai anda dan melakukan fitnah karena mereka penjahat yang bisa ngamuk kalau kepepet. Lebih baik hilang uang untuk ongkos tambahan daripada hilang dompet atau nyawa.

3. Kenali Selera Tukang Copet

Tidak jauh-jauh yang disukai tukang copet itu seperti uang tunai, dompet, handphone, barang elektronik lainnya, perhiasan, dan barang berharga lainnya. Jadi buat saja kantong rahasia di suatu tempat di tubuh anda untuk menyimpan dompet, dokumen identitas dan barang berharga lainnya. Gunakan dompet dan hp tipuan agar pencopet tersebut tertipu.

4. Kenali Modus Tukang Copet

Tukang copet ada yang membius penumpang dengan tawaran minuman gratis, ada yang pura-pura muntah, ada yang hipnotis, ada yang belaga dukuk di sebelah kita, ada yang menggerayangi barang kita ketika kita mau turun dari kendaraan umum, ada yang memasukkan tangan ke kantong kita ketika masuk kendaraan umum yang penuh sesak, ada yang pura-pura jualan, dan banyak lagi contoh lainnya.

Semoga anda terhindar dari tukang copet yang keparat dan pengecut.
no image
Jika anda menjadi korban alat transportasi darat, laut maupun udara dengan kondisi luka atau meninggal dunia maka anda bisa mendapatkan penggantian atau santunan secara cuma-cuma berdasarkan undang-undang no.33 dan 34 tahun 1964 asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Orang yang sedang jalan kaki, naik sepeda, naik motor, naik mobil, naik bis, naik kapal fery, naik busway, naik kereta api, naik pesawat terbang, dsb kalau jatuh, tenggelam, ditabrak bisa dapat penggantian / santunan. Kalau kecelakaan sendiri tanpa melibatkan kendaraan lain maka tidak dapat apa-apa. Yang dijamin hanya korban kecelakaan bukan pelaku kecelakaan.

Kasus tabrak lari juga bisa mendapatkan penggantian / santunan. Tabrakan antara dua atau lebih kendaraan bermotor juga dapat penggantian biaya berobat / santunan selama posisi kendaraan benar.

Untuk lebih jelas silahkan kunjungi situs Jasa Raharja di www.jasaraharja.co.id atau telepon bebas pulsa di 0800-1333464.

Proses Dapat Penggantian Biaya Berobat / Santunan JasaRaharja :
1. Hubungi kantor jasa raharja terdekat untuk minta informasi.
2. Siapkan surat keterangan luka/cedera, cacat, meninggal dunia, dll dari rumah sakit, dokter, puskesmas yang merawat.
3. Lampirkan surat keterangan kecelakaan dari kepolisian.
4. Jika korban meninggal mintakan surat keterangan ahli waris dari kelurahan / kepala desa.
5. Siapkan rekening bank bri untuk santunan dalam jumlah besar.
6. Datang ke kantor jasa raharja untuk memproses permohonan.

Dana jasa raharja dihimpun dari masyakarat pengguna kendaraan umum dan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) pada pengurusan STNK kendaraan bermotor.